Menuju Kesetaraan di Tengah Transisi: Pergeseran Paradigma Masyarakat Tentang Peran Laki-Laki dan Perempuan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai kesetaraan peran laki-laki dan perempuan serta memahami perubahan pemaknaan gender dalam kehidupan sosial masyarakat modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik wawancara mendalam terhadap delapan informan yang berasal dari latar belakang sosial dan pekerjaan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mulai memiliki pandangan yang lebih inklusif terhadap kesetaraan gender, terutama dalam bidang pendidikan, pekerjaan, dan pembagian peran sosial. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan pendidikan, kemajuan teknologi, lingkungan sosial, dan media digital. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketimpangan peran, khususnya dalam ranah domestik, di mana perempuan masih sering mengalami beban ganda. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa masyarakat sedang berada dalam fase transisi antara nilai-nilai patriarki tradisional dan nilai modern yang lebih setara. Dengan demikian, kesetaraan gender dipahami sebagai proses sosial yang terus berkembang sesuai perubahan masyarakat.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Al Fiqri, H., & Hartono, H. (2024). Pengaruh Gender Dan Seks Dalam Struktur Sosial: Sebuah Tinjauan Analitis. Journal of Religion, Social and Humanities Studies, 2(2), 122-148. https://ejournal.iaingorontalo.ac.id/index.php/tj/article/view/1874
Adnyani, N. G., & Rusadi, U. (2023). Media Sosial Sebagai Katalis Pendidikan: Dinamika Gerakan Kesetaraan Gender Di Indonesia Melalui Perspektif Strukturasi. Jurnal SAP, 8(1), 70-79. https://doi.org/10.30998/sap.v8i1.17797
Audina, D. J. (2022). Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 2(4), 148-154. https://doi.org/10.56393/nomos.v1i6.602
Awaru, A. T. (2020). Konstruksi Sosial Pendidikan Seksual Orang Tua pada Keluarga Bugis-Makassar. Jurnal Masyarakat, 8(1), 175-190. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/21437
Berger , P. L., & Luckmann, T. (1967). The Social Construction of Reality. England: Penguin Group.
Fitri, R. S. (2025). Konstruksi Sosial Identitas Gender Dalam Kehidupan Rumah Tangga Masyarakat Sidodadi. Journal of Politics and Democracy, 4(2), 126-139. https://doi.org/10.61183/polikrasi.v4i2.83.
Judiasih, S. D. (2022). Implementasi Kesetaraan Gender dalam Beberapa Aspek Kehidupan Bermasyarakat di Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 5(2), 284-302. https://doi.org/10.23920/acta.v5i2.904
Marlissa, E. R., & Antoh, A. E. (2022). Kesetaraan Gender Dalam Melakukan Kegiatan Ekonomi Keluarga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 17-24. https://doi:10.55264/cdb.v1i2.14.
Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.
Sulaiman, A. (2016). Memahami Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Jurnal Masyarakat, 6(1), 15-22. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.32
Sulistyowati, Y. (2020). Kesetaraan Gender Dalam Lingkup Pendidikan dan Tata Sosial. Indonesian Journal of Gender Studies(1), 1-14. https://doi.org/10.21154/ijougs.v1i2.2317
Widodo, W. R., Nurudin, & Yutanti, W. (2021). Kesetaraan Gender dalam Konstruksi Media Sosial. Jurnal Komunikasi Nusantara, 44-55. https://doi.org/10.33366/jkn.v3i1.73.
Yusuf, A. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.