Penerapan Layanan Konseling Kelompok Untuk Mengurangi Perilaku Bullying Di Lingkungan SMP Negeri 119 Maluku Tengah
Main Article Content
Abstract
Bullying berkembang dilingkungan pelajar dapat dilihat dari adanya perilaku-perilaku mengolok-olok teman yang dilakukan sekolompok siswa terhadap teman satu kelasnya sebagai korban bullying, tindakan tersebut terjadi disaat jam pembelajaran berlangsung, dimana kelompok siswa tersebut mengolok-olok temanya dan menjauhi siswa yang menjadi korban bullying tersebut. Hal tersebut berpengaruh buruk kepada korban serta pelakunya, ketika hal ini terus menerus berlalu tanpa adanya penangan, sekolah menjadi tempat yang kurang ranah bia jadi menyeramkan untuk pelajar yang menjadi korban bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling kelompok dengan teknik diskusi, dalam mengurangi perilaku bullying pada siswa kelas VIII1,2 SMP Negeri 119 Maluku Tengah. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara, dan teknik diskusi dalam layanan konseling kelompok. Hasil penelitiaan menunjukkan bhwa perilaku bullying dapat dikurangi menggunakan layanan konseling kelompok, dan terbukti bahwa siswa yang bergabung sebagai pelaku bullying sudah menyadari tindakan yang dilakukan salah dan harus di jauhkan karena berdampak buruk bagi masa depannya. Sedangkan untuk korban bullying diberikan motivasi dan juga dorongan untuk tidak terpengaruh oleh pelaku bullying, dan mau menyusun strategi ketika berhadapan dengan pelaku bullying apa yang harus dilakukan dana pa yang harus di hindari.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Layanan Konseling Kelompok. Skripsi. Bandar Lampung: Universitas Lampung. (online) diakses 22 Desember 2018, dari www.diglib.unila.ac.id.
Aminuddin, K. 2017. Layanan Konseling Kelompok Solution Focused Brief Therapy (Sfbt) Untuk Mengurangi Perilaku Cyber Bullying Pada Peserta Didik Kelas Viii-7 Di Smpn-3 Palangka Raya. Jurnal Bimbingan dan Konseling , Vol 3, No 1, 12-18. (online) diakses 22 Desember 2018, dari http://journal.umpalangkaraya.ac.id
Prayitno, Erman Amti, “Dasar-Dasar Bimbingan Dan Konseling,” Jakarta: Rineka Cipta, 2013.
ICRW. (2015). Are School Safe and Equel Places for Girls and Boy in Asia?Reaserch Finding on School-related Gende-Based Violence. Thailand: Plan Asia Regional: International Canter for Reaserch on Women.
Coloroso, B. 2007. Memutuskan Rantai Kekerasan pada Anak dari Pra Sekolah Hingga SMU. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Astuti, R.P. 2008. Meredam Perilaku Bullying. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
UNESCO. (2017). School violence and bullying: Global status report. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Zakiyah, Ela dan Zain. 2017. Faktor yang Mempengaruhi Remaja dalam Melakukan Bullying. Jurnal Penelitian & PPM , Vol 4, No. 2, 324-330. (online) diakes pada 3 November 2018, dari http://jurnal.unpad.ac.id.
Amanda, Viola. Dkk. (2020). Bentuk dan dampak perilaku bullying terhadap peserta didik. Jurnal kepemimpinan dan pengurusan sekolah. 5(1) : 19-32.
Andi Thahir, “Pengaruh Konseling Rational Emotif Behavioral Therapy (REBT) Dalam mengurangi kecemasan Peserta Didik kelas VIII SMP Gajah Mada Bandar Lampung,” Jurnal Bimbingan dan Konseling 3, No 1 (2016)
Hengki Yandri, “Peran Guru BK/Konselor Dalam Pencegahan Tindakan Bullying Di Sekolah,” jurnal 7, no. 1 (2014)
Dewi, Noviyanti Kartika. (2020). Bimbingan dan konseling kelompok. Universitas PGRI Madiun. Diktat.
Nurdjana Alamri, “Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Untuk Mengurangi Perilaku Terlambat Masuk Sekolah,” Jurnal Konseling Gusjigang 1, no. 1 (2015
Hanum, Naipah dan Asiah. (2017). Pengaruh konseling kelompok teknik self management terhadap pola hidup bersih dan sehat siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan T.a 2016/2017. Jurnal pikologi konseling. 10(1). 48-59.
UNICEF. (2020). Bullying in Indonesia: Key Facts, Solutions, and Recommendations. https://www.liputan6.com/news/read/2361551/mensos-bunuh-diri anakindonesia-40-persen-karena-bullying
Wiyani, N., A. (2014). Save our children from school bullying. Yogyakarta: Ar-Ruzz
Media.
Rigby, K. (2013). Bullying in Schools: And What to do About it Revised and Updated
Camberwell: ACER Press, Australian Council for Educational Research Ltd.