Model Strategi Pemberdayaan Nahdliyin: Dari Jamaah Menuju Kemandirian Ekonomi Studi Kasus di Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta
Main Article Content
Abstract
Keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak hanya ditentukan oleh keberadaan program ekonomi, tetapi juga oleh strategi yang mampu mengintegrasikan penguatan kelembagaan, pengembangan kapasitas masyarakat, akses terhadap sumber daya produktif, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. LPNU DIY mentransformasikan pemberdayaan ekonomi dari pendekatan berbasis bantuan menuju pembangunan ekosistem ekonomi jamaah yang partisipatif dan berkelanjutan. Strategi pemberdayaan dilaksanakan melalui lima pilar utama, yaitu penguatan kelembagaan organisasi, pengembangan kapasitas UMKM, perluasan akses permodalan melalui kemitraan dengan lembaga keuangan, penyusunan basis data ekonomi jamaah sebagai landasan perencanaan berbasis bukti, serta pengembangan kemitraan multipihak dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas ekonomi. Integrasi kelima strategi tersebut melahirkan Community-Based Nahdliyin Economic Empowerment Model, yaitu model pemberdayaan yang mengoptimalkan modal sosial Nahdliyin, tata kelola kelembagaan, kolaborasi lintas sektor, dan digitalisasi untuk meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi jamaah. Model ini memperkaya kajian pemberdayaan masyarakat berbasis organisasi keagamaan dan menawarkan pendekatan yang adaptif, kolaboratif, serta berpotensi direplikasi dalam pengembangan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penentuan informan melalui teknik snowball sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan content analysis dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menjelaskan implementasi strategi pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (LPNU DIY) dalam membangun model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdillah, A., Widianingsih, I., Buchari, R. A., Mustari, N., & Saleh, S. (2022). Governance and quintuple helix innovation model: Insights from the local government of East Luwu Regency, Indonesia. Frontiers in Climate, 4, Article 1012108. https://doi.org/10.3389/fclim.2022.1012108
Amalia, B. (2025). Fintech dan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa: Peran modal sosial Islam dalam mempromosikan inklusi keuangan Islam. Journal of Islamic Economics, 5(1), 78–91. https://doi.org/10.21154/joie.v5i1.10553
Andriani, S., & Sucipto, A. (2025). Pendampingan digitalisasi keuangan dengan aplikasi SI APIK dan proses produk halal untuk komunitas kopi di Kabupaten Pasuruan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2). https://doi.org/10.59818/jpm.v5i2.1347
Bucea-Manea-Țoniș, R., & Zecheru, T. (2022). Untapped aspects of waste management versus Green Deal objectives. Sustainability, 14(18), 11474. https://doi.org/10.3390/su141811474
de Paula Silveira, L., & de Paula, E. V. (2026). Dynamic capabilities erosion: A systematic review, integrative framework, and research agenda. Futures Business Journal, 12, Article 100. https://doi.org/10.1186/s43093-026-00800-1
Jurnal Kebijakan Keagamaan. (2023). Religious policy Indonesia: Studi pemodelan kinerja. Jurnal Kebijakan Keagamaan, 2, 345–382.
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out. ACTA Publications.
Kruahong, S., Tankumpuan, T., Kelly, K., Davidson, P. M., & Kuntajak, P. (2023). Community empowerment: A concept analysis. Journal of Advanced Nursing, 79(8), 2845–2859. https://doi.org/10.1111/jan.15613
Kurniawan, D. A., Ridlo, M., Harahap, S. A. R., Firmansah, Y., Astuti, R. Y., Rusli, L., Al Farizi, M., & Syamna, D. K. (2023). Pendampingan legalitas usaha NIB dan sertifikasi halal produk pada UMKM Kabupaten Ponorogo untuk peningkatan daya saing usaha. Community Empowerment Journal, 1(3), 122–131. https://doi.org/10.61251/cej.v1i3.27
Moloney, K., & Legrand, T. (2024). Actors, alterations, and authorities: Three observations of global policy and its transnational administration. Policy and Society, 43(1), 1–10. https://doi.org/10.1093/polsoc/puae003
Mulki, Y. A., & Istiqomah, N. (2024). The impact of typology capital on community empowerment programs: Evidence from rural development in Indonesia. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 25(1). https://doi.org/10.18196/jesp.v25i1.20083
Mustaqim, A. (2024). Ini strategi LPNU kembangkan ekonomi Nahdliyin di Kabupaten Sukabumi. NU Online Jawa Barat. https://jabar.nu.or.id/kabupaten-sukabumi/ini-strategi-lpnu-kembangkan-ekonomi-nahdliyin-di-kabupaten-sukabumi-JBop7
North, D. C. (1990). Institutions, institutional change and economic performance. Cambridge University Press.
Nurullaily, S. (2026). Model integratif pengaruh sertifikasi halal, literasi keuangan syariah, dan adopsi digital terhadap kinerja dan daya saing UMKM halal di Indonesia. Jurnal Riset Laboratorium, 15(1), 1818–1832. https://doi.org/10.34127/jrlab.v15i1.2131
Ong, N. C. H. (2019). Assessing objective achievement motivation in elite athletes: A comparison according to gender, sport type, and competitive level. International Journal of Sport and Exercise Psychology, 17(4), 397–409. https://doi.org/10.1080/1612197X.2017.1349822
Putnam, R. D. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Steiner, A., McMillan, C., & O'Connor, C. H. (2023). Investigating the contribution of community empowerment policies to successful co-production: Evidence from Scotland. Public Management Review, 25(8), 1587–1609. https://doi.org/10.1080/14719037.2022.2033053
Sugiyanto. (2021). Tipologi governance lembaga kesejahteraan sosial (I. A. Permatasari, Ed.). The Journal Publishing.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretatif, interaktif, dan konstruktif (3rd ed.). Alfabeta.
Teece, D. J. (2018). Business models and dynamic capabilities. Long Range Planning, 51(1), 40–49. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2017.06.007
Wahyunanto, E. D., Dwijayanto, A., & Wathoni, S. (2021). Gus Dur dan civil society: Peran KH Abdurrahman Wahid dalam pemberdayaan masyarakat. Annual Interdisciplinary Conference on Muslim Societies (AICOMS), 1–20.
Wang, Z., Chen, Z., Xiao, L., Su, Q., Govindan, K., & Skibniewski, M. J. (2023). Editorial. Journal of Innovation & Knowledge, 8(4), Article 100425. https://doi.org/10.1016/j.jik.2023.100425
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43–63). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4193-6_2
Zimmerman, M. A., & Perkins, D. D. (1995). Empowerment theory, research, and application. American Journal of Community Psychology, 23(5), 569–579. https://doi.org/10.1007/BF02506982
Lembaga Perekonomian Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta. (2024). Laporan Lembaga Perekonomian PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta 2024.