Studi Resepsi Stuart Hall terhadap Tekanan Finansial Karakter Kaluna dalam Film Home Sweet Loan pada Generasi Milenial
Main Article Content
Abstract
Fenomena tekanan finansial pada generasi milenial menjadi salah satu isu yang banyak dialami pekerja saat ini, terutama dalam menghadapi tuntutan kebutuhan hidup dan kondisi ekonomi yang dinamis, seperti tingginya biaya hidup, keterbatasan pendapatan, serta meningkatnya beban pengeluaran sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi pekerja generasi milenial terhadap penggambaran tekanan finansial yang dialami tokoh Kaluna dalam film Home Sweet Loan. Penelitian ini menggunakan teori resepsi Stuart Hall dan pendekatan analisis resepsi audiens. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap lima informan yang merupakan pekerja generasi milenial. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan pemaknaan informan ke dalam tiga posisi, yaitu dominant-hegemonic, negotiated, dan oppositional reading. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pemaknaan terhadap penggambaran tekanan finansial dalam film Home Sweet Loan. Sebagian besar informan berada pada posisi dominant-hegemonic, sedangkan sebagian lainnya berada pada posisi negotiated dan oppositional pada beberapa adegan tertentu. Perbedaan pemaknaan ini dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, kondisi sosial, serta latar belakang ekonomi masing-masing informan. Penelitian ini memperlihatkan bahwa audiens tidak menerima pesan media secara seragam, melainkan menafsirkannya berdasarkan pengalaman dan konteks sosial yang dimiliki.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks : Analisis Isi Film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI).” Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 1(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.462
Augusta, D., & Rahmadiva, L. A. (2025). Analisis Resepsi Penonton terhadap Keunikan Iklan Denny Sumargo dalam Media Sosial pada Generasi X. Prosiding Kolokium Riset Mahasiswa.
Ayun, N. Q., & Asriwandari, H. (2025). NoPemilihan Layanan Menonton Film Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik Universitas Riau Title. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11, 229–237. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11636
Febryanti, A. F., Ahmadi, A., Bungsu, A., & Keluarga, E. (2025). Keterpurukan Anak Bungsu pada Fim “ Home Sweet Loan ”: Psikologi Perkembangan Anak. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, (12), 171–180. https://doi.org/https://doi.org/10.36456/bastra.vol12.no1.a10303
Hall, S. (1980). Encoding / Decoding.
Husein, A. N. (2026). Inilah Sumber Penghasilan Publik RI 2025, Gen Z Masih Andalkan Orang Tua. Good Stats.
Lestari, D., Aladdin, Y. A., Wardana, R. D. W., & Samatan, N. (2025). Penerimaan Audiens atas Kontroversi Fim “Laura.” Komunikata57: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 6(1), 99–111. https://doi.org/https://doi.org/10.55122/kom57.v6i1.1712
Lestari, G. F., & Primadineska, R. W. (2021). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Turnover Intention dengan Dukungan Sosial Sebagai Variabel Pemoderasi pada Pekerja Milenial. Cakrawangsa Bisnis, 2(1), 11–20. https://doi.org/https://doi.org/10.35917/cb.v2i1.231
Manurung, A. M., & Wibowo, D. H. (2026). Gambaran Subjective Well-BeingPada Pria Generasi Sandwich. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12, 128–145. https://doi.org/https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12449
Nugraha, C., Astuti, I. F., & Kridalaksana, A. H. (2014). Movie organizer menggunakan teknik web scrapping. Jurnal Informatika Mulawarman, 9(3), 56–61.
Palupi, N. W. I., Ummah, S. R., & Larasati, P. (2025). Konsep dan Praktik Metode Kualitatif untuk Penelitian Sosial. Risoma : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/risoma.v3i4.860
Pamungkas, A. R., & Tutiasri, R. P. (2025). Representasi Resiliensi Generasi Sandwich dalam Film “ Home Sweet Loan .” JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8, 14245–14252. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10332
Pertiwi, M., Author, C., & Yusron, A. (2020). Analisis Resepsi Interpretasi Penonton terhadap Konflik Keluarga dalam Film “ Dua Garis Biru .” Jurnal Audiens, 1(1), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/ja.1101
Putra, Y. S. (2016). Theoritical Review : Teori Perbedaan Generasi. Among Makarti, (1952), 123–134.
Qotimah, E. (2026). Resepsi Penonton Generasi Z Terhadap Fim “Home Sweet Loan.”
Raihan, M., Shabbah, A., Ramadani, S., Nabila, H. R., Putra, P., & Faizal, A. R. (2025). Representasi Keuangan Pribadi dalam Film Home Sweet Loan (Analisis Semiotika Roland Barthes). Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 8(6). https://doi.org/https://doi.org/10.9963/z3065p70
Septiana, D. A., & Apriliani, R. (2025). Analisis Resepsi Khalayak terhadap Pola Asuh Anak dalam Konten TikTok @ rensia _ sanvira. Mukasi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(3), 1108–1123. https://doi.org/10.54259/mukasi.v4i3.5435
Siregar, L. M., & Prihatin, S. D. (2025). Analisis Teori Resepsi Tentang Fim Pendek Lorong Buku. Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 9, 158–174. https://doi.org/https://journal2.um.ac.id/index.php/bibliotika
Turner, G. (2006). Film as social practice.
Ulandari, W. R., & Ismail. (2025). Analisis paradigma positivisme , kritis, konstruktivisme serta penerapannya dalam ekonomi islam. Jurnal Iqtishaduna: Economic Doctrine, 10(2), 20–24.
Wijaya, D., & Anastasia, N. (2020). Pertimbangan Generasi Milenial pada Kepemilikan Rumah dan Kendala Finansial. Jurnal Manajemen Aset Dan Penilaian, 1(2), 11–20. https://doi.org/10.56960/jmap