Globalisasi Budaya Pop dan Dinamika Pembentukan Identitas Generasi Muda dalam Perspektif Global
Main Article Content
Abstract
Globalisasi telah mempercepat penyebaran budaya populer melalui perkembangan teknologi digital, internet, dan media sosial yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, generasi muda menjadi kelompok yang paling intens berinteraksi dengan arus budaya global, sehingga memengaruhi gaya hidup, pola pikir, hingga proses pembentukan identitas sosial dan kultural mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh globalisasi budaya populer terhadap dinamika pembentukan identitas generasi muda dalam perspektif global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap jurnal ilmiah, buku, dan berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya populer global memiliki peran signifikan dalam membentuk identitas generasi muda yang bersifat dinamis dan hibrid, yaitu perpaduan antara nilai-nilai budaya lokal dan budaya global. Di satu sisi, kondisi ini membuka ruang bagi generasi muda untuk membangun identitas yang lebih terbuka dan adaptif terhadap perubahan sosial. Namun di sisi lain, pengaruh budaya populer global juga berpotensi mendorong pergeseran nilai budaya lokal, homogenisasi budaya, dan melemahnya identitas kultural tradisional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi budaya, pendidikan kritis, dan kesadaran identitas lokal agar generasi muda mampu menyikapi arus globalisasi secara selektif dan reflektif. Temuan ini penting dalam memahami transformasi identitas generasi muda di era globalisasi digital yang semakin kompleks.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Akbar Lubis, H. F., & Putri, S. M. (2024). Peran Budaya Populer dalam Memperkuat Identitas Nasional Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 9(4), 331–337. https://doi.org/10.36982/jpg.v9i4.4651
Anista, R. (2023). Transformasi Kebudayaan: Dampak Perkembangan Teknologi dan Media Sosial. JUPSI: Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(1), 35–43. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v1i1.6
Arfianti, W. A., Farhandani, A., & Fauzi, M. A. N. (2025). Nasionalisme dalam Era Globalisasi: Tantangan dan Potensi. Jurnal Budaya Etnika, 9, 113–122.
Bunaedi, F., Yanti, A. I., & Mubin, N. (2025). Pendidikan Multikultural dan Tantangan Identitas Budaya Generasi Muda. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 3(1), 393–399.
E. B., G. A. (2023). Globalisasi Budaya, Homogenisasi dan Pengaruhnya terhadap Identitas Budaya Lokal. Janaloka : Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 71–80. https://doi.org/10.26623/janaloka.v1i2desember.8222
Fatimah, F., & Santi, A. R. (2025). Pengaruh Budaya Pop Global Terhadap Nilai dan Identitas Generasi Z pada Masa Kini. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 5(1), 273–285. https://doi.org/10.55606/cendekia.v5i1.3526
Fitria, N., & Supriono. (2024). Dampak Teknologi dan Komunikasi Terhadap Pelestarian dan Budaya Lokal. At-Tadabbur: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 14(1), 123–136.
Jin, D. Y. (2023). Understanding the Korean Wave: Transnational Korean Pop Culture and Digital Technologies. Taylor & Francis.
Mawardani, H. A., & Sudrajat, A. (2025). Hibriditas Budaya dalam Fandom K-Pop : Konstruksi Identitas Kolektif Penggemar di Era Digital Indonesia. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 12, 66–80.
Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif [Edisi Revisi]. In Developing Employability for Business (32nd ed.). Remaja Rosdakarya.
Pariser, E. (2011). The Filter Bubble: How the New Personalized Web is Changing What We Read and How We Think. Penguin Publishing Group.
Rahayu, T., Annissa, M., Nakita, Tobing, R. D., Sinaga, H., Sinulingga, S. D. N., & Yunita, S. (2025). Globalisasi dan Tantangan Identitas Nasional: Studi Kebudayaan Indonesia. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan (JUPANK), 5(2), 842–854. https://doi.org/10.36085/jupank.v5i2.8301
Sanjaya, G. Z. K., Putri, G. D. C., Jesbon, & Pasaribu, N. T. (2025). Krisis Identitas pada Generasi Muda Karena dampak Globalisasi dan Media Sosial. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains, dan Sosial Humaniora, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
Suhaimi, M. R. S., Junaedi, P. P., Wijaya, D. M. R., Dwi, S. R., Prasetio, K. R., Amelia, G. C., Faridah, S. N., Karubun, A. T. J., Supriatna, A. A., Julianti, S., Davega, N., Abdurrohim, M., Priyatna, S. R., Eriazahra, A. M., Zahra, R. M., Rahmad, S., Al Faridzi, M. H. Z., & Santosa, A. R. (2024). Dinamika Riset Sosial: Isu dalam Ruang Digital, Nasional dan Internasional. EDU PUBLISHER.
Udan, Fadhillah, D. N., Padjrin, F., Supriyanto, Y., & Fitriyani, N. (2025). Dinamika Identitas Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital: Antara Budaya Lokal dan Global. Jurnal PPKn, 13(2), 17–26. https://doi.org/10.1038/s41598-022-26846-z%0.
UNESCO. (2021). Media and information literate citizens.
Waruwu, R. M., Waruwu, A. L., Nasozaro, H. O., & Harefa. (2025). Pandangan Remaja terhadap Identitas Nasional di Era Digital dan Globalisasi. Jurnal Hukum Justice, 3(1), 42–53.
Zulfa, A., & Najicha, F. U. (2025). Pengaruh Globalisasi dan Modernisasi bagi Generasi Muda dalam Mempertahankan Jiwa Nasionalisme, Identitas Bangsa, dan Persatuan NKRI. Jurnal Global Citizen, 9(2), 90–98.