Pengaruh Viralitas Campaign Spotify Wrapped Terhadap Fear Of Missing Out Dalam Perspektif Psikologi Komunikasi Pada Gen Z

Main Article Content

Annisa Rahmah
Ika Sartika

Abstract

Spotify Wrapped adalah kampanye tahunan yang sukses menarik perhatian pengguna media sosial, terutama Generasi Z. Kampanye ini memanfaatkan strategi personalisasi dan viralitas digital untuk meningkatkan keterlibatan pengguna melalui konten yang dapat dibagikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh viralitas kampanye Spotify Wrapped terhadap Fear of Missing Out (FoMO) dari perspektif psikologi komunikasi di kalangan Generasi Z. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mendistribusikan survei kepada 200 responden berusia 18–28 tahun yang merupakan pengguna aktif Spotify dan telah membagikan Wrapped mereka di media sosial. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasilnya mengungkapkan bahwa viralitas kampanye Spotify Wrapped memiliki efek signifikan terhadap tingkat FoMO di kalangan Generasi Z. Temuan ini menyoroti relevansi psikologi komunikasi dalam memahami hubungan antara kampanye digital dan dinamika psikologis pengguna media sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rahmah, A., & Ika Sartika. (2025). Pengaruh Viralitas Campaign Spotify Wrapped Terhadap Fear Of Missing Out Dalam Perspektif Psikologi Komunikasi Pada Gen Z. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(5), 512–523. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i5.9792
Section
Articles

References

Amanda R. 2022. Musik streaming dalam industri musik era industri 4.0. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies). 6(1): 358–382. doi.org/10.25139/jsk.v6i1.3772

Arioen R, Hi Ahmaludin M., JunaidiSE MM Ir Indriyani, Sa. M., Dra Wisnaningsih, Ms. S. 2023. Buku Ajar Metodologi Penelitian Penerbit Cv.Eureka Media Aksara. 1–83. eurekamediaaksara@gmail.com

Gunawan H, Andara M. R. 2025. MEDIA MARKETING PERIKLANAN ONLINE TERHADAP IMPULSIFIKASI GENERASI Z DI INDONESIA : PERAN FOMO. 8, 874–880.

Lestari S. 2023. Memekarkan Hidup dalam Bermedia Sosial: Sebuah Kajian Teologis-Psikologis di Tengah Konteks Revolusi Komunikasi Digital. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian, 8(1):31–48. doi.org/10.21460/gema.2023.81.933

Maulana Yusuf, Leo Feni Agustina, Deden Deden, Noerma Kurnia Fajarwati. 2024. Dampak Komunikasi Terhadap Psikologi. SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi, 2(2):40–47. doi.org/10.59841/saber.v2i2.960.

Nadhifah N, Johan I. R. 2023. Pengaruh Penggunaan Media Sosial dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Pembelian Impulsif Pada Generasi Z. Scientific Repository. repository.ipb.ac.id/handle/123456789/122397

Nugraha A. S, Komariah S, Nurbayani S. 2024. Streaming Musik Sebagai Konstruksi Identitas (Sebuah Kajian Literatur). National Conference on Applied Business, Education, & Technology (NCABET), 3(1):785–797. doi.org/10.46306/ncabet.v3i1.169

Ruddin I, Santoso H, Indrajit R. E. 2022. Digitalisasi Musik Industri: Bagaimana Teknologi Informasi Memengaruhi Industri Musik di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer, 2(01):124–136. doi.org/10.47709/jpsk.v2i01.1395

Subekti T. (2024). Pengaruh Karakteristik Perusahaan, Tata Kelola dan Transparansi Pajak Terhadap Penghindaran Pajak pada Bank Syariah Tahun 2014-2020 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Sugiono (2015:2). 2015. Metode Penelitian Kualitatif Sugiyono. Mode Penelitian Kualitatif, 5(January), 1–5.

Trepte S, Loy L. S. 2017. Social Identity Theory and Self‐Categorization Theory. The International Encyclopedia of Media Effects, March, 1–13. doi.org/10.1002/9781118783764.wbieme0088

Yoga I. M. S, Sistadyani N. P. I., Sharah Fatricia, R., Rani Yulianti, D., Basmantra, I. N. 2022. Indonesian consumers’ emotional and psychological factors in the nexus of Fear of Missing Out (FOMO). BISMA (Bisnis dan Manajemen), 14(2):144–159. doi.org/10.26740/bisma.v14n2.p144-159

Yola Niko Prajnadipta. 2022. PENGARUH VIRAL MARKETING SPOTIFY WRAPPED TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN SPOTIFY INDONESIA USIA 18-34 TAHUN (Studi Kuantitatif Eksplanatif pada Followers Akun Instagram Spotify Indonesia @Spotifyid). Skripsi, 1–31.