Evaluasi Implementasi Standar Penilaian Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Sleman

Main Article Content

Nanik Dwi Setya Wati
Nabila Salsabil
Firre An Suprapto
Indah Prabawati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Standar Penilaian berdasarkan Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 serta menganalisis implikasinya terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sleman. Fokus penelitian diarahkan pada kesesuaian antara prinsip-prinsip penilaian dalam regulasi, seperti autentik, objektif, transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan, dengan praktik penilaian yang berlangsung di satuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari regulasi pemerintah, laporan resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, dokumen implementasi Kurikulum Merdeka, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan content analysis dengan mengkaji faktor komunikasi kebijakan, sumber daya, disposisi implementor, dan struktur birokrasi berdasarkan teori implementasi kebijakan George Edward III serta Van Meter dan Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi standar penilaian di Kabupaten Sleman telah berjalan secara bertahap menuju asesmen yang lebih autentik melalui penilaian proyek, portofolio, dan asesmen formatif. Namun, masih terdapat policy gap antara tuntutan kebijakan dan praktik di lapangan, ditandai dengan dominasi penilaian tradisional, keterbatasan pemahaman guru, ketimpangan fasilitas antarsekolah, serta belum optimalnya supervisi akademik. Meskipun demikian, penerapan standar penilaian memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada capaian literasi dan numerasi peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan memerlukan penguatan kompetensi guru, pemerataan sumber daya, penyusunan pedoman teknis yang lebih operasional, serta monitoring berkelanjutan agar tujuan penilaian yang objektif dan akuntabel dapat tercapai secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wati, N. D. S., Salsabil, N., Suprapto, F. A., & Prabawati, I. (2026). Evaluasi Implementasi Standar Penilaian Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Sleman. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(5), 87–94. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i5.17395
Section
Articles

References

Arifin, Z. (2018). Supervisi akademik dalam peningkatan mutu pembelajaran. Jurnal Administrasi Pendidikan, 25(2), 145–158. https://doi.org/10.17509/jap.v25i2.12480

Darling-Hammond, L. (2018). Performance assessment and authentic learning. Stanford Center for Opportunity Policy in Education. https://edpolicy.stanford.edu

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman. (2023). Laporan capaian literasi dan numerasi Kabupaten Sleman 2023. https://disdik.slemankab.go.id

Ismail, F. (2020). Pengaruh kesiapan guru terhadap implementasi penilaian pada kurikulum baru. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(1), 55–68. https://doi.org/10.21009/jep.011.05

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan. https://jdih.kemdikbud.go.id

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/224425/permendikbudriset-no-21-tahun-2022

Peraturan.go.id. (2022). Permendikbudristek No. 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan. https://peraturan.go.id/id/permendikbudristek-no-21-tahun-2022

Putra, A. R. (2021). Implementasi asesmen autentik dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 203–214. http://dx.doi.org/10.22236/jip.v8i3.6432

Sari, M. P. (2020). Tantangan guru dalam menerapkan penilaian autentik pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 112–123. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.14567

Utami, R. (2021). Pemahaman guru terhadap asesmen formatif pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Penilaian Pendidikan Indonesia, 4(1), 44–57. https://doi.org/10.23887/jppi.v4i1.31009

Wibowo, T. (2021). Analisis implementasi kebijakan penilaian pendidikan di Indonesia. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Pendidikan, 9(2), 87–99. https://doi.org/10.31851/jkmp.v9i2.52177

Wulandari, S. (2022). Kesenjangan infrastruktur digital dalam pelaksanaan asesmen di sekolah. Jurnal Teknologi Pendidikan Nusantara, 10(1), 33–46. https://doi.org/10.33369/jtpn.v10i1.18725