Pengaruh Intensitas Pendidikan Agama Islam terhadap Sikap Sosial Ibu-ibu dalam Menyikapi Transformasi Budaya

Main Article Content

Alisa Habibatul Muyasaroh
Emi Lilawati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas pendidikan agama Islam dan sikap sosial ibu-ibu dalam menyikapi transformasi budaya di Desa Alasmalang. Fokus penelitian diarahkan pada partisipasi dalam kegiatan keagamaan serta aspek-aspek interaksi sosial yang meliputi kepedulian, toleransi, kebersamaan, dan kedisiplinan terhadap norma sosial, yang seluruhnya berkaitan dengan cara masyarakat menyikapi dinamika budaya di lingkungan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosisatif dan jenis penelitian kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian hasil kuesioner tersebut diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisi data menggunakan regresi linear berganda disertai uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pendidikan agama Islam tidak berpengaruh secara langsung terhadap transformasi budaya. Sebaliknya, sikap sosial berpengaruh signifikan dan menjadi faktor yang lebih dominan dalam membentuk sikap ibu-ibu dalam menyikapi perubahan budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi sosial yang baik seperti toleransi, kepedulian, kebersamaan dan kedisiplinan terhadap norma sosial memiliki peran penting dalam membantu masyarakat beradaptasi terhadap transformasi budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muyasaroh, A. H., & Lilawati, E. (2026). Pengaruh Intensitas Pendidikan Agama Islam terhadap Sikap Sosial Ibu-ibu dalam Menyikapi Transformasi Budaya. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(4), 613–620. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i4.16447
Section
Articles