Representasi Budaya Patriarki Karo Dalam Organisasi Muda-Mudi Sirulo Bali di Kelurahan Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan

Main Article Content

Simon Peres Tarigan
Ida Ayu Alit Laksmiwati
Ida Bagus Oka Wedasantara

Abstract

Muda-Mudi Sirulo Bali adalah organisasi paguyuban etnis Karo yang ada di Bali. Organisasi ini merupakan organisasi yang membawa nilai-nilai budaya etnis Karo itu sendiri, salah satunya adalah budaya dan nilai-nilai patriarki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk budaya patriarki dalam organisasi ini. Fenomena budaya patriarki yang dalam organisasi ini dikaji menggunakan teori representasi Stuart Hall dan teori peran Soerjono Soekanto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulkan data menggunakan observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam
organisasi Muda-Mudi Sirulo Bali terdapat budaya patriarki dengan bentuk-bentuk seperti dominasi laki-laki laki dalam kepemimpinan, dominasi laki-laki dalam pegambilan keputusan, streotipe terhadap perempuan dan stigma negatif terhadap perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tarigan, S. P., Laksmiwati, I. A. A., & Wedasantara, I. B. O. (2024). Representasi Budaya Patriarki Karo Dalam Organisasi Muda-Mudi Sirulo Bali di Kelurahan Jimbaran Kecamatan Kuta Selatan. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 2748–2752. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i5.4340
Section
Articles

References

Bahlieda, R. (2015). Chapter 1: The Legacy of Patriarchy. Counterpoints, 488, 15-67.

Bangun, P. (1981). Pelapisan Sosial di Kabanjahe. Disertasi. Ilmu Antropologi Sosial Universitas Indonesia.

Brahmana, K. M. B. (2019). Pengaruh Ideologi Maskulin terhadap Konflik Peran Gender Pada Laki-Laki Suku Batak Karo. Jurnal Psikologi Universitas HKBP Nommensen, 6(1), 10-20.

Faturahman, B. M. (2018). Kepemimpinan dalam Budaya Organisasi. Madani jurnal politik dan sosial kemasyarakatan, 10(1), 1-11. DOI: https://doi.org/10.52166/madani.v10i1.186

Ginting, S. U. B., Nofasari, E., & Lubis, F. W. (2018, September). Ideologi Gender pada Perempuan Batak Karo dan Perempuan Jawa di Desa Purwobinangun (Kajian Wacana Kritis). In Seminar Nasional Royal (SENAR) (Vol. 1, No. 1, pp. 533-536).

Hall, Stuart. (1997). Representation Cultural Representations and Signifying Practice. The Open University. Sage Publication. Ltd

https://www.detik.com/sumut/budaya/d-6959591/mengenal-sangkep-nggeluh-konsep-hubungan-dan-kekerabatan-dalam-suku-karo

Nuqul, F. L. (2006). Hubungan Peran Jenis dengan Minat menjadi Pemimpin. Psikoislamika, 3(2), 199-217.

Revilliano, M. I., Prasetya, A. P., & Diva, A. R. (2023). Budaya Pengaruh dan Budaya Patriarki terhadap Gerakan Perubahan Feminisme dalam Organisasi. Jurnal Management dan Bisnis Ekonomi, 1(2), 150-159.

Sakina, A. I. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki di Indonesia. Share: Social Work Journal, 7(1), 71-80.

Sianturi, A.A. (2023 01 Oktober). “Mengenal Sangkep Nggeluh, Konsep Hubungan dan Kekerabatan dalam Suku Karo”.

Sitepu, S. E., & Ardoni, A. (2019). Informasi Budaya Suku Karo Sumatera Utara. Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, 8(1), 413-420