Transformasi Digital dalam Sistem Layanan Edukasi dan Pencegahan Narkotika pada Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua
Main Article Content
Abstract
Penyalahgunaan narkotika menjadi permasalahan sosial yang serius di Indonesia, termasuk di wilayah Papua yang memiliki karakteristik geografis dan sosial-budaya yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transformasi digital dalam sistem layanan edukasi dan pencegahan narkotika pada Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua (BNNP Papua), mengidentifikasi kendala penerapannya, serta merumuskan model pengembangan layanan digital yang adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BNNP Papua telah memanfaatkan media sosial dan situs web resmi sebagai saluran penyebaran informasi, namun belum memiliki platform digital mandiri dan terintegrasi. Kendala utama meliputi ketimpangan infrastruktur jaringan, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, belum memadainya kebijakan dan anggaran khusus, serta keragaman tingkat literasi digital masyarakat. Pemanfaatan media digital efektif memperluas jangkauan informasi, namun masih terbatas pada komunikasi satu arah dan belum sepenuhnya dapat menggantikan pendekatan tatap muka. Model pengembangan yang diusulkan menekankan pada pendekatan bertahap berbasis aksesibilitas wilayah, penyesuaian konten dengan kearifan lokal, penguatan kemitraan kelembagaan, serta integrasi layanan digital dengan kegiatan konvensional.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Badan Narkotika Nasional. (2022). Strategi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. BNN Republik Indonesia.
Badan Narkotika Nasional. (2023). Laporan tahunan Badan Narkotika Nasional. BNN Republik Indonesia.
Bertot, J. C., Jaeger, P. T., & Grimes, J. M. (2012). Promoting transparency and accountability through ICTs, social media, and collaborative e-government. Transforming Government: People, Process and Policy, 6(1), 78–91. https://doi.org/10.1108/17506161211214831
Hasanah, U., Rahman, A., & Pratama, R. (2024). Digital transformation in local government services: Challenges and opportunities in the era of digital governance. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(2), 145–156.
Kane, G. C., Palmer, D., Phillips, A. N., Kiron, D., & Buckley, N. (2015). Strategy, not technology, drives digital transformation. MIT Sloan Management Review and Deloitte University Press.
Latip, M. S., Rahman, A., & Abdullah, M. (2024). Digital public services and citizen engagement in the era of smart governance. Journal of Public Administration Research, 12(1), 34–48.
Millensyah, D. (2023). Transformasi digital dalam pelayanan publik di era pemerintahan digital. Jurnal Digital Government, 5(1), 21–33.
Prajapati, N., & Sharma, A. (2013). The role of social media in e-government services. International Journal of Computer Science and Information Technologies, 4(2), 299–303.
Schwab, K. (2017). The fourth industrial revolution. Crown Business.
Sisilianingsih, D., Nugroho, R., & Prasetyo, B. (2023). Digital transformation in public services during the COVID-19 pandemic. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 10(3), 513–522.
United Nations. (2022). United Nations e-government survey 2022: The future of digital government. United Nations Department of Economic and Social Affairs.
Westerman, G., Bonnet, D., & McAfee, A. (2014). Leading digital: Turning technology into business transformation. MIT Sloan Management Review.