Dinamika Cinta dan Aktualisasi dalam Pasangan Romansa Novel True Stalker Karya Sirhayani Perspektif Carl Rogers

Main Article Content

Dwi Sefiyani
Prissilia Prahesta Waningyun

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika psikologis pasangan romansa dalam novel True Stalker karya Sirhayani dengan menggunakan pendekatan psikologi humanistik Carl Rogers. Fokus kajian diarahkan pada tiga konsep utama, yaitu konsep diri (self-concept), dorongan aktualisasi diri (actualizing tendency), dan kebutuhan akan penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data penelitian berupa kutipan naratif dan dialog yang merepresentasikan kondisi psikologis tokoh Adiba dan Agam. Hasil analisis menunjukkan bahwa Adiba memiliki konsep diri yang cenderung rapuh dan dipengaruhi oleh kebutuhan akan penerimaan, sedangkan Agam menunjukkan sikap posesif yang berakar pada ketakutan akan penolakan. Relasi keduanya mencerminkan kondisi incongruence, yaitu ketidaksesuaian antara pengalaman emosional dan konsep diri. Namun, seiring perkembangan cerita, kedua tokoh mulai menunjukkan kesadaran diri yang lebih sehat melalui perubahan sikap, keterbukaan emosi, dan meningkatnya penerimaan terhadap diri sendiri maupun pasangan. Temuan ini menegaskan bahwa proses aktualisasi diri dalam hubungan romansa remaja hanya dapat berkembang secara positif apabila didukung oleh empati dan penerimaan tanpa syarat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikologi sastra, khususnya dalam penerapan pendekatan humanistik pada novel remaja populer Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sefiyani, D., & Waningyun, P. P. (2026). Dinamika Cinta dan Aktualisasi dalam Pasangan Romansa Novel True Stalker Karya Sirhayani Perspektif Carl Rogers. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(3), 2197–2204. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i3.16148
Section
Articles

References

Abror, M., & Mahdalena, Y. (2024). Kepribadian tokoh utama dalam novel Perempuan yang menunggu hujan karya Rida K. Liansi. Jurnal Metafora.

Amalia, A. K., & Fadhilasari, I. (2022). Representasi konflik psikologis dalam sastra remaja Indonesia. Jurnal Kajian Sastra, 11(1), 33–45.

Endraswara, S. (2013). Psikologi sastra: Teori dan aplikasinya. Yogyakarta: CAPS.

Endraswara, S. (2015). Metodologi penelitian psikologi sastra. Jurnal Humaniora, 27(3), 295–306.

Lestari, S., & Nugraheni, E. (2020). Konsep diri tokoh utama dalam novel remaja ditinjau dari psikologi humanistik Carl Rogers. Jurnal Sastra Indonesia, 9(2), 120–129.

Minderop, A. (2018). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, dan contoh analisis. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Nurgiyantoro, B., & Efendi, A. (2020). Konflik batin tokoh dalam novel remaja Indonesia. Jurnal Humaniora, 32(2), 210–222.

Octavianne, A. S., & Wedawati, M. T. (2020). Konsep diri tokoh Yu Jen dalam film Crouching Tiger, Hidden Dragon karya Ang Lee. Mandarin UNESA, 3(2), 1–12.

Pasya, I., & Novtansa, H. (2023). Hedya dalam novel Iyan bukan anak tengah. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(6), 112–117.

Pratiwi, D., & Hidayat, R. (2021). Konsep diri dan relasi interpersonal remaja dalam perspektif humanistik. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 98–108.

Rizqiyah, H., & Ahmadi, A. (2021). Novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari: Kajian psikologi Carl Rogers. Sapala: Jurnal Studi Agama dan Pendidikan Islam, 8(2), 141–153.

Rogers, C. R. (1959). A theory of therapy, personality, and interpersonal relationships as developed in the client-centered framework. In S. Koch (Ed.), Psychology: A study of a science (Vol. 3, pp. 184–256). New York: McGraw-Hill.

Rogers, C. R. (1961). On becoming a person: A therapist’s view of psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin.

Santrock, J. W. (2021). Adolescence (17th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Sofyaningrum, R., & Chamidah, N. (2024). Jendela jiwa Janitra: Eksplorasi psikologi dalam cerpen pilihan Kompas “Apa yang Paul McCartney bisikan di telinga Janitra” karya Sasti Gotama. Alinea.

Suara Surabaya. (2024, September 18). Mahasiswi bunuh diri di apartemen Surabaya Barat diduga akibat putus cinta. Suarasurabaya.net.

Suhita, R., & Pruwahida, P. (2018). Representasi identitas dan penerimaan diri dalam fiksi remaja. Litera, 17(1), 54–68.

Waningyun, P. P., & Aqilah, S. F. (2022). Analisis psikologi sastra tokoh utama dan nilai pendidikan karakter dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Metalingual.

Wicaksono, A. (2017). Analisis kritik sastra dan citra diri tokoh dalam novel remaja Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 10(2), 1–10.

Wulandari, D., & Sari, N. (2019). Hubungan cinta dan krisis identitas tokoh remaja dalam novel populer Indonesia. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 45–58.