Potensi Wellness Tourism pada Puncak Becici di Kawasan Perbukitan Dlingo, Kabupaten Bantul Yogyakarta

Main Article Content

Tomi Darmawan
Lestiani Warih Wulandari
Amin Kiswantoro

Abstract

Wellness tourism merupakan salah satu segmen pariwisata yang berkembang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Puncak Becici sebagai destinasi wisata alam di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wellness tourism berbasis alam, edukasi lingkungan, dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis potensi pengembangan wellness tourism di Puncak Becici serta merumuskan strategi pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis Graunded Theory. Pendekatan ini digunakan dalam penelitian ini untuk mengembangkan teori baru dari data lapangan secara mendalam mengenai potensi pengembangan wellness tourism di Puncak Becici berdasarkan kondisi di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Sedangkan uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan kajian wellness tourism serta bagi pengelola dan pemangku kepentingan pariwisata di Puncak Becici.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Darmawan, T., Wulandari, L. W., & Kiswantoro, A. (2026). Potensi Wellness Tourism pada Puncak Becici di Kawasan Perbukitan Dlingo, Kabupaten Bantul Yogyakarta . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(10), 7028–7047. https://doi.org/10.56799/jim.v5i10.20149
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.