Analisis Model Ekonomi Sirkular Banksantri Organik di Rumah Potong Hewan (RPH) Candimulyo Jombang
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model ekonomi sirkular oleh Banksantri Organik dalam pengelolaanlimbahs Rumah Potong Hewan (RPH) Candimulyo Jombang serta mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam penerapannya. Aktivitas RPH menghasilkan limbah organik yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Banksantri Organik hadir sebagai inisiatif memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna melalui pendekatan ekonomi sirkular. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengelola Banksantri Organik, pihak RPH Candimulyo, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan limbah. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta diperkuat dengan analisis SWOT untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Banksantri Organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banksantri Organik telah menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui pengolahan limbah organik RPH menjadikan produk kompos INTAN. Penerapan model ini mampu mengurangi volume limbah, menekan potensi pencemaran lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, sumber daya manusia, dan persaingan produk, sedangkan peluang pengembangan terbuka melalui dukungan pemerintah, peningkatan kesadaran masyarakat, serta potensi pasar produk organik. Dengan demikian, penerapan ekonomi sirkular oleh Banksantri Organik berpotensi menjadi model pengelolaan limbah berkelanjutan yang mendukung pembangunan ekonomi lokal.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Andrian, B. S. (2020). Analisis: Permintaan lateks terancam.
ASEAN Secretariat. (2024). ASEAN statistical yearbook 2023. Jakarta: ASEAN Secretariat.
Asia’s natural rubber market: A ticking time bomb of supply constraints and pricing resilience. (2025). Ainvest.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik ekspor komoditas lateks Indonesia 2020–2024. Jakarta: BPS.
Bayne, N., & Woolcock, S. (2017). The new economic diplomacy: Decision-making and negotiation in international economic relations (4th ed.). London: Routledge.
Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar. (2025). Analisis pasar lateks Indonesia dalam konteks global.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2023). Statistik perkebunan lateks Indonesia 2022–2023. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.
European Commission. (2021). EU Green Deal and sustainable raw materials policy. Brussels: European Union.
European Commission. (2023). EU regulation on deforestation-free products (EUDR) and its impact on natural rubber supply chains. Brussels: European Commission Publications.
Food and Agriculture Organization. (2021a). Global natural rubber market review and policy implications for producing countries. Rome: FAO.
Food and Agriculture Organization. (2021b). Smallholder participation in sustainable value chains: Challenges and opportunities. Rome: FAO.
Food and Agriculture Organization. (2022). FAOSTAT: Natural rubber production and trade statistics. https://www.fao.org
Food and Agriculture Organization. (2023). FAOSTAT: Natural rubber production statistics. Rome: FAO.
Gilpin, R. (2001). Global political economy: Understanding the international economic order. Princeton, NJ: Princeton University Press.
Harahap, A. M. (2022). Mengenal hubungan internasional madani (pp. 102–103). Ponorogo: UNIDA Gontor Press.
Harjanto, T., & Siregar, R. (2022). Hambatan non-tarif dalam perdagangan lateks Indonesia: Perspektif daya saing global. Jurnal Hubungan Internasional, 10(2), 133–148.
Hartono, A. C. (2025). Diplomasi ekonomi dan pengaruh Indonesia secara global. Makalah Kerja Bappenas, 8(1), 1–22.
Hurrell, A. (1995). Regionalisme dalam perspektif teoretis. Dalam L. Fawcett & A. Hurrell (Eds.), Regionalism in world politics: Regional organization and international order (pp. 37–73). Oxford: Oxford University Press.
International Rubber Study Group. (2005). Market outlook and policy instruments in natural rubber supply: Technical report No. 17. Singapore: IRSG Secretariat.
International Rubber Study Group. (2022). Rubber market intelligence report. Singapore: IRSG Publications.
International Rubber Study Group. (2023a). Global rubber market review. Singapore: IRSG Publications.
International Rubber Study Group. (2023b). World rubber industry outlook 2023–2032. Singapore: IRSG Publications.
International Tripartite Rubber Council. (2001). Founding declaration and establishment framework of ITRC.
International Tripartite Rubber Council. (2004). ITRC supply and export governance framework 2002–2004.
International Tripartite Rubber Council. (2019). ITRC annual report: Market regulation measures.
International Tripartite Rubber Council. (2021). ITRC supply management scheme: Policy framework.
International Tripartite Rubber Council. (2022a). Annual report 2021: Rubber market outlook and tripartite cooperation.
International Tripartite Rubber Council. (2022b). Policy measures and export management framework.
International Tripartite Rubber Council. (2023). Annual report on rubber market management and export policy 2023–2024.
International Tripartite Rubber Council. (2024, September 27). Joint communiqué of the 39th ITRC ministerial committee meeting. Bangkok.
Jenifirza, R., & Fadhil, M. (2023). Demand promotion policy and its impact on natural rubber export performance in ASEAN. International Journal of Economics and Business Research, 17(2), 89–105.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2019). Perbaiki harga lateks alam, pemerintah batasi kuota ekspor dan tingkatkan penggunaan lateks di dalam negeri.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2020). Laporan kebijakan pengaturan ekspor lateks alam Indonesia. Jakarta: Pusat Kebijakan Perdagangan Luar Negeri.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024). Laporan kinerja ekspor komoditas unggulan nasional 2023–2024. Jakarta: Kemendag RI.
Mahyuddin, P., & Kurniawan, R. (2020). International Tripartite Rubber Council: Obstacles of the agreed export tonnage scheme policy and its implications for exporting countries. Journal of International Studies, 13(3), 45–61.
Muis, A. R. C. (2019). Sustainable competitive advantage: Ekonomi kreatif Indonesia dalam dinamika perdagangan internasional. Yogyakarta: Deepublish.
Ngatemini, N., Emilia, E., & Mustika, C. (2022). Pengaruh produksi, harga karet internasional, dan nilai tukar terhadap volume ekspor karet alam Indonesia. Jurnal Ekonomi Aktual, 2(1).
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2021). Innovation in natural rubber value chains: Opportunities for sustainable products. Paris: OECD Publishing.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Environmental and sustainability regulations in global commodity trade. OECD Trade Policy Paper.
Purwaningrat, L., Novianti, T., & Dermoredjo, S. K. (2020). Dampak kebijakan International Tripartite Rubber Council (ITRC) terhadap kesejahteraan lateks Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(2), 411–424.
Purwaningrat, L., & Endarto, A. (2023). Supply chain integration and quality upgrading in Indonesia’s natural rubber sector under ITRC mechanisms. Jurnal Penelitian Karet, 41(1), 11–24. https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v41i1.912
Rahman, A. (2021). Economic diplomacy and commodity stability in Southeast Asia. Journal of Global Trade and Policy, 14(2), 88–102.
Santoso, A. B. (2020). Analisis: Permintaan lateks terancam.
Septiani, W. (2024). Meningkatkan daya saing ekspor lateks Indonesia di tengah tantangan global. Kumparan.
Siregar, D. (2022). Diplomasi ekonomi Indonesia dalam sektor komoditas strategis: Studi kasus lateks. Jakarta: LIPI Press.
Suryani, R. (2024). Diplomasi ekonomi Indonesia dalam meningkatkan permintaan lateks alam melalui DPS ITRC. Jurnal Ekonomi dan Perdagangan Internasional, 12(2), 101–120.
Tarmidi, L. T., & Nurhadi, M. (2020). Stabilitas harga komoditas karet dan peran kerja sama sub-regional ASEAN. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(2), 145–160.
Tarp, F. (2000). Foreign aid and development: Lessons learned and directions for the future. World Development, 28(5), 847–861.
Tempo.co. (2020, October 12). Dampak pandemi COVID-19 terhadap ekspor lateks Indonesia.
United Nations Conference on Trade and Development. (2023). Global commodity market trends: Natural rubber report 2023. Geneva: UNCTAD.
World Bank. (2021). Indonesia logistics performance index 2021: Infrastructure and customs efficiency. Washington, DC: World Bank Group.