Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk : (1) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk pelaksanaan Mbolo Weki di Desa sakuru Kecematan Monta Kabupaten Bima. (2) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam dalam Pelaksanaan Mbolo Weki di Desa sakuru Kecematan Monta Kabupaten Bima. (3) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak positif dan negatif dalam Pelaksanaan Tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabaupaten Bima. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang berupaya memberikan gambaran mengenai fenomena dan keadaan yang terjadi di lokasi penelitian berdasarkan kondisi alamiah dari objek penelitian. Pada Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk mempelajari dan memahami nilai-nilai pendidikan Islam pada tradisi Mbolo Weki di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan tradisi Mbolo Weki di desa sakuru kecamatan monta kabupaten bima dilaksanakan dengan (1) Mbei Sura (Mempersiapkan Undangan) (2) Doho Kambolo (Duduk Melingkar) (3) Kaboro Piti (Pengumpulan Sumbangan) (4) Kegiatan Utama (5) Penutup. Nilai-nilai pendidikan islam dalam pelaksanaan tradisi mbolo di desa sakuru kecamatan monta kabupaten bima. Nilai-nilai pendidikan islam dalam pelaksanaan tradisi mbolo yakni (1) Nilai Relgius, nilai yang dimaksud adalah nilai Akidah yakni adanya ritual Peta Kapanca (Peletakan daun Inai) dan penyediaan 99 butir telur. (2) Nilai Sosial, terdapat dalam Ritual Kareku Kandei (Pemukulan Lesung Kayu) dan Teka Ra Ne’e (Gotong Royong), ialah nilai Ta’awun (tolong menolong) dan nilai Ukhuwah (Persaudaraan). (3) Nilai Akhlak/Pendidikan Karakter, tampak dalam pelaksanaan Kareku Kandei (Pemukulan Lesung Kayu), perempuan mengenakan Tembe Nggoli (Sarung Tenun Adat Bima) atau Penggunaan Rimpu (Menutup Aurat). (1) dampak positif sangat membantu setiap kebutuhan warga seperti kebutuhan material maupun kebutuhan seperti tenda atau kursi sebagai wadah dilaksanakanya Mbolo Weki. (2) dampak negatif adanya masyarakat yang tidak sempat menghadiri rangkaian acara Mbolo Weki akan di nilai negatif.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ali, S. (2002). Metodologi penelitian agama: pendekatan teori dan praktek.
Hakiem, A., Madi, & Basri3. (2025). Akulturasi Islam terhadap Budaya Lokal: Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Singgiloa Pada Masyarakat Kelurahan Kombeli, Buton, Sulawesi Tenggara. Realita: Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 23(1).
Haryanto, A. (2024). NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUDAYAMBOLO WEKI DI DESA MBAWA KECAMATAN DONGGO,BIMA. Fitrah Jurnal Studi Pendidikan, 15(2).
Junaidin. (2024). Mbolo Rasa Sebagai Produktivitas Budaya Dalam Merawat Moderasi Antar Umat Beragama. Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 16(2).
Kadri, K. (2020). Strategi Komunikasi Masyarakat Bima dalam Mentransfer Nilai Kearifan Lokal Mbojo pada Anak Usia Dini. Al-I’lam: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(2), 1–16.
Khasanah, & Lastri. (2022). Akulturasi Agama dan Budaya Lokal. AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 2(2).
Madkan, & Mumtahana, L. (2022). Islam dan Tradisi Perspektif Al-Qur’an dan As-Sunnah. At-Tadzkir: Islamic Education Journal, 1(1).
Martono, N. (2010). Metode penelitian kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder (sampel halaman gratis). RajaGrafindo Persada.
Nicodemus, J. C., Matheosz, J. N., & Matheosz, J. E. T. (2023). Tradisi Ritual Adat Tulude Di Kelurahan Wangurer Barat. Jurnal Holistik, 16(2).
Sembiring, I. H. R. U., & Rohimah, I. (2021). Membangun Karakter Berwawasan Kebangsaan. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Siregar, H. D., & Hasibuan, Z. E. (2024). Pendidikan Agama Islam: Pengertian, Tujuan, Dasar, dan Fungsi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(5).
Subaedah. (2025). Penerapan Metode Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Smk Tutwuri Handayani Makassar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).
Syakur, A. B. (2013). Fiqih tradisi: cara baru memandang tradisi Islam di Indonesia. Salamadani.
Wajiyah, & Hudaidah. (2021). ENDIDIKAN ISLAM DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(1).
Wijaya, H. (2020). Analisis Data Kualitatif Teori Konsep dalam Penelitian Pendidikan. Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.