Integrasi Kearifan Lokal dalam Komunikasi dan Edukasi Kebencanaan: Kajian Literatur Geopark Merangin, Provinsi Jambi
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kearifan lokal dalam komunikasi dan edukasi kebencanaan di kawasan Geopark Merangin, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode kajian literatur (literature review) terhadap berbagai sumber ilmiah, laporan lembaga resmi, serta artikel terkait yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Geopark Merangin merupakan kawasan sosial-ekologis yang memiliki potensi geologi, budaya, dan edukasi yang tinggi, namun juga memiliki kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Kearifan lokal masyarakat terbukti berperan sebagai sistem adaptasi dan mitigasi berbasis komunitas yang bersifat preventif, terutama melalui praktik pengelolaan lingkungan dan norma sosial. Integrasi kearifan lokal dalam komunikasi kebencanaan meningkatkan efektivitas penyampaian informasi karena lebih kontekstual dan sesuai dengan nilai budaya masyarakat. Selain itu, dalam aspek edukasi, kearifan lokal berfungsi sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana. Meskipun demikian, integrasi tersebut masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya dokumentasi, koordinasi antar pemangku kepentingan, serta pengaruh modernisasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif dan kebijakan berbasis lokal untuk memperkuat peran kearifan lokal dalam pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.