Dampak Kredibilitas Akun TikTok terhadap Tingkat Kepercayaan Followers dalam Memilih Skincare
Main Article Content
Abstract
Meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi, termasuk dalam pemilihan produk perawatan kulit (skincare). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas sumber pada akun TikTok @doctor.incognito_99 terhadap kepercayaan pengikut dalam memilih produk skincare. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut aktif akun tersebut. Variabel kredibilitas sumber diukur melalui tiga dimensi: keahlian (expertise), dapat dipercaya (trustworthiness), dan daya tarik (attractiveness). Sementara itu, kepercayaan pengikut diukur melalui aspek kemampuan (ability), integritas (integrity), dan niat baik (benevolence). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kredibilitas sumber berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pengikut dalam memilih produk skincare, dengan koefisien determinasi sebesar 52,3%. Temuan ini menegaskan pentingnya sumber informasi yang kredibel dalam membentuk kepercayaan audiens di era digital, khususnya dalam konten edukasi kesehatan di platform media sosial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alya, K. S., Khairunnisa, S., Najmi, B., Putri, S. A., Fauziah, F. N., Nazhirah, H. M., Azlia, M., Sofa, N., Nayyara, N. S., et al. (2024). Analisis pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian skincare dan make up di kalangan Gen Z. Jurnal Mahasiswa Kreatif, 2(3), 19–30. https://doi.org/10.59581/jmk-widyakarya.v2i1.3101
Firamadhina, F., & Krisnani, H. (2021). Perilaku Generasi Z terhadap penggunaan media sosial TikTok: TikTok sebagai media edukasi dan aktivisme. Share: Sosial Work Journal, 10(2), 199. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.31443
Hovland, I. C., Janis, L. I., & Kelley, H. H. (1953). Communication and persuasion. Department of Psychology, Yale University.
Juniarti, G., Hermila, A., Bau, R. R. L., & Nasiru, L. (2024). Pengaruh komunikasi persuasif dan pola konsumsi skincare terhadap penerapan sustainable beauty. Pawarta: Journal of Communication and Da’wah, 2(1), 13–30. https://doi.org/10.54090/pawarta.447
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734). https://doi.org/10.2307/258792
Milsya, M. A. (2024). Preferensi kaum milenial terhadap aplikasi digital streaming (Studi pada followers media sosial Twitter @drakorfess_). Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO), 6, 23–30.
Putri, H., Khotrun Nada, S., Patmawati, S., & Putri Derajat, S. (n.d.). [Judul artikel tidak dicantumkan]. Jurnal Krakatau: Indonesian of Multidisciplinary Journals.
Retno Hariatiningsih, L. (2020). Penggunaan skincare dan penerapan konsep beauty 4.0 pada media sosial (Studi netnografi wanita pengguna Instagram). Jurnal Komunikasi, 11(2). https://doi.org/10.31294/jkom
Rahman, M., Nursyabilah, I., Astuti, P., Syam, M. I., Mukramin, U., Kurnawati, O. I., Makassar, M., Alauddin, S., & Sari, G. (2023). Pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Journal on Education, 5(3).
Vicenovie, I., Situmeang, O., Pascasarjana, D., Komunikasi, I., Ruth, I., Dosen, V. O., & Kedokteran, F. (n.d.). Pengaruh kredibilitas sumber dan brand image Athena terhadap minat beli followers (Survey pada follower akun TikTok @dr Richard Leesu). [Judul jurnal tidak tersedia].
Winata, J. N., & Alvin, S. (2022). Strategi influencer marketing dalam meningkatkan customer engagement (Studi kasus Instagram Bonvie.id). Jurnal Kewarganegaraan, 6(2).