Peran Koping Religius terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Generasi Z
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran koping religius terhadap kesehatan mental mahasiswa Generasi Z melalui pendekatan mixed methods (explanatory sequential design). Sampel penelitian terdiri dari 47 mahasiswa Universitas Islam Negeri Palangka Raya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui integrasi skala koping religius (7 item), instrumen kesehatan mental (4 item), serta pertanyaan kualitatif terbuka. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = -0,408 dengan signifikansi p = 0,004, yang membuktikan adanya hubungan korelasi sedang dengan arah negatif antarvariabel. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan koping religius berkaitan secara signifikan dengan penurunan tingkat permasalahan kesehatan mental. Data kualitatif memperkuat temuan ini melalui identifikasi praktik ibadah sebagai mekanisme regulasi emosi dan pencarian makna dalam menghadapi tekanan akademik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi penguatan spiritual ke dalam layanan konseling pendidikan tinggi sebagai instrumen praktis untuk meningkatkan resiliensi dan stabilitas emosional mahasiswa Generasi Z di tengah disrupsi digital.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alaydrus, Z., & Malik, R. (2023). Hubungan Tingkat Stres dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagaraangkatan 2019 dan 2020. Bina Generasi: Jurnal Kesehatan, 14(2), 45–50. https://doi.org/https://doi.org/10.35907/bgjk.v14i2.257
Alowais, S. A., Alghamdi, S. S., Alsuhebany, N., Alqahtani, T., & Alshaya, A. I. (2023). Revolutionizing healthcare : the role of artificial intelligence in clinical practice. BMC Medical Education, 23(689), 1–15.
Antara, N. L. K. D. D. L., Purnomo, K. I., & Giri, M. K. W. (2025). Hubungan Antara Stres Akademik Dengan Resiliensi Mahasiswa S1 di Indonesia : Tinjauan Literatur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.53348
Bany-mohammed, M., Asim, S., Elalami, M., & Agrawal, D. K. (2025). Trauma, Stress, and Mental Health Outcomes. J Psychiatry Psychiatr Disord, 9(5), 276–288. https://doi.org/10.26502/jppd.2572-519X0260.Trauma
Belangi, S. P. (2025). Peningkatan Kesehatan Mental Mahasiswa Melalui Program Manajemen Stres Akademik Di Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Aceh Tenggara. Journal of Golden Generation Abdimas, 1(2), 203–212. https://doi.org/https://doi.org/10.65244/jgga.v1i2.269
D’attira, M., Luthfia, M., & Maharani, S. S. P. (2024). Pengaruh Ibadah Serta Peran Doa dalam Pemulihan Psikologis Perspektif Islam. JIPKM : Jurnal Ilmiah Psikologi Dan Kesehatan Masyarakat, 1(3).
Dahlia, Mawarpury, M., & Amna, Z. (2019). Kesehatan Mental. Syiah Kuala University Press.
Fatimah, M., Dewi, R. P., & Aini, L. N. (2024). Psikoedukasi Literasi Kesehatan Mental pada Generasi Z. SeTIA MENGABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 37–44. https://doi.org/https://doi.org/10.31113/setiamengabdi.v5i2.59
Febriansyah, R., & Hariry, S. (2025). Peran Agama dalam Pembentukan Identitas Diri Remaja Muslim : Tinjauan Psikologi Agama. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 03(03), 1631–1641.
Giono, E., & Surawan, S. (2025). Coping Religius Sebagai Strategi Penanggulangan Stress dan Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir. JUPERAN: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 04(02), 393–400.
Graça, L., & Brandão, T. (2024). Religious/Spiritual Coping, Emotion Regulation, Psychological Well-Being, and Life Satisfaction among University Students. Journal of Psychology and Theology, 52(3), 342–358. https://doi.org/10.1177/00916471231223920
Habibah, A. N., & Khadijah, K. (2025). Koping Religius Sebagai Solusi Stres Akademik Mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi UINSA. JurnalPendidikan Integratif, 6(2), 553–564.
Habibah, Arifin, J., Arifin, M. J., & Restiana, Y. E. (2025). Pelatihan Manajemen Stres Sebagai Upaya Mewujudkan Keseimbangan Aktivitas Kerja dan Belajar Generasi Z. SocServe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 8–32.
Jalil, A., Nirwanawati, S., Samura, M. D., Ansela, R. D., Yuderna, V., Setiawan, L., & Shoufiah, R. (2025). Asuhan Keperawatan Kesehatan Jiwa: Konsep dan Implementasi. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Koenig, H. G. (2012). Religion , Spirituality , and Health : The Research and Clinical Implications. International Scholarly Research Network, 2012. https://doi.org/10.5402/2012/278730
Malia, B., & Hidayati, R. (2021). Religiusitas dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa. Indonesians Journal of Humanities and Social Science, 2(3), 197–210.
Marhamah, M. (2025). Peran Koping Religius terhadap Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir. Jurnal Al Husna, 6(1), 49–63. https://doi.org/10.18592/jah.v6i1.6432
Puspitasari, R. (2026). Strategi Koping Mahasiswa Kesehatan Generasi Z dalam Menghadapi Berbagai Stresor. Jurnal Kesehatan, 13(2). https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/jurnalkesehatan/article/view/1174
Ramadika, E., Ramadhani, S., Ramadhana, R., Hariry, S., Sulthan, U. I. N., & Saifuddin, T. (2025). Peran Agama dalam Menghadapi Stres dan Kesejahteraan Psikologis. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 02(02), 224–232.
Sari, M. K., & Susmiatin, E. A. (2023). Deteksi Dini Kesehatan Mental Emosional pada Mahasiswa. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 13(1), 10–17.
Sinta, D., Rahmat, M., Anwar, S., & Nurhuda, A. (2024). Religiusitas dan Kematangan Beragama dalam Membantu Menghadapi Quarter-Life Crisis Bagi Kalangan Generasi Milenial Religiosity and Maturity in Helping To Deal With The Quarter-Life Crisis in The Millennial Generation. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 21(2), 214–227.
Small, J. L. (2023). Making meaning: Embracing Spirituality, Faith, Religion, and Life Purpose in Student Affairs. Taylor & Francis.
Wima, C. W. U., Mu’alimin, M., & Mukaffan, M. (2025). Masalah Psikologi Siswa dalam Perspektif Islam: Antara Penyakit Hati dan Solusi Spiritual. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan, 2(3), 111–118. https://doi.org/https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jipk/article/view/1395
Xu, J. (2016). Pargament ’ s Theory of Religious Coping : Implications for Spiritually Sensitive Social Work Practice. British Journal of Social Work, 1394–1410. https://doi.org/doi:10.1093/bjsw/bcv080
Zafila, S. S., & Purnairawan, R. E. (2024). Budaya Lokal sebagai Sarana Pemulihan Trauma: Sebuah Studi pada Generasi Z di Indonesia. Saneskara: Journal of Social Studies, 1(2), 53–71. https://doi.org/https://doi.org/10.62491/sjss.v1i2.2024.18