Rekonstruksi Pembelajaran Kemuhammadiyahan: Integrasi Desain Instruksional Modern, Strategi Experiential Learning, dan Evaluasi Holistik Berbasis Model CIPP

Main Article Content

Dodi Mario Akbar
Galih Fauzan Firdaus
Deny Asmara
Dirgantara Wicaksono

Abstract

Pendidikan Kemuhammadiyahan merupakan instrumen strategis dalam membentuk karakter, ideologi, dan jiwa pergerakan peserta didik di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), sekaligus menjadi wahana transmisi paham Islam berkemajuan lintas generasi. Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa desain pembelajaran mata kuliah/mata pelajaran ini masih cenderung konvensional, berorientasi pada capaian kognitif tingkat rendah (Lower Order Thinking Skills/LOTS), didominasi metode ceramah satu arah, serta kurang relevan dengan profil lulusan yang dituntut memiliki kompetensi berpikir kritis, reflektif, dan aksi sosial. Penelitian ini bertujuan merumuskan rekonstruksi pembelajaran Kemuhammadiyahan melalui tiga pilar utama, yaitu (1) pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) mengacu pada taksonomi Bloom hasil revisi Anderson dan Krathwohl; (2) penerapan model experiential learning Kolb melalui strategi dakwah lapangan; serta (3) inovasi evaluasi pembelajaran holistik berbasis model CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dipadukan dengan penilaian autentik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen kurikulum, kuesioner respons mahasiswa, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) bersama pakar kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran meningkat signifikan ketika desain instruksional mempertimbangkan karakteristik unik peserta didik, mengintegrasikan pengalaman dakwah lapangan yang autentik, serta menerapkan asesmen berlapis yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik seperti portofolio digital, penilaian berbasis proyek, dan rubrik nilai-nilai Muhammadiyah. Inovasi ini tidak hanya memperkuat pemahaman ideologis mahasiswa, tetapi juga mendorong internalisasi nilai-nilai pergerakan—tajdid, tauhid sosial, dan teologi Al-Ma'un—ke dalam perilaku dan praksis kehidupan sehari-hari. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dosen AIK dalam merancang instrumen pembelajaran dan evaluasi berbasis HOTS sebagai bagian dari penjaminan mutu pendidikan ideologis di Perguruan Tinggi Muhammadiyah/'Aisyiyah (PTMA).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Akbar, D. M., Firdaus, G. F., Asmara, D., & Wicaksono, D. (2026). Rekonstruksi Pembelajaran Kemuhammadiyahan: Integrasi Desain Instruksional Modern, Strategi Experiential Learning, dan Evaluasi Holistik Berbasis Model CIPP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(10), 6135–6142. https://doi.org/10.56799/jim.v5i10.19727
Section
Articles

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.