Peran Media Sosial dalam Mendorong Perilaku Prososial Generasi Z: Studi Deskriptif pada Pengguna Media Sosial Labuan Bajo
Main Article Content
Abstract
Studi ini mendeskripsikan pola penggunaan media sosial dan aktivitas prososial digital yang dilaporkan oleh pengguna media sosial dari Generasi Z di Labuan Bajo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif cross-sectional dengan 80 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang mencakup pertanyaan mengenai penggunaan media sosial, delapan pernyataan berskala Likert lima poin, dan pertanyaan terbuka. Studi ini mengkaji pola penggunaan media sosial, nilai-nilai prososial pribadi, kesadaran sosial digital, aktivitas prososial digital yang dilaporkan, serta bentuk-bentuk interaksi sosial. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial merupakan bagian rutin dari kehidupan sehari-hari responden, dengan 41% melaporkan durasi penggunaan 3–4 jam per hari. WhatsApp, Instagram, dan TikTok adalah platform yang paling sering dilaporkan. Tanggapan terhadap pernyataan berskala Likert menunjukkan tingkat persetujuan yang relatif tinggi terhadap nilai-nilai prososial pribadi dan kesadaran sosial digital, khususnya terkait pentingnya berbagi informasi yang bermanfaat dan memandang media sosial sebagai sarana untuk mendukung perubahan sosial. Sebaliknya, partisipasi dalam kampanye sosial daring yang formal, seperti penggalangan dana dan petisi, dilaporkan lebih jarang dilakukan. Tanggapan terbuka lebih lanjut menunjukkan bahwa aktivitas prososial terutama diwujudkan melalui interaksi digital sehari-hari, termasuk berbagi informasi yang bermanfaat, mendukung teman dan bisnis lokal, menyebarluaskan informasi lowongan kerja dan informasi sosial, membagikan ulang (repost) konten penting, serta memberikan semangat atau dukungan emosional melalui komentar dan pesan langsung (direct messages). Responden juga menyebutkan konten sosial dan lingkungan—termasuk informasi mengenai bencana, donor darah, dan isu-isu komunitas lokal—sebagai konteks yang dapat memicu kepedulian dan mendorong mereka untuk mempertimbangkan membantu orang lain. Secara keseluruhan, temuan ini memberikan gambaran kontekstual mengenai bagaimana responden Generasi Z di Labuan Bajo terlibat dalam aktivitas prososial dan interaksi sosial sehari-hari melalui media sosial, di mana partisipasi lebih sering diwujudkan melalui tindakan yang berbiaya rendah, bersifat interpersonal, dan berorientasi pada komunitas dibandingkan melalui aktivisme digital formal. Mengingat penggunaan desain deskriptif cross-sectional, teknik convenience sampling, data yang dilaporkan sendiri (self-reported), serta indikator yang belum divalidasi, temuan ini sebaiknya ditafsirkan sebagai gambaran mengenai responden yang berpartisipasi dan tidak untuk digeneralisasikan pada populasi Generasi Z yang lebih luas ataupun ditafsirkan sebagai bukti adanya hubungan sebab-akibat antara media sosial dan perilaku prososial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arfian, Sari, A. A., Fatihamah, Silviyana, R., & Paramasasta, R. (2024). The Role of Social Media in Shaping Adolescent Prosocial Behavior. Linguanusa: Sosial Humanities, Education and Linguistic, 2(1), 17-22. https://doi.org/10.63605/ln.v2i1.40
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Ciptosari, F., Siagian, R. A., & Iswanto, A. I. (2025). Local Creator Lab: Membangun Generasi Kreatif dan Berdaya di Era Digital Gen-Z Labuan Bajo. ABDIMASKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 1198-1206. https://doi.org/10.62411/ja.v8i3.3006
Gandana, I., & Oktaviandy, R. (2021). Social Media use among Indonesia's Generation Z: A Case of University Students in Bandung, West Java. Komunitas International Journal of Indonesian Society and Culture, 13(2), 168-178. DOI:10.15294/komunitas.v13i2.28856
Glenn, C. L. (2015). Activism or "Slacktivism?": Digital Media and Organizing for Social Change. Communication Teacher, 29(2), 81-85. https://doi.org/10.1080/17404622.2014.1003310
Haura, S. B., & Nawangsih, E. (2026). Pengaruh Perilaku Prososial di TikTok Terhadap Tingkat Empati dalam Ruang Digital. Bandung Conference Series Psychology Science, 6(1), 739-748. DOI:10.29313/bcsps.v6i1.23182
Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. K. (2015). Likert Scale: Explored and Explained. British Journal of Applied Science & Technology, 7(4), 396-403. DOI:10.9734/BJAST/2015/14975
Judijanto, L., Tjahyafi, I., Sastraatmadja, A. H., Maqfirah, P. A., & Astafi, R. (2024). Hubungan Antara Media Sosial dan Perilaku Altruistik pada Generasi Z. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 2(4), 301-309. https://doi.org/10.58812/jpkws.v2i04.1817
Laksana, N. Y., & Fadhilah, A. (2021). Computer-mediated communication and interpersonal communication in social media Twitter among adolescents. Journal of Social Studies, 17(1), 65-78. https://doi.org/10.21831/jss.v17i1.39015
Lee, Y.-H., & Hsieh, G. (2013). Does slacktivism hurt acitivism?: The effects of moral balancing and consisteny in online activism. Proceedings of the SIGCHI Conference on Human Factors in Computing Systems. DOI:10.1145/2470654.2470770
Li, W., Ai, P., Guo, T. Y., & Zhang, L. (2025). Navigating the digital landscape: Exploring the relationship between social media affordances and Chinese Generation Z's online prosocial and antisocial behaviors. Cyberphyschology: Journal of Psychosocial Research on Cyberspace, 19(4), Article 4. https://doi.org/10.5817/CP2025-4-4
Malizall, Z. Z., & Rizqi, P. U. (2024). Meaningful Connections in Crisis: Exploring Motivational and Emotional Predictors of Online Prosocial Behavior Among Indonesian Youth. Psychosocia: Journal of Applied Psychology and Social Psychology, 2(4), 224-235. https://doi.org/10.61978/psychosocia.v2i4.814
Mishra, P., Pandey, C., Singh, U., Gupta, A., Sahu, C., & Keshri, A. (2019). Descriptive statistics and normality tests for statistical data. Ann Card Anaesth, 22(1), 67-72. DOI:10.4103/aca.ACA_157_18
Nick, E. A., Cole, D. A., Cho, S.-J., Smith, D. K., Carter, T. G., & Zelkowitz, R. L. (2018). The Online Social Support Scale: Measure development and validation. Psychological Assessment, 30(9), 1127–1143. https://doi.org/10.1037/pas0000558
O'Cathain, A., & Thomas, K. (2004). "Any other comments?" Open questions on questionnaires - A bane or a bonus to research? BMC Medical Research Methodology, 4(1), 25. DOI:10.1186/1471-2288-4-25
Sari, Y., Suyato, Mulyono, B., & Murdiono, M. (2025). Generation Z Instagram Activism: Between Slacktivism and Online Civic Engagement in Indonesia's Democracy. Journal of Governance and Local Politics, 7(2), 275-286. https://doi.org/10.47650/jglp.v7i2.2307
Savio, A. H., Ciptosari, F., Siagian, R. A., Saputri, L. G., Iswanto, A. I., Wadhi, Y. P., & Halim, T. (2026). Pemberdayaan Pemuda Labuan Bajo melalui Pelatihan Food Vlogger untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Promosi Kuliner Lokal. Jurnal Pengabdi Negeri, 2(1), 31-36. https://doi.org/10.63604/xgc4sb73
Setia, M. S. (2016). Methodology series module 3: Cross-sectional studies. Indian Journal of Dermatology, 61(3), 261. DOI:10.4103/0019-5154.182410
Stehr, P. (2023). The benefits of supporting others online - How online communication shapes the provision of support and its relationship with wellbeing. Computer in Human Behavior, 140, 107568. https://doi.org/10.1016/j.chb.2022.107568.
Stratton, S. J. (2021). Population Research: Convenience Sampling Strategies. Prehospital and Disaster Medicine, 36(4), 373-374. doi:10.1017/S1049023X21000649
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahid, R., & Gunarto, M. (2021). Factors Driving Social Media Engagement on Instagram: Evidence from an Emerging Market. Journal of Global Marketing, 35(2), 169-191. DOI:10.1080/08911762.2021.1956665
Wang, Y., Ran, G., Zhang, Q., & Zhang, Q. (2024). The association between social support and prosocial behavior: A three-level meta-analysis. PsyCh Journal, 13(6), 1026-1043. DOI:10.1002/pchj.792