Kebijakan Pendidikan di Era Transformasi Digital: Kajian Swot pada Lingkungan Pendidikan di Kairagi Dua

Main Article Content

Stelly Viane Manawan
Shelomita Masihor
Giranda Fiolin Kalundas
Anastasya Linoghi
Monica Anastasya Tulenan
Nefani Walukow

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan pendidikan di era transformasi digital melalui kajian SWOT pada lingkungan pendidikan di Kairagi Dua. Transformasi digital yang berkembang pesat menuntut satuan pendidikan untuk beradaptasi melalui pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, administrasi, serta pengelolaan sekolah. Namun, tingkat kesiapan dan implementasi digitalisasi di sekolah-sekolah Kairagi Dua masih bervariasi sehingga diperlukan pemetaan kondisi secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi besar dalam kesiapan guru, dukungan kebijakan, serta infrastruktur dasar, namun masih terdapat tantangan berupa kesenjangan kompetensi digital, keterbatasan perangkat, dan rendahnya literasi digital sebagian peserta didik. Analisis ini memberikan rekomendasi strategis bagi sekolah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat implementasi kebijakan digital secara berkelanjutan, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Manawan, S. V., Masihor, S., Kalundas, G. F., Linoghi, A., Tulenan, M. A., & Walukow, N. (2026). Kebijakan Pendidikan di Era Transformasi Digital: Kajian Swot pada Lingkungan Pendidikan di Kairagi Dua. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 3051–3058. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i2.16064
Section
Articles

References

Daryanto, & Karim, S. (2020). Pembelajaran abad 21: Menuju pembelajaran berbasis digital. Gava Media.

Fatuhurrohman, M. (2020). Inovasi pembelajaran di era digital. Pustaka Pelajar.

Hutauruk, R. (2020). Etika penggunaan teknologi dalam pendidikan digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 45–56.

Kemendikbudristek. (2019). Integrasi TIK dalam pembelajaran abad 21. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2020). Frequently asked questions (FAQ) program digitalisasi sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Konsep dan implementasi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Pratama, R., & Firmansyah, F. (2020). Pengaruh kondisi ekonomi keluarga terhadap akses pembelajaran digital siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 112–122.

Rahmawati, N. (2021). Kolaborasi sekolah dan orang tua dalam mendukung pembelajaran digital. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 3(1), 55–67.

Sani, R. A. (2020). Pembelajaran berbasis teknologi informasi. Bumi Aksara.

Sari, P., & Putra, W. (2021). Peningkatan kompetensi digital guru pascapandemi COVID-19. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 9(2), 134–148.

Seto, S., & Rachmawati, D. (2021). Motivasi dan kesiapan psikologis guru dalam pembelajaran digital. Jurnal Pendidikan Profesional, 10(1), 23–34.

Wibowo, H. (2021). Kepemimpinan visioner dalam mengembangkan budaya digital di sekolah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 15(2), 88–101.

Yuliani, T. (2022). Literasi digital siswa sekolah dasar dalam menghadapi tantangan era 4.0. Jurnal Literasi Digital Indonesia, 4(1), 77–89.