Analisis Konten Produk Apple pada Video Youtube Mother Nature dalam Industri Teknologi Berkelanjutan
Main Article Content
Abstract
Industri teknologi modern menghadapi tekanan untuk bertanggung jawab atas dampak lingkungan, seperti emisi karbon dan limbah elektronik. Sebagai respons, Apple Inc., perusahaan teknologi terkemuka, berkomitmen untuk mencapai netralitas karbon pada 2030 di seluruh rantai pasok dan siklus hidup produknya. Salah satu upaya konkret Apple adalah melalui video Mother Nature di YouTube, yang menunjukkan komitmen keberlanjutan perusahaan sekaligus menjadi strategi komunikasi untuk meningkatkan kesadaran publik. Video ini menampilkan dialog kreatif antara eksekutif Apple dan karakter Mother Nature, memadukan pesan edukasi dengan pendekatan menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi keberlanjutan dalam video Mother Nature menggunakan metode analisis konten kuasi-kualitatif dari Kimberly A. Neuendorf. Fokus analisis mencakup elemen visual, simbol, narasi, dan teknik komunikasi yang digunakan Apple untuk menyampaikan pesan keberlanjutan. Selain itu, penelitian mengevaluasi efektivitas strategi ini dalam menyederhanakan informasi kompleks, seperti target netralitas karbon, menjadi format yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi ilmu komunikasi, khususnya komunikasi pemasaran digital dan keberlanjutan, serta panduan praktis bagi perusahaan lain dalam merancang strategi komunikasi yang efektif dan interaktif guna mendukung agenda keberlanjutan global.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aagerup, U., & Scharf, E. R. (2018). Obese models’ effect on fashion brand attractiveness. Journal of Fashion Marketing and Management(4), 557-570.
Bachri, B. S. (2010). Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif. Jurnal Teknologi Pendidikan, 46-62.
Barata, D. D. (2010). Analisis Keberhasilan Kampanye Iklan dalam Proses Pengambilan Keputusan Memilih Perguruan Tinggi. Ultima Management, 26-35. Dipetik November 13, 2020
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. (2005). The SAGE Handbook of Qualitative Research. London: SAGE Publications.
Dervin, B., & Foreman-Wernet, L. (2013). Public Communication Campaigns. California: SAGE Publications.
Dobson, A. S. (2015). Postfeminist Digital Cultures: Feminity, Social Media, and Self-Representation. New York: Palgrave Macmillan.
Fratti, K. (2018, Maret 28). 6 Surprising Facts About Body Shaming, According to This New Study. Dipetik Maret 2, 2020, dari Hello Giggles: https://hellogiggles.com/lifestyle/health-fitness/6-surprising-facts-about-body-shaming-according-to-this-new-study/
Gadis. (2019, September 24). Nipplets Ajak Perempuan Indonesia untuk Lebih Menghargai dan Percaya akan Kecantikan Diri Sendiri. Dipetik Maret 2, 2020, dari Gadis: https://www.gadis.co.id/info-gaya/nipplets-ajak-perempuan-indonesia-untuk-lebih-menghargai-dan-percaya-akan-kecantikan-diri-sendiri
Given, L. M. (2008). The Sage Encyclopedia of Qualitative Research Methods. London: SAGE Publications, Inc.
Goodwin, M. (2016). Instagram Marketing For Business: How To Get More Targeted Followers And Build A Brand On Instagram (Social Media, Internet Marketing, Instagram Tips). Berlin: Philipp Klinkner (Kindle Edition).
Hamid, N. (2019, September 27). All bodies are beautiful: Indonesian lingerie brand Nipplets promotes self-love through body positivity campaign. Dipetik Maret 16, 2021, dari Coconut Jakarta: https://coconuts.co/jakarta/features/all-bodies-are-beautiful-indonesian-lingerie-brand-nipplets-promotes-self-love-through-body-positivity-campaign/
Hume, M., & Mills, M. (2013). Uncovering Victoria's Secret: Exploring women's luxury perceptions of intimate apparel and purchasing behaviour. Journal of Fashion Marketing and Management(4), 460-485. doi:10.1108/JFMM-03-2013-0020
IndoTrading. (2020, November 14). Mengupas Manfaat Marketing Campaign Bagi Kelangsungan Bisnis Anda. Diambil kembali dari Indotrading news: https://news.indotrading.com/mengupas-manfaat-marketing-campaign-bagi-kelangsungan-bisnis-anda/
Kordrostami, E., & Kordrostami, M. (2020, May 24). A brave new world: embracing sexuality in advertising for apparel. Journal of Fashion Marketing and Management, 1361-2026. doi:10.1108/JFMM-08-2019-0183
Lombardo, E., & Maier, P. (2014). The Symbolic Representation of Gender. Farnham: Ashgate Publishing Limited.
Martono, N. (2011). Metode Penelitian Kualitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Miles. (2014). Instagram Power. Lake Dallas: Success.
Miles, M., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis. London: SAGE Publications.
Na, Y., & Kim, J. (2020). Sensibility and response keywords of users according to posting types of fashion Instagram. International Journal of Clothing Science and Technology, 23-36.
Nilamsari, N. (2014). Memahami Studi Dokumen Dalam Penelitian Kualitatif. Wacana, XIII(2), 177-181. Dipetik April 14, 2020, dari https://pdfs.semanticscholar.org/1d5a/7144eeabb9b9c3d60ccb5461df09d3a02868.pdf
Raco, J. R. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Rice, R. E., & Atkin, C. K. (2013). Public Communication Campaigns. California: SAGE Publications.
Santoso, A. (2018, November 28). Polisi Tangani 966 Kasus Body Shaming Selama 2018. Dipetik March 1, 2020, dari detikcom: https://m.detik.com/news/berita/d-4321990/polisi-tangani-966-kasus-body-shaming-selama-2018
Tylor, E. B. (2016). Primitive Culture (Vol. I). New York: Dover Publications. Dipetik Oktober 13, 2020
Yahoo. (2016, Januari 14). The Shocking Results of Yahoo Health’s Body-Positivity Survey. Dipetik Mei 8, 2020, dari Yahoo Health Survey: https://www.yahoo.com/lifestyle/the-shocking-results-of-yahoo-1332510105509942.html
Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: KENCANA.