Pemberdayaan Masyarakat melalui Kelompok Tani Sorgum untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Tani Sorgum Herin Lela Likotuden dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang ditentukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan pengumpulan, kondensasi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilaksanakan melalui dimensi enabling, empowering, dan protecting. Pada dimensi enabling, petani memperoleh akses terhadap lahan, sumber daya pertanian, bantuan, dan kelembagaan kelompok tani. Pada dimensi empowering, penyuluhan, pelatihan, dan keterlibatan dalam Musrenbang meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta partisipasi petani, meskipun penerapan teknologi dan pengembangan pemasaran masih terbatas. Pada dimensi protecting, pemerintah desa memberikan dukungan dana, alat pertanian, perluasan lahan, dan bantuan administrasi. Namun, monitoring masih bersifat reaktif, evaluasi belum berbasis data produksi dan pendapatan, akses pasar masih terbatas, serta belum tersedia kebijakan desa yang secara khusus melindungi pengembangan usaha sorgum. Dengan demikian, pemberdayaan telah memberikan manfaat bagi petani, tetapi masih memerlukan penguatan pendampingan, pemasaran, evaluasi program, dan perlindungan usaha tani secara berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abel, A., Obel, G., & Akuno, W. (2024). Assessment of the contribution of agricultural extension services on sorghum production for improved food security among smallholder farmers in Rachuonyo North Sub-County, Homa Bay County, Kenya. International Journal of Agronomy and Agricultural Research, 25(1), 9–18. https://innspub.net/assessment-of-the-contribution-of-agricultural-extension-services-on-sorghum-production-for-improved-food-security-among-smallholder-farmers-in-rachonyo-north-sub-county-homa-bay-county-kenya/
Badan Pusat Statistik. (2023). Hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2023: Rumah tangga usaha pertanian. https://sensus.bps.go.id/main/index/st2023
Badan Pusat Statistik Kabupaten Flores Timur. (2021). Kecamatan Demon Pagong dalam angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Flores Timur.
Benu, F. L., & Mudita, I. W. (2013). Revisitasi lahan kering: Diskusi ringan seputar lahan kering dan pertanian lahan kering. JP II Publishing House.
Hanggarawati, P. S., Nilasari, B. M., & Jakaria, J. (2024). Analysis of sorghum local food development community-based for food security and nutrition in Lembata and East Flores, East Nusa Tenggara Province. International Journal of Engineering Business and Social Science, 2(4), 1232–1242. https://doi.org/10.58451/ijebss.v2i04.156
Hermawan, E., Pebriyani, D., Julianty, D. N., Safitri, F., & Laksono, G. T. (2021). Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Tirtawangunan, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(1), 191–198.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.
Matofani, A. R., & Rahaju, T. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui budidaya sorgum di Desa Pucakwangi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Publika, 11(3), 2283–2292. https://doi.org/10.26740/publika.v11n3.p2283-2292
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mulyawan, R. (2016). Masyarakat, wilayah, dan pembangunan. UNPAD Press.
Musafiri, C. M., Kiboi, M., Ng’etich, O. K., Zeila, A., & Ngetich, F. K. (2026). Determinants of market participation and intensity among smallholder sorghum farmers in Western Kenya: Implications for agricultural commercialisation and food security. Journal of Agriculture and Food Research, 27, Article 102837. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2026.102837
Ndun, G., Therik, J. J., & Oktavianto, A. B. (2025). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan hasil sektor pertanian di Desa Suelain, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Public Service and Governance Journal, 6(2), 227–238.
Pangaribuan, O., & Kurniaty, E. Y. (2025). Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok tani di Desa Sidulang, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 5(1), 1–13. https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2547
Republik Indonesia. (2013). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Syafira, R. R., & Rahmi, D. (2022). Peran kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Bandung Conference Series: Economics Studies, 2(2), 282–290. https://doi.org/10.29313/bcses.v2i2.3286
Wijayanti, S., & Djatmiko, E. (2020). Pemberdayaan masyarakat desa: Teori, konsep, dan implementasi. CV Pustaka Mandiri.