Analisis Manajemen Kerumunan (Crowd Management) dan Faktor Daya Tarik Kategori Public Event: Studi Kasus Car Free Night Kota Praya Spesial Jaksa Menyapa
Main Article Content
Abstract
Penyelenggaraan public event di ruang terbuka perkotaan memiliki kompleksitas operasional yang tinggi, terutama terkait lonjakan volume pengunjung dan kerentanan keamanan ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kerumunan (crowd management) secara komprehensif serta mengidentifikasi faktor-faktor daya tarik utama yang berkontribusi terhadap keberhasilan perhelatan "Car Free Night (CFN) Kota Praya: Spesial Jaksa Menyapa" pada 16 Mei 2026 di Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus lapangan (field study). Data primer dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi visual terhadap tata ruang, pergerakan pengunjung, serta fasilitas keamanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen kerumunan diimplementasikan melalui empat lapis strategi terstruktur, meliputi zonasi ruang jalan (tata letak aliran/flow layout), segregasi lima titik kantong parkir strategis, pengerahan personel Dinas Perhubungan sebagai human traffic controller, serta mitigasi risiko proaktif melalui penyiagaan armada pemadam kebakaran. Sementara itu, faktor pendorong keberhasilan ekosistem event ini didasarkan pada konsep hybrid event yang mengintegrasikan tiga daya tarik utama: pelayanan publik interaktif (edutainment hukum dan booth OSS), aktivasi puluhan stan UMKM kuliner lokal, serta panggung hiburan seni pertunjukan langsung (anchor attraction). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan antara inovasi diversifikasi program lintas sektoral dan kedisiplinan rekayasa ruang publik menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem event yang aman, tertib, serta berdampak ekonomi sirkular bagi masyarakat.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.