Pergulatan Batin dalam Mengelola Diri: Studi Kualitatif pada Individu dengan Pola Disorganized

Main Article Content

Abdul Hadi Hidayatullah
Sri Nurhayati Selian

Abstract

Penelitian ini menggali secara mendalam pergulatan batin individu dengan pola disorganized attachment dalam mengelola diri, sebuah pola yang ditandai oleh kontradiksi perilaku terhadap figur lekat, seringkali berakar dari pengalaman traumatis masa lalu. Akibatnya, individu ini mengalami kesulitan dalam regulasi emosi, pembentukan hubungan interpersonal yang stabil, dan memiliki citra diri negatif. Dengan pendekatan kualitatif dan desain deskriptif, penelitian ini melibatkan empat partisipan yang dipilih melalui purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi kompleksitas pengelolaan diri yang dipicu oleh perasaan bingung dan takut dalam hubungan interpersonal (ditandai ambivalensi, fear of abandonment, ketidakpercayaan, tampilan diri tidak autentik, dan kesulitan menetapkan batasan), beragam strategi mengelola emosi (adaptif dan maladaptif, serta kesulitan regulasi emosi), dan faktor pemicu konflik batin dari pengalaman masa lalu (perundungan, kekerasan, pola asuh otoriter, lingkungan sosial negatif, dan kehilangan figur emosional). Temuan ini menegaskan tantangan signifikan dalam pengelolaan diri pada individu dengan disorganized attachment dan menekankan pentingnya intervensi yang berfokus pada kesadaran diri, keterampilan relasional, dan pemrosesan trauma.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hidayatullah, A. H., & Selian, S. N. (2026). Pergulatan Batin dalam Mengelola Diri: Studi Kualitatif pada Individu dengan Pola Disorganized. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(5), 58–67. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i5.17305
Section
Articles

References

Arrazaq, Z., & Selian, S. N. (2026). Gambaran Stres Pada Remaja Yang Mengalami Kecanduan Judi Online. Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(3), 281–290. https://jurnalistiqomah.org/index.php/arima/article/view/6770

Balqis, P., & Selian, S. N. (2025). Pengalaman Remaja dari Keluarga Broken Home dalam Menghadapi Trauma Masa Kecil. Observasi Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(4), 222–231. https://journal.arikesi.or.id/index.php/Obsesrvasi/article/view/1895

Bowlby, R. (2007). Babies and toddlers in non-parental daycare can avoid stress and anxiety if they develop a lasting secondary attachment bond with one carer who is consistently accessible to them. Attachment & Human Development, 9(4), 307– 319.

Dwitami, P. R., & Selian, S. N. (2025). Makna Dukungan Sosial Bagi Mahasiswa Yang Mengalami Masalah Kesehatan Mental. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 4164–4179. https://indojurnal.com/index.php/jejakdigital/article/view/1197

Fauzi, F., Fitriani, A. S., Sanggerti, A., Rahmawati, F. I., & Poeni, M. A. I. (2024). Gambaran regulasi emosi pada mahasiswa dengan banyak peran. Jurnal Riset Psikologi, 7(1), 19–27. https://www.researchgate.net/publication/383560667_Gambaran_Regulasi_Emosi_pada_Mahasiswa_dengan_Banyak_Peran

Fauzi, N. C., & Selian, S. N. (2025). Regulasi Emosi pada Individu Dewasa Awal yang Mengalami Quarter-Life Crisis. Regulasi Emosi Pada Individu Dewasa Awal Yang Mengalami Quarter-Life CrisisRegulasi Emosi Pada Individu Dewasa Awal Yang Mengalami Quarter-Life Crisis, 2(1), 9–21. https://www.researchgate.net/publication/391167222_Dinamika_Quarter_Life_Crisis_pada_Masa_Dewasa_Awal

Ginalska, K., & Cichopek, A. (2024). Exploring Links Between Attachment and Mental Health. Kwartalnik Naukowy Fides et Ratio, 59(3), 73–83. https://fidesetratio.com.pl/ojs/index.php/FetR/article/view/1299

Hikmah, N., & Selian, S. (2025). Dampak Fatherless Pada Emosi Anak Remaja. Wacana Psikokultural, 3(1), 53–62. https://ejournal.uksw.edu/jwp/article/view/18484

Huwaidi, M. T., & Selian, S. N. (2026). Strategi Guru Dalam Mendukung Regulasi Emosi Anak Dengan Autism Spectrum Disorder. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa Dan Akademisi, 2(1), 1–25. https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/intelektual/article/view/663

Khalefa, E. Y., & Selian, S. N. (2021). Non-random sample strategy in qualitative art-related studies. IJCAS (International Journal of Creative and Arts Studies), 8(1), 35–4. https://doi.org/https://doi.org/10.24821/ijcas.v8i1.5184

Marisalia, M. (2024). Sulit mengungkapkan emosi: kecerdasan emosi dan attachment style dengan kecenderungan alexithymia pada generasi Z (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG). Jurnal Psikologi Prima, 7(1), 2598–8026. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4241769

Nurlina, & Selian, S. N. (2025). Gambaran regulasi emosi pada mahasiswa yang mengalami kecemasan sosial. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora (JISoH), 1(4), 2082–2089. http://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/1753

Prastiwi, N. R. S., Farsha, B. N., Lesana, J. B., Safwa, M. A., & Permata, A. A. C. (2025). Komunikasi Interpersonal antara Orang Tua dan Anak dalam Film Susah Sinyal: Analisis Dinamika Emosional dan Peran Konteks Budaya. Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 3(2), 249–259. https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/view/1865

Putra, A. F., & Selian, S. N. (2026). Peran Budaya Organisasi Terhadap Kesehatan Mental pada Mahasiswa. . . Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(1), 847–862. https://ojs.indopublishing.or.id/index.php/sujud/article/view/654

Racsanjani, A., & Selian, S. N. (2026). Pengalaman Mahasiswa dalam Menghadapi Stres Akademik dan Dampaknya terhadap Kualitas Tidur. Sujud: Jurnal Agama, Sosial Dan Budaya, 2(1), 829–837. https://ojs.indopublishing.or.id/index.php/sujud/article/view/645

Rahma, L., & Selian, S. N. (2025). Persepsi Mahasiswa Perempuan Terhadap Stres Dan Breakout Pada Masa Penyusunan Skripsi. Indonesian Journal On Education (Ijoed), 2(3), 250–257. https://ijoed.org/index.php/ijoed/article/view/262

Selian, S. N., Hasmalawati, N., Ramadhini, S., & Luthfia, F. (2025). Analisis kelekatan orangtua dan gangguan perilaku anak: studi kasus anak tunalaras. Counsellia. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 15(2), 151–166. https://www.researchgate.net/profile/Sri-Selian/publication/400089768_Analisis_kelekatan_orangtua_dan_gangguan_perilaku_anak_studi_kasus_anak_tunalaras/links/69786dbf50dd5a3eeea2f7b3/Analisis-kelekatan-orangtua-dan-gangguan-perilaku-anak-studi-kasus-anak-tunalaras.pdf

Talia, A., Taubner, S., Miller-Bottome, M., Muurholm, S. D., Winther, A., Frandsen, F. W., ... & Duschinsky, R. (2022). (2022). The In-Session Discourse of Unresolved/Disorganized Psychotherapy Patients: An Exploratory Study of an Attachment Classification. Frontiers in Psychology, 1(3), 985685. https://www.frontiersin.org/journals/psychology/articles/10.3389/fpsyg.2022.985685/full

Utami, J. T., & Selian, S. N. (2025). Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Adaptasi Kultural Mahasiswa Perantau. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(4), 1449-1460. https://indojurnal.com/index.php/jisoh/article/view/1212