Manajemen Pergelaran MICE Berbasis Budaya: Analisis Operasional Festival Budaya SIPA Management of Cultural-Based MICE Events: Operational Analysis of SIPA Cultural Festival

Main Article Content

Windi Trisinta Septiani

Abstract

Penyelenggaraan event MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) berbasis budaya berskala besar memerlukan manajemen operasional yang terintegrasi untuk menjamin efektivitas penyelenggaraan sekaligus keberlanjutan dampak ekonomi dan destinasi. Artikel ulasan ini menganalisis secara kritis siklus manajemen Solo International Performing Arts (SIPA) di Surakarta yang mencakup fase pra-acara, pelaksanaan, dan pasca-acara. Kajian menggunakan pendekatan ulasan event kualitatif melalui analisis dokumentasi laporan penyelenggaraan, arsip media, dan observasi deskriptif lintas periode untuk merekonstruksi pola operasional SIPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa fase pra-acara ditopang oleh pengelolaan jejaring delegasi internasional, kurasi pertunjukan, serta pemanfaatan Benteng Vastenburg sebagai ruang warisan budaya yang diadaptasikan terhadap kebutuhan penyelenggaraan modern. Pada fase pelaksanaan, integrasi show management dan crowd management menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran pertunjukan, sementara keterlibatan UMKM memperluas distribusi manfaat ekonomi lokal. Pada fase pasca-acara, strategi penutupan dan komunikasi destinasi memperkuat posisi SIPA sebagai instrumen destination branding Surakarta. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan event budaya berskala internasional bergantung pada integrasi manajemen operasional, pemanfaatan warisan budaya, partisipasi ekonomi lokal, dan strategi branding destinasi dalam satu siklus pengelolaan event yang berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Septiani, W. T. (2026). Manajemen Pergelaran MICE Berbasis Budaya: Analisis Operasional Festival Budaya SIPA: Management of Cultural-Based MICE Events: Operational Analysis of SIPA Cultural Festival. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(9), 5471–5478. https://doi.org/10.56799/jim.v5i9.19794
Section
Articles

References

Dwyer, L., & Forsyth, P. (2008). Economic measures of tourism yield: What markets to target? International Journal of Tourism Research, 10(2), 155–168. (DOI: 10.1002/jtr.648)

Dwyer, L., Edwards, D., Mistilis, N., Roman, C., & Scott, N. (2009). Destination and enterprise management for a tourism future. Tourism Management, 30(1), 63–74. (DOI: 10.1016/j.tourman.2008.04.002)

Getz, D. (2012). Event studies: Theory, research and policy for planned events (2nd ed.). Routledge.

Getz, D., & Page, S. J. (2016). Progress and prospects for event tourism research. Tourism Management, 52, 593–631. (DOI: 10.1016/j.tourman.2015.03.007)

Jones, I., Brown, L., & Holloway, I. (2012). Qualitative research in sport and physical activity. SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Spilling, O. R. (1998). Beyond intermezzo? On the long-term industrial impacts of mega-events: The case of Lillehammer 1994. Festival Management and Event Tourism, 5(3), 101–122.

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.