Peran Kampanye Kreatif dalam Mendorong Akses Kerja Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas
Main Article Content
Abstract
Kampanye kreatif memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sosial masyarakat terhadap isu-isu kemanusiaan, termasuk kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Penelitian perancangan ini bertujuan untuk merancang kampanye kreatif yang mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyandang disabilitas melalui pendekatan komunikasi visual yang informatif, empatik, dan persuasif. Permasalahan utama dalam penelitian ini berfokus pada rendahnya pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap hak-hak penyandang disabilitas, serta minimnya media kampanye yang secara khusus mengangkat isu kesetaraan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan beberapa teknik analisis, yaitu analisis deskriptif, TWOS Matriks, dan AISAS. Data diperoleh melalui observasi langsung di SLB Negeri Lamongan, wawancara dengan kepala sekolah, siswa disabilitas, serta masyarakat umum. Selain itu, penyebaran kuesioner dilakukan untuk mengetahui tingkat persepsi publik terhadap isu disabilitas. Analisis juga dilakukan terhadap media kampanye eksisting seperti poster sekolah dan media sosial Instagram SLB Negeri Lamongan. Penelitian ini turut melakukan studi komparator antara Galeri Disabilitas dan Indonesia Mengajar sebagai acuan dalam menentukan strategi kampanye sosial yang efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama rendahnya kepedulian masyarakat meliputi kurangnya pengetahuan tentang hak disabilitas, minimnya media kampanye yang menarik dan edukatif, serta lemahnya keterlibatan aktif masyarakat dalam isu inklusivitas. Temuan ini memperkuat kebutuhan akan strategi komunikasi yang lebih inovatif dan relevan. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang konsep kampanye kreatif dengan memanfaatkan media digital dan cetak yang menonjolkan pesan kesetaraan, inspirasi, dan empati. Kampanye ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya lingkungan yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan kesetaraan hak. Selain itu, kampanye ini diharapkan dapat menjadi model komunikasi sosial yang efektif untuk isu-isu kemanusiaan lainnya di masa mendatang.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Berger, P., & Luckmann, T. (1966). The Social Construction of Reality. New York: Anchor Books.
BPS. (2020). Statistik Penyandang Disabilitas Indonesia 2020. Jakarta: BPS.
Bryant, J., & Oliver, M. B. (2020). Media Effects: Advances in Theory and Research (4th ed.).
Routledge.
Kementerian Sosial RI. (2022). Data Penyandang Disabilitas Nasional. Jakarta: Kemensos RI. Komisi Nasional Disabilitas (KND). (2023). Laporan Tahunan KND: Aksesibilitas dan
Kesetaraan Disabilitas di Indonesia. Jakarta.
Kotler, P., & Lee, N. (2008). Social Marketing: Influencing Behaviors for Good. Thousand Oaks: Sage Publications.
Kusumastuti, N. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Deepublish. Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2021). Theories of Human Communication.
McCombs & Shaw, D. L., M. E. (2021). Agenda Setting Function of Mass Media in the Digital Era. Journal of Communication Research, 68(3), 215–230.
Nurdiana, R. (2021). Sikap Sosial Masyarakat terhadap Penyandang Disabilitas di Indonesia.
Jurnal Komunikasi dan Sosial, 9(2), 45–58.
Perloff, R. M. (2020). The Dynamics of Persuasion: Communication and Attitudes in the 21st Century (7th ed.). Routledge.
Purnomo, D. H., & Riyadi, S. (2022). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Melalui Penerapan Digitalisasi System pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Juanda Surabaya. Soetomo Business Review, 3(4), 577–598.
Puspitasari, A. (2022). Efektivitas Kampanye Kreatif dalam Meningkatkan Empati Sosial Masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(1), 22–36.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jakarta: Sekretariat Negara.
Ruslan. (2008). Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suharto, E. (2019). Isu dan Kebijakan Sosial di Indonesia. Bandung: Alfabeta. Waisbord, S. (2020). Communication: A Post-Discipline. Polity Press.
West, R., & Turner, L. H. (2020). Introducing Communication Theory: Analysis and Application (6th ed.). McGraw-Hill Education.
WHO. (2011). World Report on Disability. Geneva: WHO Press.