Karakteristik Temporal Meteorologi Kejadian Frost di Dataran Tinggi Dieng: Studi Kasus Tahun 2025
Main Article Content
Abstract
Frost di Dataran Tinggi Dieng merupakan bahaya agrometeorologi berulang yang dapat merusak tanaman hortikultura. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik temporal unsur meteorologi selama kejadian frost tahun 2025 menggunakan data Automatic Weather Station Batur beresolusi 10 menit. Sepuluh malam frost dikelompokkan menjadi lima episode dan dibandingkan dengan sepuluh malam tanpa frost yang dipilih secara berpasangan pada bulan yang sama. Analisis mencakup komposit waktu ±24 jam terhadap pukul 06.00 WIB, statistik malam pukul 18.00–06.50 WIB, uji Wilcoxon berpasangan, koreksi Benjamini–Hochberg, dan ukuran efek rank-biserial. Median suhu minimum malam frost sebesar 3,80 °C, lebih rendah daripada malam kontrol sebesar 9,39 °C, dengan suhu terendah 1,10 °C. Penurunan suhu pukul 18.00–06.00 WIB pada malam frost mencapai median 8,53 °C dan berbeda signifikan dari kontrol. Malam frost juga cenderung berangin lemah dan memiliki depresi titik embun minimum lebih kecil, sedangkan tekanan udara serta curah hujan sebelumnya tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Interpretasi kelembapan dilakukan secara hati-hati karena ditemukan diskontinuitas dan efek batas atas sensor. Hasil menunjukkan bahwa frost Dieng tahun 2025 terutama dicirikan oleh pendinginan malam yang kuat dan berkelanjutan, suhu minimum rendah, serta angin lemah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aini, E. N., & Faqih, A. (2021). Frost predictions in Dieng using the outputs of Subseasonal to Seasonal (S2S) model. Agromet, 35(1), 30–38. doi:10.29244/j.agromet.35.1.30-38
Benjamini, Y., & Hochberg, Y. (1995). Controlling the false discovery rate: A practical and powerful approach to multiple testing. Journal of the Royal Statistical Society: Series B (Methodological), 57(1), 289–300. doi:10.1111/j.2517-6161.1995.tb02031.x
Burns, P., & Chemel, C. (2014). Evolution of cold-air-pooling processes in complex terrain. Boundary-Layer Meteorology, 150(3), 423–447. doi:10.1007/s10546-013-9885-z
Clements, C. B., Whiteman, C. D., & Horel, J. D. (2003). Cold-air-pool structure and evolution in a mountain basin: Peter Sinks, Utah. Journal of Applied Meteorology, 42(6), 752–768. doi:10.1175/1520-0450(2003)042<0752:CSAEIA>2.0.CO;2
Jufri, R. A., Nugroho, H. A., Kristianto, A., Septiadi, D., Virgianto, R. H., Nugraheini, I. R., & Soegiarto, I. (2024). Rancangan dan implementasi sistem monitoring bencana frost (embun beku). ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika, 12(2), 288–302. doi:10.26760/elkomika.v12i2.288
Kristianto, A., Nugraheni, I. R., Virgianto, R. H., Septiadi, D., Nugroho, H. A., Soegiarto, I., Fadhilah, M. J., Wahyudi, T., & Jufri, R. A. (2026). Assessment of frost events on the tropical highlands: Analyzing meteorological conditions and WRF-ARW model performance on the Dieng Plateau, Indonesia. MAUSAM, 77(1), 235–246. doi:10.54302/9qqwq735
Pradana, A., Mardiana, A., Lestari, F. N., Sara, F. H., Afifah, S., & Nurjani, E. (2018). Frost hazard assessment on agricultural land to achieve resilient agriculture in Dieng Volcanic Highland, Central Java. Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 3(1), 46–56. doi:10.22146/ipas.39620
Rochette Cordeiro, A. M., Ornelas, A., & Silva, D. D. (2023). The importance of topography in the formation of cold-air pooling in urban spaces: The example of the city of Coimbra (Portugal). Theoretical and Applied Climatology, 152, 227–239. doi:10.1007/s00704-023-04401-8
Snyder, R. L., & de Melo-Abreu, J. P. (2005). Frost protection: Fundamentals, practice and economics. Rome, Italy: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Wilcoxon, F. (1945). Individual comparisons by ranking methods. Biometrics Bulletin, 1(6), 80–83. doi:10.2307/3001968
World Meteorological Organization. (2021). Guide to instruments and methods of observation (WMO-No. 8). Geneva, Switzerland: Author.