Hubungan Stres Akademik Dengan Kecenderungan Gangguan Makan Pada Mahasiswa

Main Article Content

Renaldi Renaldi
Sitti Murdiana

Abstract

Prevalensi kecenderungan gangguan makan semakin meningkat dan salah satu penyebabnya adalah karena stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan kecenderungan gangguan makan pada mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Subjek penelitian berjumlah 198 mahasiswa yang berasal dari tiga fakultas di Universitas Negeri Makassar, yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), dan Fakultas Psikologi (FPsi). Teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) dan Eating Attitude Test-26 (EAT-26). Hasil analisis korelasi Spearman rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stres akademik dan kecenderungan gangguan makan pada mahasiswa (p = 0,000 < 0,05). Koefisien korelasi antara variabel stres akademik dan kecenderungan gangguan makan adalah +0,397, yang tergolong dalam kategori hubungan moderat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya evaluasi bagi para mahasiswa untuk dapat mengatasi stres akademik guna mencegah kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental dan gangguan makan pada mahasiswa, serta menjadi dasar untuk intervensi yang lebih efektif dalam menangani stres akademik di lingkungan universitas.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Renaldi, R., & Murdiana, S. (2024). Hubungan Stres Akademik Dengan Kecenderungan Gangguan Makan Pada Mahasiswa. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(5), 4724–4734. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i5.5003
Section
Articles