Hubungan Komunikasi Interpersonal dengan Pemalasan Sosial pada Anggota Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar

Main Article Content

Nur Arrum Suci Katili
Muhammad Nur Hidayat Nurdin
Perdana Kusuma

Abstract

Kolaborasi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan organisasi karena menentukan efektivitas pencapaian tujuan bersama. Namun, dalam pelaksanaan kerja kelompok sering ditemukan fenomena social loafing, yaitu kecenderungan individu untuk mengurangi usaha dan kontribusinya ketika bekerja dalam kelompok dibandingkan saat bekerja secara individu. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi munculnya perilaku tersebut adalah kualitas komunikasi interpersonal antaranggota kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi interpersonal dan social loafing pada mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan di Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Social Loafing dan Skala Komunikasi Interpersonal yang telah memenuhi kriteria pengukuran penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho untuk menguji hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dan social loafing. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik komunikasi interpersonal yang terjalin di antara anggota organisasi, semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan social loafing. Sebaliknya, rendahnya kualitas komunikasi interpersonal dapat meningkatkan kecenderungan anggota untuk mengurangi kontribusi dalam kerja kelompok. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan komunikasi interpersonal dalam organisasi kemahasiswaan dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kerja sama, tanggung jawab individu, dan efektivitas kinerja kelompok.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Katili, N. A. S., Nurdin, M. N. H., & Kusuma, P. (2026). Hubungan Komunikasi Interpersonal dengan Pemalasan Sosial pada Anggota Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(7), 2281–2285. https://doi.org/10.56799/jim.v5i7.17593
Section
Articles

References

Agung, I. M., Susanti, R., & Yunis, R. F. (2019). Properti psikometrik dan struktur skala kemalasan sosial (social loafing) pada mahasiswa. Jurnal Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim, 15(2), 141147.

Beebe, S. A., & Masterson, J. T. (2015). Communicating in Small Groups: Principles and Practices (11th ed.). Boston: Pearson.

DeVito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book (14th ed.). Boston: Pearson.

Diyanti, H. W., & Awalya, A. (2022). Hubungan antara komunikasi interpersonal dengan interaksi sosial siswa kelas VIII SMP. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 11(2), 105-118.

Forsyth, D. R. (2010). Group Dynamics (5th ed.). USA: Wadsworth Cengage Learning.

Gamble, T. K., & Gamble, M. (2013). Interpersonal Communication: Building Connections Together. Thousand Oaks: SAGE Publications.

George, J. M. (1992). Extrinsic and intrinsic origins of perceived social loafing in organizations. Academy of Management. Journal, 35, 191–202.

Karau, S. J., & Williams, K. D. (1993). Social loafing: A meta-analytic review and theoretical integration. Journal of Personality and Social Psychology, 65(4), 681–706. https://doi.org/10.1037/0022-3514.65.4.681 Knapp, M. L., & Hall, J. A. (2010). Nonverbal Communication in Human Interaction (7th ed.). Boston: Wadsworth Cengage Learning. Kotimah, C., & Laksmiwati, H. (2021). Hubungan antara kohesivitas kelompok dengan kecenderungan social loafing pada mahasiswa selama masa pembelajaran daring. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(3), 101-110.

Lam, C. (2015). The role of communication and cohesion in reducing social loafing in group projects. Business and Professional Communication Quarterly, 78(4), 454–475. https://doi.org/10.1177/2329490615596417

Pratama, K. D., & Aulia, F. (2020). Faktor-faktor yang berperan dalam pemalasan sosial (social loafing): Sebuah kajian literatur. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1460-1468.

Pratama, P. Y. S., & Wulanyani, N. M. S. (2018). Pengaruh kuantitas, kemampuan komunikasi interpersonal, dan perilaku altruisme anggota kelompok terhadap social loafing dalam proses diskusi kelompok di fakultas kedokteran universitas udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 5(1), 197.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R &. D. Bandung: Alfabeta.

Tubbs, S. L., & Moss, S. (2008). Human Communication: Principles and Contexts (11th ed.). Boston: McGraw-Hill.

Wulandari, R., & Rahmi, A. (2018). Relasi interpersonal dalam psikologi komunikasi. Islamic Communication Journal, 3(1), 56-73.

Wulansari, H., Hardjajani, T., & Nugroho, A. A. (2013). Hubungan antara komunikasi yang efektif dan harga diri dengan kohesivitas kelompok pada pasukan suporter solo sejati (psoepati). Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 1(4), 1-13.

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)