Adaptasi Mahasiswa Ditinjau dari Kecerdasan Emosi pada Mahasiswa Baru Psikologi UST Angkatan 2025

Main Article Content

Dominika Hanna Amsikan
Hartosujono
Jatu Anggraeni

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecerdasan emosi dan kemampuan adaptasi pada mahasiswa baru Program Studi Psikologi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan seluruh mahasiswa angkatan 2025 sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui skala kecerdasan emosi dan skala adaptasi yang dikembangkan berdasarkan kerangka teori Goleman dan Schneiders, kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosi memiliki hubungan positif yang kuat dengan kemampuan adaptasi mahasiswa. Mahasiswa yang mampu mengenali, mengelola, dan mengendalikan emosinya cenderung lebih mudah menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik, lingkungan sosial, serta dinamika kehidupan di perguruan tinggi. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa kecerdasan emosi memberikan kontribusi yang substansial terhadap kemampuan adaptasi, meskipun faktor-faktor lain di luar penelitian juga berperan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosi sebagai bagian dari strategi untuk mendukung keberhasilan proses transisi dan penyesuaian mahasiswa pada tahun pertama perkuliahan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Amsikan, D. H., Hartosujono, H., & Anggraeni, J. (2026). Adaptasi Mahasiswa Ditinjau dari Kecerdasan Emosi pada Mahasiswa Baru Psikologi UST Angkatan 2025. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(4), 1792–1800. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i4.17607
Section
Articles

References

Agestia, E., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Adaptasi mahasiswa dalam mengatasi culture shock dalam perkuliahan. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 253–264. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i4.180

Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Astrina, C., & Rinaldi. (2024). Hubungan kecerdasan emosi dengan penyesuaian diri mahasiswa baru. Jurnal Psikologi, 10(1), 12–21. https://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/psi/article/view/7817

Azpiazu, L., Ramos Díaz, E., Axpe, I., & Revuelta, L. (2025). Social support, self concept and resilience as protectors against school maladjustment during adolescence. School Mental Health, 17(2), 435–448. https://doi.org/10.1007/s12310-024-09736-9

Azwar, S. (2019). Reliabilitas dan validitas (Edisi ke-4). Pustaka Pelajar.

Chandra, R., & Sinha, D. (2021). Popular culture and the making of soft power in South Asia. South Asian Journal of Global Studies, 5(1), 25–40.

Drigas, A., & Papoutsi, C. (2021). Nine Layer Pyramid Model of Emotional Intelligence. International Journal of Online and Biomedical Engineering, 17(3), 4–21. https://doi.org/10.3991/ijoe.v17i03.18667

Enquist, M., Ghirlanda, S., Hattiangadi, A., Lind, J., & Gredebäck, G. (2024). A joint future for cultural evolution and developmental psychology. Developmental Review, 73, 101147. https://doi.org/10.1016/j.dr.2024.101147

Gökçen, N., & Arslan, G. (2022). Emotional intelligence, resilience, and mental health during the COVID-19 pandemic. Frontiers in Psychology, 13, 955419. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.955419

Goleman, D. (1998). Working with emotional intelligence. Bantam Books.

Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence. Gramedia.

Grinde, B. (2024). The evolution of human social behavior. Encyclopedia, 4(1), 430–443. https://doi.org/10.3390/encyclopedia4010029

Hartosujono, H., Wardani, D. K., Sukmarani, S., Amsikan, D. H., & Intana, E. (2025). Adaptasi mahasiswa ditinjau dari kecerdasan emosi dan kontrol diri BT - Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. 3(1), 39–48.

Li, C.-H., Huang, Y.-X., Duan, Y., Liu, G.-P., Ai, Z.-W., Ai, Z.-F., Li, J., & Li, S.-X. (2025). Morinda citrifolia L. (noni) and its potential in the management of systemic metabolic disorder (SMD). Food and Function. https://doi.org/10.1039/d5fo03892h

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Patria, N. N. (2021). Hubungan antara kecerdasan emosi dan kemampuan adaptasi mahasiswa perantau Minangkabau. UIN Maulana Malik Ibrahim.

Rahmadani, A., & Rahmawati, Y. R. (2020). Adaptasi akademik, sosial, personal, dan institusional. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 8(3), 158–166.

Saalino, U., Razak, A., & Nurdin, M. N. H. (2025). Sense of community dan penyesuaian diri mahasiswa baru. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 13(2), 155–163. https://doi.org/10.26740/jptt.v13n2.p155-163

Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.

Sasongko, S. N. A., & Hastuti, R. (2025). College adjustment mahasiswa pada hybrid learning. PAEDAGOGY, 4(4). https://doi.org/10.51878/paedagogy.v4i4.4174

Schneiders, A. A. (1964). Personal adjustment and mental health. Holt, Rinehart and Winston.

Silfia, V. D., & Wilantika, R. (2023). Kecerdasan emosi dan penyesuaian diri mahasiswa baru. Jurnal Psikologi, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i1.1954

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Vohs, K. D., & Baumeister, R. F. (2018). Handbook of self-regulation: Research, theory, and applications (3rd (ed.)).