Determinan Peningkatan Penjualan pada TikTok Shop: Peran Affiliate Marketing dan Perilaku Konsumen
Main Article Content
Abstract
Perkembangan TikTok sebagai platform social commerce telah mendorong pemanfaatan affiliate marketing sebagai strategi pemasaran yang mampu memengaruhi perilaku konsumen sekaligus meningkatkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh affiliate marketing terhadap perilaku konsumen dan peningkatan penjualan pada TikTok Shop. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 97 pengguna aktif TikTok yang dipilih secara acak. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen serta peningkatan penjualan. Daya tarik konten, kredibilitas afiliator, dan kemudahan akses produk terbukti mampu mendorong minat konsumen dalam melakukan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi affiliate marketing tidak hanya efektif dalam membentuk perilaku belanja konsumen, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kinerja penjualan pada platform TikTok Shop. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha dalam mengoptimalkan pemanfaatan affiliate marketing sebagai strategi pemasaran digital yang efektif.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Azwar, S. (2013). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Haq, Z. U. & Heaney, J. (2012). Pengaruh Pemasaran Afiliasi Terhadap Perilaku Konsumen. Jurnal Pemasaran dan Komunikasi Digital.
Helianthusonfri. (2014). Pemasaran Afiliasi: Cara Mendapatkan Penghasilan dari Internet. Jakarta: Penerbit E-Buku Indonesia.
Idri. (2017). Pengantar Metodologi Penelitian Ilmiah: Kuantitatif dan Kualitatif. Jakarta: Penerbit Kencana.
Kotler, P. (2005). Manajemen Pemasaran (Jilid 1, Edisi Kesebelas). Jakarta: PT Indeks.
Kotler, P. & Keller, K. L. (2016). Manajemen Pemasaran (Edisi 15). Jakarta: Erlangga.
Machfoedz, M. (2005). Perilaku Konsumen. Yogyakarta: Penerbit UPP AMP YKPN.
Mayasari, D. & Safina, S. (2021). Metode Penelitian Ilmiah. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.
Moleong, L. J. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nabela Dwi, A., dkk. (2023). Pengaruh Pemasaran Afiliasi Terhadap Peningkatan Penjualan dan Perilaku Konsumen dalam Konteks Belanja Daring. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital, 9(1), 22–35.
Rokhma, S., dkk. (2024). Perkembangan Pemasaran Afiliasi Melalui Konten Video Pendek di Media Sosial. Jurnal Ilmiah Manajemen, 14(2), 89–102.
Schiffman, L. G. & Wisenblit, J. L. (2015). Consumer Behavior: A Global Outlook (Edisi ke-11). New Jersey: Pearson Education.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. W. (2019). Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru.
Swastha, B. (2014). Azas-azas Pemasaran. Yogyakarta: Penerbit Liberty.
Vetri, M., dkk. (2018). Efektivitas Pemasaran Afiliasi dalam Perdagangan Elektronik. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 11(1), 45–58.
Zainudin, Z. & Sutariyono. (2025). Penerapan Affiliate Marketing Terhadap Peningkatan Penjualan. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 15(1), 33–45.