Dari Siobak ke Sioke: Inovasi Kuliner Akulturasi Tionghoa-Bali dalam Dinamika Sosial dan Digital Masyarakat Singaraja

Main Article Content

Putu Cindy Anggita Pradnyani
I Gede Andi Legawa

Abstract

Siobak merupakan kuliner khas Singaraja yang lahir melalui proses akulturasi budaya Tionghoa dan Bali serta berkembang menjadi bagian dari identitas kuliner masyarakat. Seiring perubahan sosial, perkembangan Siobak tidak hanya ditandai dengan meluasnya usaha dan pemanfaatan media digital, tetapi juga dengan hadirnya Sioke sebagai bentuk inovasi kuliner yang menanggapi keberagaman kebutuhan konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan Siobak sebagai identitas kuliner masyarakat Singaraja serta mengkaji kemunculan Sioke sebagai bentuk inovasi kuliner dalam menanggapi perubahan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif antropologi interpretatif Clifford Geertz. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi dengan melibatkan pelaku usaha kuliner serta akademisi yang memiliki kompetensi di bidang budaya kuliner. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Siobak berlangsung melalui pewarisan usaha antargenerasi, perluasan jaringan usaha, dan pemanfaatan media digital yang memperkuat eksistensinya sebagai ikon kuliner Singaraja. Di sisi lain, popularitas tersebut juga menghadirkan tantangan berupa penggunaan nama "Khelok" oleh pihak yang tidak memiliki hubungan genealogis dengan keluarga pendiri. Selain itu, kemunculan Sioke menunjukkan bahwa inovasi kuliner mampu mempertahankan identitas Siobak melalui penggunaan bumbu khas, teknik pengolahan, dan pola penyajian yang tetap terjaga meskipun menggunakan bahan baku ayam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keinginan Siobak sebagai identitas kuliner masyarakat Singaraja ditentukan oleh kemampuan mempertahankan nilai budaya sekaligus beradaptasi dengan perubahan sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Anggita Pradnyani, P. C., & I Gede Andi Legawa. (2026). Dari Siobak ke Sioke: Inovasi Kuliner Akulturasi Tionghoa-Bali dalam Dinamika Sosial dan Digital Masyarakat Singaraja. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(5), 245–257. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i5.19990
Section
Articles