Kecanduan Aplikasi Tiktok pada Generasi Z: Dampak dan Interaksi Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari di Pendidikan Sosiologi

Main Article Content

Safhira Azzahra
Septi Kuntari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kecanduan TikTok pada mahasiswa Generasi Z di Jurusan Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa serta implikasinya terhadap kehidupan akademik dan sosial. TikTok telah terintegrasi dalam rutinitas harian mahasiswa dan memunculkan gejala seperti doomscrolling, fear of missing out (FoMO), dan perilaku kompulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berdampak pada penurunan kualitas akademik, ditandai dengan berkurangnya fokus belajar, kebiasaan menunda tugas, gangguan pola tidur, serta menurunnya produktivitas. Selain itu, simbol digital seperti likes, comments, views, dan followers berperan sebagai indikator penerimaan sosial yang memengaruhi kepercayaan diri dan pembentukan identitas mahasiswa. Pada aspek sosial, terjadi pergeseran pola interaksi dari tatap muka menuju interaksi digital, meskipun pada saat yang sama TikTok juga membentuk budaya komunikasi baru di kalangan mahasiswa. Berdasarkan perspektif Interaksi Simbolik, kecanduan TikTok dipahami sebagai proses konstruksi makna melalui simbol-simbol digital yang memengaruhi tindakan dan orientasi sosial individu. Penelitian ini menegaskan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membentuk identitas dan praktik keseharian mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Azzahra, S., & Kuntari, S. (2026). Kecanduan Aplikasi Tiktok pada Generasi Z: Dampak dan Interaksi Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari di Pendidikan Sosiologi . J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(3), 2429–2439. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i3.16413
Section
Articles

References

Aditomo, A., Swastika, N., & Imanda, R. (2025). TikTok addiction and academic stress among university students in Indonesia. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(1), 23–37.

APJII. (2024). Laporan survei penetrasi internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40.

BRIN. (2022). Perilaku penggunaan media sosial pada generasi muda di Indonesia. Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Campaign Indonesia. (2024). Data pengguna TikTok Indonesia 2024. Campaign Indonesia.

Cooley, C. H. (1902). Human nature and the social order. Scribner.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

DataReportal. (2024). Digital 2024: Indonesia. https://datareportal.com

Giddens, A. (2014). Sociology (7th ed.). Polity Press.

Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How many interviews are enough? An experiment with data saturation and variability. Field Methods, 18(1), 59–82.

Kemenkes RI. (2023). Dampak penggunaan gadget terhadap kesehatan tidur. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2009). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (2nd ed.). SAGE Publications.

Manek, M., & Virlia, S. (2025). Fear of missing out (FoMO) as a predictor of TikTok addiction among young adults. Jurnal Psikologi Sosial, 13(2), 101–115.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151.

Prasetia, A. (2023). Kecanduan media sosial pada generasi muda: Dampak dan implikasinya. Jurnal Komunikasi Digital, 5(2), 45–60.

Purwandini, R., et al. (2023). Doomscrolling scale: Its association with personality traits and social media addiction. Jurnal Psikologi Digital, 8(1), 1–12.

Setiawan, R., et al. (2024). Social media engagement and fear of missing out among university students. Jurnal Sosiologi Digital, 6(1), 12–25.

Spradley, J. P. (1980). Participant observation. Holt, Rinehart and Winston.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tamonob, A., Wutun, R., & Swan, L. (2023). Social interaction patterns of adolescents with TikTok addiction in Kupang. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 7(1), 55–68.

Vaterlaus, J. M. (2022). Social media and behavioral addiction: A study of short video platforms. Journal of Behavioral Addictions, 11(2), 345–357.

Wasiman, W., & Saparudin, S. (2022). Pengaruh penggunaan TikTok terhadap produktivitas dan pola tidur mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(2), 89–102.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.