Analisis Elastisitas Harga Minyak Goreng Tahun 1995-2025

Main Article Content

Luthfiah Malika Rizal
Jihan Syafira
Rosmini Siallagan

Abstract

Minyak goreng menjadi salah satu unsur penting dalam kebutuhan dasar masyarakat Indonesia yang berperan signifikan dalam konsumsi rumah tangga serta kegiatan bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi elastisitas harga minyak goreng di Indonesia selama tahun 1995 hingga 2025 dan mengenali faktor-faktor yang memengaruhi variasi harga dan permintaannya. Metodologi yang diterapkan ialah penelitian deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), publikasi resmi pemerintah, serta berbagai literatur dan penelitian sebelumnya yang relevan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa harga minyak goreng mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh harga Crude Palm Oil (CPO), inflasi, nilai tukar rupiah, biaya distribusi, kondisi pasar global, dan regulasi pemerintah. Kenaikan harga paling mencolok terjadi saat krisis moneter di tahun 1998-1999 dan saat pandemi Covid-19 di tahun 2021. Dalam menganalisa elastisitas, hasil menunjukkan bahwa permintaan minyak goreng di Indonesia cenderung bersifat inelastis, sebab meskipun harga meningkat drastis, masyarakat tetap mengonsumsi minyak goreng sebagai barang primer yang sukar digantikan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemeliharaan stabilitas harga minyak goreng untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi negara. Oleh karenanya, dibutuhkan kebijakan yang efisien dalam pengelolaan pasokan, distribusi, dan perdagangan minyak goreng agar dapat mengurangi efek fluktuasi harga terhadap kesejahteraan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rizal, L. M., Syafira, J., & Siallagan, R. (2026). Analisis Elastisitas Harga Minyak Goreng Tahun 1995-2025. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(10), 6661–6667. https://doi.org/10.56799/jim.v5i10.18375
Section
Articles

References

Agil, A. M., Firdaus, A., & Buhaerah. (2024). Analisis Elastisitas Permintaan dan Penawaran dalam Ekonomi Modern. Jurnal Ilmiah Matematika Dan Pendidikan Matematika, 14(1), 83–94.

Andriana, A. N. (2023). Dinamika Harga Minyak Goreng Serta Dampaknya Terhadap Pengukuran Standar Kualitas Produk. Ekuitas: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, 7(1), 62-80. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2023.v7.i1.5186

Fitri, A., Khaliqi, M., & Agustia, D. (2025). Tinjuan Kritis Kebijakan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng di Indonesia: Prespektif Surplus Konsumen dan Produsen. AgriDev Journal, 3(2), 121–134.

Hasibuan, L. S., & Novialdi, Y. (2022). Prediksi Harga Minyak Goreng Curah dan Kemasan Menggunakan Algoritme Long Short-Therm Memory (LSTM). Jurnal Ilmu Komputer Agri-Informatika, https://jurnal.ipb.ac.id/index.php

Nasution, A. (2021). Panic Buying Masyarakat Terhadap Kenaikan Harga dan Kelangkaan Minyak Goreng di Kota Medan Denai. Jurnal Bisnis Corporate, 6(2), 113–120.

Nur, Z. R., Tanjung, M. Y., Talabyah, I., & Sinaga, K. (2022). Kelangkaan Minyak Goreng Dalam Tinjuan Kebijakan Publik (Studi Kasus Kecamatan Medan Marelan). Jurnal Publik Reform, 9(2), 54–61.

Pratiwi, D. S., Arkusi, F., & Wardani, K. H. J. (2023). Analisis Faktor – Faktor Yang Menyebabkan Kelangkaan Minyak Goreng Indonesia Tahun 2022. JURNAL ECONOMINA, 2(12), 3688–3696. https://doi.org/10.55681/economina.v2i12.1061

Rahayu, Y. Y., Mudrika, Padilah, D. D. N., Zaelani, R. A., & Murwenie, I. (2025). Indikasi Ketidakstabilan Harga terhadap Elastisitas Permintaan Minyak 21 Goreng Kemasan dan Minyak Goreng Curah di Pasar Ciawitali Garut. Jurnal Bisnis Kreatif Dan Inovatif, 2(4), 194–206. https://doi.org/10.61132/jubikin.v2i4.1123

Ramadhani, M., & Rosiana, N. (2025). Analisis Volatilitas Harga Dan Integrasi Vertikal Pasar Minyak Goreng Di Indonesia Analysis Of Price Volatility And Vertical Integration Of Cooking Oil Market In Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 9(2), 642–655. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2025.009.02.18

Saleh, G., & Pritriani, R. (2018). Pengaruh Media Sosial Instagram dan WhatsApp Terhadap Pembentukan Budaya “Alone Together.” Jurnal Komunikasi, 10(2), 103–114.

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)