Mengungkap Peran Budaya Organisasi dalam Membentuk Kepuasan Kerja Pegawai di Kecamatan Bonggakaradeng
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran budaya organisasi dalam membentuk kepuasan kerja pegawai di Kecamatan Bonggakaradeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menguji hubungan budaya organisasi dan kepuasan kerja pegawai. Data yang digunakan adalah data primer melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden dan diolah dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Organisasi berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja. Budaya organisasi yang baik dapat memperkuat hubungan antar individu. Budaya organisasi tercermindidasarkan pada nilai-nilai kolaborasi dan saling mendukung, karyawan cenderung merasa lebih dihormati dan diakui oleh rekan kerja mereka. Rasa saling percaya yang terbangun.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amelia, R. (2012). Pengaruh budaya organisasi dan stres kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Jurnal Ekonomi, 1(1).
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.
Deal, T. E., & Kennedy, A. A. (1982). Organizational culture: The rites and rituals of organizational life. Addison-Wesley.
Denison, D. R. (1990). Corporate culture and organizational effectiveness. New York, NY: John Wiley & Sons.
Fernanda, M., & Frinaldi, A. (2023). Inovasi budaya organisasi dalam menciptakan perilaku inovatif pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Mandailing Natal. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 7(2), 855–865. https://doi.org/10.36312/jisip.v7i2.4693
Habudin, H. (2020). Budaya organisasi. Jurnal Literasi Pendidikan Nusantara, 1(1), 23–32.
Hamsal, H. (2021). Pengaruh gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai Universitas Islam Riau. INVEST: Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi, 2(1), 15–29. https://doi.org/10.55583/invest.v2i1.113
Harahap, F. A., & Nasution, A. E. (2023). Studi kinerja karyawan: Budaya organisasi dan stres kerja melalui kepuasan kerja pada PT Perkebunan Nusantara II (Persero) Medan. Jesya: Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah, 6(2), 2317–2330. https://doi.org/10.36778/jesya.v6i2.1187
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Herianto, S. (2021). Pengaruh motivasi kerja, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja serta implikasinya pada kinerja pegawai. Jurnal Kebangsaan, 10(19), 1–11.
Usman, H. (2010). Manajemen: Teori, praktik, dan riset pendidikan (3rd ed.). Jakarta: Bumi Aksara.
Ihwanti, R., & Gunawan, C. (2021). Literature review: Pengaruh kepuasan kerja dan stres kerja terhadap turnover intention pada karyawan. Jurnal Pijar, 1(2), 51–59.
Kair, A. F., Magito, M., Perkasa, D. H., Wahdiniawati, S. A., & Febrian, W. D. (2023). Pengaruh kecerdasan emosional, kompetensi, dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja. Jurnal Price: Ekonomi dan Akuntansi, 2(1), 47–59. https://doi.org/10.55606/price.v2i1.256
Kristianto, Y. H. J., & Saragih, S. (2022). Pengaruh budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja pegawai. REMik: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 6(4), 934–942. https://doi.org/10.33395/remik.v6i4.11861
Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munir, M. (2023). Hubungan antara keadilan organisasi, profesionalisme, dan kepuasan kerja karyawan. Jurnal Baruna Horizon, 6(1), 39–48. https://doi.org/10.52310/jbh.v6i1.89
Prayudi, A. (2021). Kepuasan kerja dan motivasi kerja pengaruhnya terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, 4(2), 75–84. https://doi.org/10.46880/methodonomix.v4i2.710
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education Limited.
Sedarmayanti. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Refika Aditama.
Septiana, S., Wicaksono, R. N., Saputri, A. W., Fawwazillah, N. A., & Anshori, M. I. (2023). Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia untuk masa mendatang. Student Research Journal, 1(5), 446–466. https://doi.org/10.55606/srj.v1i5.1849
Sugiono, E., & Tobing, G. I. L. (2021). Analisis pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi, dan komunikasi terhadap kepuasan kerja serta dampaknya terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis, 4(2), 389–400. https://doi.org/10.36407/jmsab.v4i2.380
Sutrisno, E. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.
Taurisa, C. M., & Ratnawati, I. (2012). Analisis pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasional dalam meningkatkan kinerja karyawan. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), 19(2), 170–187.
Tonnisen, U. K., & Ie, M. (2020). Pengaruh kompensasi dan resiliensi terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 4(1), 156–163. https://doi.org/10.24912/jmieb.v4i1.7356
Wijaya, S. (2022). Peran budaya organisasi dalam meningkatkan retensi karyawan. Jurnal Bina Manajemen, 11(1), 199–213. https://doi.org/10.52859/jbm.v11i1.170
Wirawan. (2008). Budaya dan iklim organisasi: Teori, aplikasi, dan penelitian. Jakarta: Salemba Empat.
Wexley, K. N., & Yukl, G. A. (2013). Perilaku organisasi dan psikologi perusahaan. Jakarta: Rineka Cipta.