Kuantifikasi Difusi Uap Air Morfologi, dan Porositas Serat Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Danau Sentani

Main Article Content

Wahyu Kumala Sari
Juliawati Juliawati

Abstract

Eichhornia crassipes merupakan biomassa akuatik yang memiliki struktur internal berpori dan berpotensi dikaji sebagai biomaterial berbasis sumber daya lokal Danau Sentani. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi sifat fisik dan perilaku transport air pada petiole E. crassipes sebagai dasar pemahaman hubungan antara struktur internal, porositas, penyerapan air, dan difusi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui karakterisasi densitas, porositas, kandungan karbon biogenik, penyerapan air, dan koefisien difusi Fickian. Hasil penelitian menunjukkan densitas petiole sebesar 0,75 g/cm³ dengan porositas 0,77. Kandungan karbon biogenik mencapai 37% C berdasarkan berat kering, sedangkan penyerapan air mencapai 380%. Analisis transport air menggunakan pendekatan Fickian menghasilkan koefisien difusi sebesar 2,4 × 10⁻⁹ m²/s. Hasil tersebut menunjukkan bahwa arsitektur internal petiole yang berpori berkaitan dengan kemampuan material dalam menyerap dan mentransmisikan air. Temuan ini memberikan dasar karakterisasi awal mengenai hubungan struktur–sifat transport pada petiole E. crassipes dan memperkuat potensinya sebagai objek kajian biomaterial tropis berbasis biomassa lokal, meskipun kajian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi stabilitas karbon dan sifat aplikatif material.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sari, W. K., & Juliawati, J. (2026). Kuantifikasi Difusi Uap Air Morfologi, dan Porositas Serat Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Danau Sentani . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(12), 9721–9729. https://doi.org/10.56799/jim.v5i12.21206
Section
Articles

References

Célino, A., Fréour, S., Jacquemin, F., & Casari, P. (2014). The hygroscopic behavior of plant fibers: A review. Frontiers in Chemistry, 1, 43.

Crank, J. (1975). The mathematics of diffusion (2nd ed.). Clarendon Press. Edisi kedua tahun 1975 dan penerbit Clarendon Press, Oxford.

George, S., Thomas, S., Nandanan Nedumpillil, N., & Jose, S. (2023). Extraction and characterization of fibers from water hyacinth stem using a custom-made decorticator. Journal of Natural Fibers, 20(2).

Hidayat, A., & Nugroho, S. (2021). Pengaruh perlakuan alkali terhadap daya serap air serat eceng gondok. Jurnal Ilmu dan Teknologi Material, 6(1), 11–18.

Kurniawan, B., & Handayani, T. (2022). Analisis sifat higroskopis serat alam tropis. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 18(3), 145–152.

Kymäläinen, H. R., & Sjöberg, A. M. (2021). Hygroscopic properties of plant fibres in building materials. Sustainability, 13(4), 1602.

Maulana, I., & Sari, D. P. (2023). Studi eksperimental serapan uap air pada material berpori berbasis serat alami. Jurnal Teknik Lingkungan, 29(1), 55–63.

Poletto, M., Zattera, A. J., & Santana, R. M. C. (2021). Structural differences between plant fibres: Evidence from chemical composition and hygroscopic behavior. Polymers, 13(2), 301.

Wembe, B. D., Wiryikfu, N. C., Ntamack, G. E., Kenmeugne, B., Tchotang, T., Rolland, D., & Stanislas, T. T. (2023). Extraction and physicochemical and thermomechanical characterizations of water hyacinth fibers Eichhornia crassipes. International Journal of Polymer Science, 2023.

Yuliana, R., & Hartono, H. (2024). Karakterisasi serat eceng gondok Danau Sentani sebagai material ramah lingkungan. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi, 25(1), 101–109.

Zhou, Y., Fan, M., & Chen, M. (2020). Interface and bonding mechanisms of plant fibre composites: An overview. Composites Part B: Engineering, 101, 31–45.