Analisis Tingkat Kegagalan Komponen Mesin Penggiling Daging Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)

Main Article Content

Verdiyansyah Rahmat Hidayat
Sutrisno Sutrisno
Ahmad Jibril
Agus Purwanto
Izhary Siregar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko kegagalan tertinggi dari komponen-komponen mesin penggiling daging dengan menggunakan metode failure mode and effects analysis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan rancangan penelitian kuantitatif yang digunakan untuk menentukan nilai risk priority number (RPN) dengan melakukan pembobotan terhadap nilai tingkat keparahan (severity), tingkat kejadian (occurance) dan tingkat deteksi (detection). Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh lima kegagalan yang terjadi pada rangkaian mesin penggiling daging selama kegiatan proses produksi berlangsung dengan tiga komponen yang memiliki nilai risiko kegagalan tertinggi sehingga komponen tersebut mendapatkan prioritas dalam proses perbaikan. Komponen yang memiliki nilai risiko kegagalan tertinggi diantaranya yaitu (1) as poros dengan nilai risk priority number sebesar 240, (2) vanbelt dengan nilai risk priority number sebesar 180, dan (3) bearing dengan nilai risk priority number sebesar 168.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hidayat, V. R., Sutrisno, S., Jibril, A., Purwanto, A., & Siregar, I. (2026). Analisis Tingkat Kegagalan Komponen Mesin Penggiling Daging Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(4), 1518–1527. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i4.16261
Section
Articles

References

Akmal, R. S., Sutrisno., dan Ahmad, J. (2025). Analisis Risk Priority Number (RPN) Dalam Menentukan Tingkat Kegagalan Mesin Cold Storage. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 1245-1254.

Amalia, W., Demi, R., dan Syarif, N. H. (2022). Analisis Kerusakan Mesin Sterilizer Pabrik Kelapa Sawit Menggunakan Failure Modes and Effect Analysis (FMEA). Jurnal Teknik Industri, 8(2), 369-377.

Andiyanto, S., Agung, S., dan Charles, P. (2017). Penerapan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) Untuk Kuantifikasi dan Pencegahan Resiko Akibat Terjadinya Lean Waste. Jurnal Online Poros Teknik Mesin, 6(1), 45-57.

Anjani, K., dan Lia, M. (2016). Penerapan Seven Tools Pemeliaharaan Pada Mesin Press Keramik Pada PT. Perkasa Primarindo Tambun. Jurnal Mahasiswa Bina Insani, 1(1), 50-61.

Ardiansyah, N., dan Hana, C. W. (2018). Analisis Kualitas Produk Dengan Menggunakan Metode FMEA dan Fault Tree Analisys (FTA) Di Exotic UKM Intako. Prozima, 2(2), 58-63.

Basuki, A., dan Ichdal, C. (2021). Identifikasi Resiko Kegagalan Proses Penyebab Terjadinya Cacat Produk Dengan Metode FMEA-SAW. Jurnal Manajemen dan Teknik Industri- Produksi, 22(1), 37-44.

Dahlia, A., dan Anggriani, P. (2024). Penerapan Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk Menganalisis Risiko Kecacatan pada Produk Plywood (Studi Kasus: PT. XYZ). Jurnal Teknik Industri, 2(1), 71-83.

Fathurrozi, M., Ismiyah, E., dan Jufriyanto, M. (2021). Analisis Penyebab Kecacatan dan Usulan Perbaikan pada Produk Sopak Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis. Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi, 9(2), 1195-1209.

Görener, A., and Kerem, T. (2013). Quality Improvement in Manufacturing Processes to Defective Products using Pareto Analysis and FMEA. Beykent University Journal of Social Sciences, 6(2), 45-62.

Habibi, M. H. (2024). Perawatan Cold Storage Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA). Sidoarjo: Politeknik Kelautan dan Perikanan.

Hesti, L. P., dan Asep, E. N. (2023). Analisis Komponen Kritis Mesin Bubut Underfloor Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis dan Fault Tree Analysis. Jurnal Serambi Engineering, 8(3), 6132-6138.

Islamey, P. A. P., Yesica, N. D., dan Arie, I. (2023). Analisa Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Dalam Kegagalan Proses Bongkar Muat Pada Perusahaan Logistik. Proceeding Maritime Business Management Conference, 2(1), 1-10.

Ismail., dan Ayik, P. (2023). Manajemen Perawatan Panel Distribution Control Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Di PT. Tung Cia Tekhnology Indonesia. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(12), 4723-4730.

Kartika, R. N., Nafiah, A. H., dan Muadzah. (2022). Penggunaan FMEA Dalam Mengindentifikasi Resiko Kegagalan Pada Proses Produksi Cetak Blok Kalender (Studi Kasus: PT. XYZ). Jurnal Multidisiplin Ilmu, 1(6), 1311-1320.

Khrisdamara, B., dan Andesta, D. (2022). Analisis Penyebab Kerusakan Head Truck-B44 Menggunakan Metode FMEA dan FTA (Studi Kasus: PT. Bima, Site Pelabuhan Berlian). Serambi Engineering, 7(2), 3303-3313.

McDermott, R. E., Raymond, J. M., and Michael, R. B. (2022). The Basics of FMEA. New York: CRC Press.

Parakoso, D. A., dan Marwan. (2025). Analisa Risk Priority Number (RPN) Terhadap Keandalan Komponen Mesin Thresher Menggunakan Metode FMEA di PT. Indopalma Agro Persada. Jurnal Teknik dan Industri, 3(2), 141-153.

Pratama, R. A. (2019). Minimasi Downtime Mesin Dryer dengan Reliability Centered Maintenance di PT. Papertech Indonesia Unit II. Magelang: Universitas Muhammadiyah Magelang.

Purba, T., dan Marikena, N. (2021). Analisa Produktivitas Perawatan Forklift Menuggunakan Metode Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) di PT. XYZ. Industrial Engineering System and Management Journal, 2(1), 74-86.

Putri, G. R., Khairun, N., Nadya, R., Maria, I. S., dan Friski, A. (2025). Optimalisasi Kinerja Mesin Intasept Melalui Analisis FMEA dan Diagram Fishbone untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi di Perusahaan Pengolahan Kelapa. Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri, 19(1), 94-107.

Rinoza, M., Junaidi., dan Fadly, A. K. (2021). Analisa RPN (Risk Priority Number) Terhadap Keandalan Komponen Mesin Kompresor Double Screw Menggunakan Metode FMEA Di Pabrik Semen PT. XYZ. Buletin Utama Teknik, 17(1), 34-40.

Stamatis, D. H. (2021). Failure Mode and Effect Analysis: FMEA from Theory to Execution. Milwaukee: ASQ Quality Press.

Suherman, A., dan Babay, J. C. (2019). Pengendalian Kualitas Dengan Metode Failure Mode Effect and Analysis (FMEA) dan Pendekatan Kaizen Untuk Mengurangi Jumlah Kecacatan dan Penyebabnya. Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2019, 1-9.

Suliantoro, H., Arfan, B., dan Joy, I. S. (2016). Analisis Penyebab Kecacatan Dengan Menggunkan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Metode Fault Tree Analysis (FTA) Di PT. Alam Daya Sakti Semarang. Semarang: Universitas Diponegoro.

Susanto, A. D., dan Azwir, H. H. (2018). Perencanaan Perawatan Pada Unit Kompresor Tipe Screw Dengan Metode RCM Di Industri Otomotif. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 17(1), 21-35.

Sutopo, P., & Grasella, F. (2023). Analisis Risiko Menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Dalam Menganalisa Kerusakan Komponen Mesin Printing Industrial. Akselerator: Jurnal Sains Terapan dan Teknologi, 4(1), 167-174.

Wibowo, T., Novi, P. S., dan Kusumantoro, H. B. R. (2025). Analisis Risiko Kegagalan Menggunakan Metode FMEA Pada Mesin Cetak Digital UV di PT XYZ. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik, 4(2), 173-184.