The Shift From Financial Reporting Towards Sustainability Reporting In Indonesia: Accounting Responses to ESG Regulations
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas perubahan pelaporan akuntansi di Indonesia dari pelaporan keuangan konvensional mnenuju pelaporan keberlanjutan yang dipengaruhi oleh regulasi ESG. Fokus kajian ini adalah respons akuntansi terhadap kewajiban pelaporan keberlanjutan berdasarkan POJK No. 51/POJK.03/2017 dan POJK No. 16/POJK.04/2021. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kepatuhan perusahaan terhadap pelaporan keberlanjutan semakin meningkat, integrasi ESG ke dalam sistem pengambilan keputusan internal masih terbatas. Oleh karena itu, pola peran ESG perlu diintegrasikan dengan akuntansi hijau agar informasi keberlanjutan tidak hanya menjadi pemenuhan regulasi, tetapi juga mendukung penciptaan nilai jangka panjang. Penelitian ini mengusulkan kerangka integratif yang mencakup pengukuran dampak lingkungan, integrasi informasi ESG ke akuntansi manajemen, dan pengambilan keputusan strategis berbasis keberlanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adams, C. A. (2020). Integrating sustainability into accounting education and practice. Greenleaf
Publishing.
Eccles, R. G., & Boatright, J. R. (2021). Sustainability and the future of accounting. Routledge.
Global Reporting Initiative. (2023). GRI standards. https://www.globalreporting.org/how-to-use
thegri-standards/gri-standards-english-language/
Ikatan Akuntan Indonesia. (2020). Standar akuntansi keuangan. Ikatan Akuntan Indonesia.
IFRS Foundation. (2023). IFRS S1: General requirements for disclosure of sustainability-related
financial information. https://www.ifrs.org/issued-standards/ifrs-sustainability-standardsnavigator/ifrs s1-general-requirements/
IFRS Foundation. (2023). IFRS S2: Climate-related disclosures. IFRS Foundation.
Kruger, P. (2024). Accounting for sustainability and climate risk. Oxford University Press.
Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. https://ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/peraturan-ojk/Pages/POJK-Penerapan Keuangan Berkelanjutan-bagi-Lembaga-Jasa-Keuang.aspx
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
https://ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/Bentuk-dan-Isi-Laporan-Tahunan--Emiten
atauPerusahaan-Publik/SEOJK%20-%2016%20-%202021.pdf
Setiatin, T. (2025). Sustainable accounting and environmental, social, and governance (ESG
reporting: