Peran Pondok Pesantren Salafi Anwarul Ulum dalam Pemberdayaan Sosial Masyarakat di Kampung Karang Asem

Main Article Content

Lufita Lufita
Mu’adzah Jundiyyah
Zaudan Rasyid

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pondok Pesantren Salafi Anwarul Ulum dalam memberdayakan masyarakat di Kampung Karang Asem, Kota Serang, Banten.  Latar belakang penelitian ini difokuskan pada peran penting yang dilakukan oleh lembaga keagamaan lokal seperti pesantren dalam pembangunan sosial, terutama dalam masyarakat pedesaan. Pondok pesantren memiliki potensi besar untuk membangun masyarakat dalam hal keagamaan dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan observasi pada lingkungan, wawancara mendalam dengan pengurus pesantren, santri, dan tokoh masyarakat, serta analisis dokumen yang berkaitan dengan program yang digunakan pada pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren salafi Anwarul Ulum secara umum memiliki peran signifikan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan agama, kegiatan sosial, dan pengembangan sosial kemasyarakatan dengan ciri khas budaya lokal dan tradisional.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lufita, L., Jundiyyah, M., & Rasyid, Z. (2025). Peran Pondok Pesantren Salafi Anwarul Ulum dalam Pemberdayaan Sosial Masyarakat di Kampung Karang Asem . J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 2080–2087. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.9255
Section
Articles

References

Fitri, R., & Ondeng, S. (2022). Pesantren Di Indonesia: Lembaga Pembentukan Karakter. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 42–54.

Hayati, N. (2019). Tipologi Pesantren: Salaf Dan Kholaf. Jurnal Pendidikan Ilmiah, 4(1), 101–110.

Ibnu Manzhur. (2003). Lisanu Al-Arobi. Beirut: Daar al Hadis.

Manfred Ziemek. (1986). Pesantren Dalam Perubahan Sosial: Penerjemah, Butche B. Soeddjojo (Cet. 1; B. Siregar, ed.). Jakarta: Perhimpunan Perkembangan Pedantren dan Masyarakat (P3M).

Margayaningsih, D. I. (2018). Peran Masyarakat Dalam Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Desa. Jurnal Publiciana, 11(1), 72–88.

Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Mattheq B. Miles dan Michael Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: an Expanded Sourcebook (2nd ed.). London: SAGE Publication Ltd.

Mujianto. (2019). Modul KKN Tematik Desa Membangun Pemberdayaan Masyarakat Desa. Modul KKN Tematik Desa Membangun Pemberdayaan Masyarakat, I(2), 1–20.

Noorhaidi Hasan. (2006). Laskar Jihad: Islam, Militansi, dan Pencarian Identitas Di Indonesia Pasca Orde-Baru. New York: SEAP Publication.

Sari, S. D. (2017). Cinta Tanah Air dan Salafus Shalih. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan, 3(November), 64–72.

Shofiyuddin, M., Zamroni, M. A., Warti’ah, & Maknuun, L. L. Il. (2024). Strategi Pengasuh Pondok Pesantren dalam Pengembangan Ekonomi Mandiri Santripreneur. Andragogi: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1), 44–61. https://doi.org/10.31538/adrg.v3i1.1286

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (cet. 4). Bandung: CV. Alfabeta.

Zamakhsyari Dhofier. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3SES.