Manusia Dan Eksistensinya Dalam Perspektif Fitrah Pendidikan Islam
Main Article Content
Abstract
Artikel ini membahas hakikat dan eksistensi manusia dalam perspektif fitrah pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep manusia sebagai makhluk berfitrah serta implikasinya terhadap pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manusia memiliki potensi jasmani, akal, dan ruhani yang terintegrasi dalam fitrah ilahiyah. Pendidikan Islam berperan sebagai instrumen strategis dalam mengembangkan dan menyempurnakan fitrah tersebut menuju terbentuknya insan kamil.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
l-Abrasyi, M. A. (1993). Dasar-dasar pokok pendidikan Islam. Bulan Bintang.
Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Ghazali. (2003). Ihya’ ‘ulum al-din (Jilid I–IV). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Azra, A. (2000). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Logos Wacana Ilmu.
Ibn Arabi. (1980). Fuṣūṣ al-ḥikam. Dār al-Kitāb al-‘Arabī.
Ibn Sina. (1956). Al-nafs min al-shifā’. Dar al-Ma‘arif.
Langgulung, H. (2003). Asas-asas pendidikan Islam. Pustaka Al-Husna.
Maragustam. (2014). Filsafat pendidikan Islam: Menuju pembentukan karakter menghadapi arus global. Pascasarjana FITK UIN Sunan Kalijaga.
Nasr, S. H. (1996). Islam and the plight of modern man. Routledge.
Shihab, M. Q. (2002). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir maudhu’i atas pelbagai persoalan umat. Mizan.
Suyudi. (2005). Pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an: Integrasi epistemologi bayani, burhani, dan irfani. UII Press.
Zainuddin, & Syarifuddin, A. (2008). Filsafat pendidikan Islam. RajaGrafindo Persada.