Merti Dusun Krebet sebagai Event Budaya dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat
Main Article Content
Abstract
Merti Dusun Krebet merupakan tradisi tahunan masyarakat Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, yang memadukan ungkapan syukur, doa, gotong royong, kirab gunungan, kenduri, dan kesenian. Penelitian ini bertujuan menganalisis Merti Dusun Krebet sebagai event budaya serta potensinya dalam mendukung pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi dokumentasi terhadap publikasi resmi Kalurahan Sendangsari, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, dokumentasi kebudayaan DIY, serta kajian artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, perbandingan antarsumber, dan interpretasi. Hasil menunjukkan bahwa Merti Dusun memiliki tiga fungsi yang saling berkaitan, yaitu fungsi spiritual sebagai ungkapan syukur, fungsi sosial sebagai ruang gotong royong dan penguatan identitas, serta fungsi pariwisata sebagai atraksi budaya yang dapat memperkuat citra Desa Wisata Krebet. Pengembangan event perlu menempatkan masyarakat sebagai aktor utama dan menjaga batas antara fungsi ritual dan fungsi atraksi wisata. Temuan ini menegaskan bahwa Merti Dusun dapat dikembangkan sebagai cultural event yang mendukung pelestarian budaya sekaligus pariwisata berbasis masyarakat.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.