Perancangan Brand Logo Grup Kolektif Musik Hip-hop MADNOISE Berbasis Nilai Budaya Urban
Main Article Content
Abstract
Di tengah persaingan konten digital, identitas visual yang kuat menjadi faktor penting bagi kolektif musik dalam membangun eksistensi dan loyalitas audiens. MADNOISE merupakan kolektif musik hip-hop independen berbasis di Madiun, Jawa Timur, yang aktif di platform streaming dan Instagram. Meskipun memiliki kualitas musikal dan identitas budaya urban yang kuat, MADNOISE belum memiliki brand logo yang konsisten sehingga identitas visualnya belum tersampaikan secara optimal. Perancangan ini bertujuan merancang sistem brand logo yang autentik dan komprehensif bagi MADNOISE. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, analisis SWOT, analisis kompetitor, dan analisis semiotika visual. Hasil perancangan meliputi sistem logo beserta variannya, palet warna, sistem tipografi, elemen grafis pendukung, brand guidelines, serta penerapannya pada media seperti profil Instagram, artwork Spotify, merchandise, dan poster. Konsep perancangan didasarkan pada tiga pilar, yaitu Autentisitas Urban, Ekspresivitas Kolektif, dan Kontekstualisasi Lokal. Perancangan ini diharapkan dapat memperkuat identitas visual MADNOISE serta mendukung pengembangan kolektif di industri musik independen Indonesia.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adhityatama, A. (2019). Logotype sebagai citra grafis dalam konteks identitas visual grup band major label dan indie label. Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain, 4(1), 1–16.
Adiprasetio, J., dkk. (2020). Skena “Teras Kolektif”: Dinamika kolektiva dan resistensi musik mahasiswa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1).
Anggraini, L., & Nathalia, K. (2014). Desain komunikasi visual: Dasar-dasar panduan untuk pemula. Nuansa Cendekia.
Arianto, T. (2023). Realitas budaya masyarakat urban. Google Books.
Consumed Magazine. (2025). The current dynamics of hip-hop in Indonesia. https://consumedmagazine.com/the-current-dynamics-of hip-hop-in-indonesia/
Fatonah, dkk. (2026). Ekologi platform digital YouTube, TikTok, Instagram, dan musik lokal. https://journal.literasisains.id/index.php/sosmaniora/article/view/7614.
J-DIKUMSI. (2025). Komunikasi visual dalam branding: Peran desain grafis dalam membangun identitas merek. Jurnal Pendidikan, Hukum, Komunikasi, 1(1). https://ejournal.cvddabeeayla.com/index.php/J-DIKUMSI/article/view/44
Jamalus. (1988). Panduan pengajaran buku musik: Ilmu seni suara. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
KBBI via Kumparan. (2025). Apa itu kolektif? Pengertian dan jenis-jenisnya. https://kumparan.com/berita-terkini/apa-itu-kolektif-ini-pengertian-dan-jenis-jenisnya-dalam-bahasa-indonesia-25rx1uO8EMf
Lubis, M. A. H. (2019). Musik hip-hop dan identitas diri komunitas. Jurnal Seni Musik, 8(1), 7–12.
Mave Magazine. (2024). GNARLY Club // Album ‘Face The Reaper’. https://mavemagz.com/gnarly-club-album-face-the-reaper/
Oscario, A. (2013). Pentingnya peran logo dalam membangun brand. Humaniora, 4(1), 191–202.
RRI Online. (2025). Perjalanan populer hip-hop di Indonesia. https://rri.co.id/hiburan/928738/perjalanan-populer-hip-hop-di-indonesia
Rustan, S. (2017). Mendesain logo. Gramedia Pustaka Utama.
Setiawan, R. (2020). Pengaruh urbanisasi terhadap perubahan identitas budaya generasi muda di
perkotaan. Jurnal Sosiologi, 15(2), 123–140.
Wheeler, A. (2018). Designing brand logo: An essential guide for the whole branding team (5th
ed.). John Wiley & Sons.