Preferensi Membaca Manga Cetak dan Digital: Studi Literasi di Perguruan Tinggi

Main Article Content

Irene Audrey Ekayana
Ratna Handayani

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi membaca manga digital dan manga cetak pada mahasiswa Universitas Bina Nusantara jurusan Sastra Jepang angkatan 2024, khususnya terhadap manga cetak berjudul Jujutsu Kaisen dan manga digital berjudul Relife. Penulis menggunakan metode penelitian campuran kualitatif-kuantitatif dengan menyebarkan angket kepada 32 mahasiswa jurusan sastra Jepang Universitas Bina Nusantara angkatan 2024 dan mewawancarai 5 mahasiswa yang sudah menjawab angket tersebut. Simpulan yang dicapai adalah responden menikmati membaca manga dalam bentuk digital, tetapi masih banyak juga yang menyukai manga cetak. Banyak kelebihan dan kekurangan yang ada dalam manga cetak dan digital. Manga cetak yang masih digemari karena dapat dikoleksi dan kertasnya dapat disentuh, sedangkan  manga digital lebih fleksibel, harga terjangkau, dan penuh warna.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Irene Audrey Ekayana, & Ratna Handayani. (2026). Preferensi Membaca Manga Cetak dan Digital: Studi Literasi di Perguruan Tinggi. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 2572–2587. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i2.15361
Section
Articles

References

Aura, G. (2024). Analisis preferensi masyarakat dalam memilih komik sebagai bacaan. Tuturrupa 6 (1), 51-58. https://www.researchgate.net/publication/377090759_ANALISIS_PREFERENSI_MASYARAKAT_DALAM_MEMILIH_KOMIK_SEBAGAI_BACAAN

Azis, M. R. A. (2023). Tantangan Industri penerbitan buku di Indonesia Sebagai Bagian dari Industri Kreatif Dalam Mengarungi era DIGITALISASI Dan Pandemi COVID 19. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi. http://dx.doi.org/10.52423/jikuho.v6i3.17949

Brenner, R. E. (2007). Understanding manga and anime. ISBN : 9781591583325

Dahlan, H. A. (2022). The publishing and distribution system of Japanese Manga and Doujinshi. Publishing Research Quarterly, https://doi.org/10.1007/s12109-022-09919-9

Bungsu, A. U., Purnama, P. N., & Wijayanti, L. (n.d.). Budaya Literasi ERA digital Pada Perkembangan penerbitan Koleksi Elektronik di Indonesia. BIBLIOTIKA : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi. https://journal2.um.ac.id/index.php/bibliotika/article/view/40537

Devega, E. (2017). Masyarakat Indonesia: Malas Baca Tapi Cerewet di Medsos. https://www.kominfo.go.id/content/detail/10862/teknologi-masyarakat-indonesia-malas-baca- tapi-cerewet-di-medsos/0/sorotan_media

Finaka, A.W. (2023) Orang Indonesia makin Gemar Baca: Indonesia baik. indonesiabaik. https://indonesiabaik.id/infografis/orang-indonesia-makin-gemar-baca

Fitriana, A. (2020). LINE WEBTOON Sebagai Industri Komik Digital. 10.35308/source.v6i2.1609

Giovanna, N., & Darma, G.S., (2019) Scanlated vs physical japanese comic manga. International Journal of Innovative Science and Research Technology. https://www.ijisrt.com/scanlated-vs- physical-japanese-comic-manga

Holt, J., & Fukuda, T. (2020). The characteristics of Japanese Manga. PDXScholar. https://pdxscholar.library.pdx.edu/wll_fac/155/

Ingyu Oh and Bonwon Koo, “Japanese Webtoon: Marketing Manga Online Using South Korean Platform Designs.” Culture and Empathy 1(1-4): 49-69, DOI: 10.32860/26356619/2018/1.1234.0005. “Japan Data. Japan’s comis sales estimated at record 677 billion Yen in 2022. Nipoon.com. https://www.asahi.com/sp/ajw/articles/14282699?

Lestari, A. F., & Irwansyah, I. (2020). LINE WEBTOON SEBAGAI INDUSTRI KOMIK DIGITAL. Jurnal Ilmu Komunikasi, https://doi.org/10.35308/source.v6i2.1609

Johnson, T. (2010). Manga An Anthology of Global and Cultural Perspectives. https://www.academia.edu/39636255/Manga_An_Anthology_of_Global_and_Cultural_Perspectives

Imanda, T. (2014). “Komik indonesia itu maju”: Tantangan Komikus underground Indonesia. Antropologi Indonesia. https://www.academia.edu/6331289/_Komik_Indonesia_itu_Maju_Tantangan_Komikus_Undergroun d_Indonesia

Iwabuchi, K. (2015). Pop-culture diplomacy in Japan: soft power, nation branding and the question of ‘international cultural exchange.’ International Journal of Cultural Policy, 21(4), 419–432. https://doi.org/10.1080/10286632.2015.1042469

Jatnika, S.A. (2019). Budaya Literasi untuk Menumbuhkan Minat Membaca dan Menulis. Universitas PGRI Madiun. ISSN: 2597-4866

Kartikasari, W. (2022). The Role of Anime and Manga in Indonesia-Japan Cultural Diplomacy. https://www.tsukuba-g.ac.jp/library/kiyou/2018/05Wahyuni%20Kartikasari.pdf

Khasanah, Umul. (2020). Manga sebagai Media Belajar Bahasa Jepang. Untag. http://untag_sby.ac.id

Kusherdyana, R. (2020). Pengertian Budaya, Lintas Budaya, dan Teori yang Melandasi Lintas Budaya. https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/SPAR4103-M1.pdf

Loo, E. (2022, September 22). Shonen Jump+ debuts with over 30 monthly manga or free. Animenewsnetwork. https://www.animenewsnetwork.com/news/2014-09-21/shonen-jump-debuts-with-over-30-monthly-manga-for-free/.79037

Manugas et al., (2025). Illustrating Interests: Exploring Comic Reading Preferences Among University Students. ICRRD Journal, 6(2), 124-141.

Mark, M. (2014). Japanese Virtual Culture: Explorations in the World of Manga and Anime. https://books.google.co.id/books?id=6dDfBQAAQBAJ

Mccaron, T. (2023). Examining the Discovery Behaviors of Comics Consumers. https://pdxscholar.library.pdx.edu/eng_bookpubpaper/76/

Mundandar, D.I., & Irwansyah. (2019). Format cetak vs digital: Preferensi membaca bahan bacaan akademik mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia. Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpusatakaan 11 (2), 82-97.

Naomi, S. B. (2015). Words Onscreen: The Fate of Reading in a Digital World. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-931577-2

Parmienta, J. (2022). Attachment to Manga (Japanese Comics): Conceptualizing the Behavioral Components of Manga Attachment and Eploring Attchment Differences Between Avid, Moderate and Occsional Manga Readers. Journal Anime and Manga Studies, 3, 174-226. https://www.ideals.illinois.edu/items/126319

Putro, D. A. (2021). Perkembangan Tren Membaca Komik Pada Era Digital di Indonesia. Universitas Pelita Harapan. https://shorturl.at/C88PQ

Rahmadinata, A. (2022). Rendahnya Literasi Remaja di Indonesia: Masalah dan Solusi. https://dx.doi.org/10.20961/jpi.v8i2.66437

Saleh, Z., & Mashhur, A. S. (2015). The Impact of e-Books on the Printed Books: e-Books Popularity, Growth and Future. https://doi.org/10.1109/econf.2015.58

Takizawa, B. (2021, April 1). Manga sales top 600 billion yen in 2020 for first time on record. The Asahi Shimbun. https://www.asahi.com/sp/ajw/articles/14282699?

Toei Animation. (2022). Dragon Ball Super: Super Hero Global Theatrical Release Dates. Toei Animation. http://corp.toei-anim.co.jp

Shwalb, D., Nakazawa, J., & Shwalb, B. J. (2006). Applied Developmental Psychology: Theory, Practice, and Research from Japan. IAP.

Shum, G.M, (2017). The Evolution of the Comic Panel in Japanese Manga. https://scholarsbank.uoregon.edu/xmlui/handle/1794/22892

Soedarso, N. (2015). Komik: Karya Sastra Indonesia. https://doi.org/10.21512/humaniora.v6i4.3378

Sutarti, F. (2014). Minat Baca Anak Terhadap Komik Terjemahan Jepang “Manga”: Studi Kasus Pada Rimba Baca Jakarta. Universitas Islam Negri. https://shorturl.at/thzAs

Trimansyah, B. (2022). Sejarah Pembukuan: Kronik Pembukuan Indonesia Melewati Tiga Zaman. https://buku.kemdikbud.go.id

Widyatamaka, E.R. (2022). Creative Industry Becomes Japan’s Soft Power (Industri Kreatif Menjadi Soft Power Jepang), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. https://www.researchgate.net/publication/365347722

Yusnita, M.(2020). Perilaku dan Preferensi Membaca di Kalangan Mahasiswa Universitas Indonesia. http://journal2.um.ac.id/index.php/bibliotika