Desain Busana Tari Turak di Sanggar Studio Linggau Kota Lubuk Linggau

Main Article Content

Suci Anita Rahman
Nugroho N.A.D
Auzy Madona Adoma

Abstract

Desain Busana merupakan rancangan atau merancang suatu desain busana dari berbagai ide yang terangkum menjadi konsep ide, kemudian divisualisasikan dengan menggunakan unsur-unsur desain. Desain busana Tari Turak terbuat dari bahan bludru warna merah dan berpayet keemasan, kain songket yang berwarna merah, Warna yang dominan dalam desain Tari Tuak adalah warna-warna cerah dan mencolok seperti merah muda, kuning, biru, dan hijau. Desain busana Tari Turak umumnya memiliki siluet potongan yang lebar dan longgar berbentuk kurung.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian ini adalah Desain Busana Tari Turak Di Sanggar Studio Lingga Kota Lubuklinggau. Subjek penelitian adalah pihak Sanggar Studio Lingga Kota Lubuklinggau, Pemilik Sanggar, Ketua Sanggar, dan anggota Sanggar. Cara pengumpulan data dilakukan dengan : (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Triangulasi dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan triangulangsi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desain Busana Tari Turak adalah sebagai berikut : (1) Desain Busana Tari Turak itu terbuat dari bahan bludru berwarna merah dan berpayet keemasan dan kain songket yang berwarna merah (2) Fungsi tari Turak di Kota Lubuklinggau sebagai sarana pendidikan, sarana hiburan, atau pertunjukan, sarana pergaulan (3) Desain busana tari Turak terdiri dari Baju Kurung, Songket dan aksesoris.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Suci Anita Rahman, Nugroho N.A.D, & Auzy Madona Adoma. (2024). Desain Busana Tari Turak di Sanggar Studio Linggau Kota Lubuk Linggau. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(4), 2318–2324. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i4.4225
Section
Articles

References

Arikunto. (2013). Metode Penelitian.

Djelantik, A. M. (1999). Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia. Bandung .

Dyah. (2007). 232.

Elma Warni, R. E. (2023). Pembelajaran Tari pucuk pisang Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pada Kelas VII Di SMP Negeri 2 Palembang. JURNAL DUNIA PENDIDIKAN , 211.

Endraswara, S. (2011). Metode Pembelajaran Drama. Apresiasi, Ekspresi, dan Pengkajian. Yogyakarta , 103.

Enny Nurhoiriya, R. E. (2022). BENTUK PENYAJIAN MUSIK IRINGAN TARI PASAMBAHAN DI SANGGAR CARANO LEMABANG PALEMBANG. JURNAL SENI DESAIN DAN BUDAYA, 105.

Fitriani, S. (2018). Jurnal Pendidikan Seni dan Budaya. Analisi Bentuk Gerak Tari Turak di Sanggar Studio Lingga Kota Lubuklinggau.

Fitriyani, S. (2018). ANALISIS BENTUK GERAK TARI TURAK DI SANGGAR STUDIO LINGGA KOTA LUBUKLINGGAU. JURNAL PENDIDIKAN SENI DAN SENI BUDAYA.

Grave. (1982). VISUALISASI KARAKTER DALAM DESAIN KOSTUM TARI. PTBB, FT UNY.

Hera, T. (2013). PENGETAHUAN DASAR TATA RIAS Cara Pintar Merias Wajah . Rumah Budaya Dulk Muluk Bangsawan .

Hera, T. (2018). ASPEK-ASPEK PENCIPTAAN TARI DALAM PENDIDIKAN. jurnal.univpgri-palembang.

Kamil. (1986). VISUALISASI KARAKTER DALAM DESAIAN KOSTUM TARI. PTBB, FT UNY, 179.

Meleong, L. (2011). PT Reamaja Rosdakarya. Metodelogi Penelitian kualitatif Edisi Revisi.

Rully Rochayati, E. E. (2016). MENUJU KELAS KOREOGRAFI . Palembang : Komunitas Lumbung Kreatif.

Sabatari, W. (2010). solo. VISUALISASI KARAKTER DALAM DESAIN KOSTUM TARI.

Sugiyono. (2014).

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kualitatif, Kualitatif dan R&D .

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kualitatif, kualitatif dan R&D .

Sujarweni, W. (2020). Metodologi Penelitian. jurnal repository.radenfatah.