Perancangan Web-Komik Mayjend Sungkono Komandan Angkatan Perang sebagai Media Pengenalan Sejarah kepada Remaja Usia 17-21 Tahun
Main Article Content
Abstract
Globalisasi berdampak pada menurunnya nasionalisme remaja usia 17–21 tahun, yang cenderung kurang memahami sejarah bangsa dan tokoh pahlawan nasional seperti Mayjen Sungkono. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan media edukatif yang sesuai dengan minat dan gaya komunikasi generasi muda. Perancangan web komik ini bertujuan untuk mengenalkan kembali nilai sejarah dan semangat bela negara melalui media visual digital yang populer dan mudah diakses. Tokoh utama yang diangkat adalah Mayjen Sungkono, salah satu pemimpin penting dalam pertempuran Surabaya. Proses perancangan dilakukan melalui pendekatan naratif dengan Teknik Ki-Sho-Ten-Ketsu dan visual bergaya webtoon yang dipadukan dengan ciri khas ilustrator. Bahasa yang digunakan adalah campuran bahasa Indonesia dan Jawa Surabaya non-formal agar lebih dekat dengan audiens remaja. Pemilihan warna panas digunakan untuk memperkuat kesan semangat perjuangan. Hasil perancangan ini diharapkan menjadi media alternatif yang efektif dalam membangkitkan kembali kesadaran sejarah, semangat nasionalisme, dan nilai-nilai bela negara di kalangan remaja.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdul Shomad, M., Rahayu, S., & Hidayatul Muta, M. (2022). Efektivitas Komik Sebagai Media Pembelajaran Matematika. Journal Of Technology Mathematics And Social Science, 2(2), 1-5. https://ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/JTHOMS/article/view/2952/657
Abidin, Z. (2014). Buku Ajar Bela Negara. Surabaya.Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.
Araki, H. (2021). Manga In Theory And Practice The Craft Of Creating Manga. San Francisco, Vizmedia
Astuti, H., Nugraha, R. Istianah, R. (2023). PERANCANGAN KOMIK DIGITAL “IBU KITA KARTINI” SEBAGAI MEDIA MEMPERKENALKAN PAHLAWAN INDONESIA UNTUK ANAK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Jurnal Dasarupa, 5(2), 20-30. https://dasarupa.nusaputra.ac.id/article/view/167/148
Azarya, H. (2023). Pengertian Komik, Ciri-Ciri, Jenis, dan Cara Membuatnya. Diakses pada 19 September 2024, dari https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231130103846-569-1030910/pengertian-komik-ciri-ciri-jenis-dan-cara-membuatnya
Bayu Wibisono, A. (2018). Buku Ajar Fotografi. Sidoarjo.Indomedia Pustaka.
Candra Ayuswantana, A., Eka Rizkiantono, R. (2014). Perancangan Web-komik Wanorosingo sebagai Media Alternatif Pengenalan Wayang Cek-dong untuk Generasi Muda. Jurnal Sains dan Seni POMITS, 3(1), 1-6. http://ejurnal.its.ac.id/index.php/sains_seni/article/view/6021
Caroline Wibowo, M. (2022). Desain Komik Digital. Semarang. Yayasan Prima Agus Teknik..
Lestari Ningsih, W. (2023). Mayjen Sungkono: Biografi dan Perannya dalam Pertempuran Surabaya. Diakses pada 29 September 2024, dari https://www.kompas.com/stori/read/2023/11/13/130000379/mayjen-sungkono--biografi-dan-perannya-dalam-pertempuran-surabaya
McCloud,S. (1993). Understanding Comic: The invisible Art. New York. HarperCollins Books.
McCloud,S. (2000). Reinventing Comics The Evolution Of An Art Form. New York. HarperCollins Books.
Palmos, F. (2016). Surabaya 1945 Sakral Tanahku. Jakarta. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Sutomo. (2008) Pertempuran 10 November 1945: Kesaksian Seorang Aktor Sejarah. Jakarta. Visimedia.
Umami, I. (2019). Psikologi Remaja. Yogyakarta. IDEA Press Yogyakarta.
W. Santrock, J. (2011). Perkembangan Masa-Hidup Edisi Ketigabelas Jilid 1 dan 2. Jakarta, Penerbit Erlangga.