Resiliensi UMKM Makanan terhadap Gangguan Ekonomi akibat Kabut Asap Karhutla di Kota Palangka Raya
Main Article Content
Abstract
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berulang kali menimbulkan kabut asap di Kota Palangka Raya telah menyebabkan guncangan ekonomi dan lingkungan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan melalui berkurangnya mobilitas masyarakat dan perubahan pola konsumsi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak kabut asap, tingkat ketahanan, dan strategi adaptasi yang diterapkan oleh UMKM pangan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, studi ini melibatkan 30 pelaku UMKM pangan yang dipilih melalui purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner skala Likert dengan rentang 1–5 dan dianalisis menggunakan persentase, nilai rata-rata, dan indeks ketahanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kabut asap yang paling dominan adalah penurunan pendapatan (80,00%) dan kenaikan harga bahan baku (73,33%). Tingkat ketahanan UMKM pangan secara keseluruhan termasuk dalam kategori sedang (indeks 3,52), dengan dimensi pemulihan usaha (3,94) dan digitalisasi (3,91) diklasifikasikan sebagai tinggi, sedangkan kemampuan untuk menahan gangguan adalah yang terendah (3,04). Strategi adaptasi utama yang diimplementasikan adalah pendekatan digital berbasis teknologi, khususnya penggunaan WhatsApp (90,00%) dan media sosial (73,33%). Studi ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas digitalisasi dan penyediaan jaring pengaman finansial oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan UMKM dalam menghadapi bencana ekologi yang berulang.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Addoum, J., Gounopoulos, D., Gustafson, M., Lewis, R., & Nguyen, T. (2023). Does Wildfire Smoke Choke Local Business? SSRN Electronic Journal.
https://doi.org/10.2139/ssrn.4564296
Anggraini, N. (2023). Biaya Kebakaran Gambut yang Ditanggung oleh Rumah Tangga Petani di Kecamatan Air Sugihan , Kabupaten Ogan Komering Ilir ( The Cost of Peat Fires Borne by Farmers Households in Air Sugihan District , Ogan Komering Ilir Regency ). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(April), 305–315. https://doi.org/10.18343/jipi.28.2.305
Astuty, E., Sudirman, I., & Aryanto, R. (2024). Sustainable resilience strategy: unleash the micro-businesses’s potential in the digitalization and sustainability era. Cogent Business & Management, 11. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2313672
Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya. (2025). Tahun 2024, angka kejadian karhutla di Palangka Raya menurun signifikan. Palangka Raya: Pemerintah Kota Palangka Raya. https://palangkaraya.go.id/
Lestari, E., Abd Hamid, N., Shamsuddin, R., Kurniasari, F., & Yaacob, Z. (2024). Investigating the factors of SMEs’ business resilience in the post-pandemic crisis of COVID-19 with technology adoption as a quasi-moderator: a multigroup analysis of Indonesian and Malaysian SMEs. Cogent Business & Management, 11(1).
https://doi.org/10.1080/23311975.2023.2301135
Mardanugraha, E., & Junaidi, A. (2022). Ketahanan UMKM di Indonesia menghadapi Resesi Ekonomi MSME Resilience in Indonesia Against Economic Recession. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 30(2), 4–5. https://doi.org/10.14203/JEP.30.2.2022.101-114
Nurhayati, N., & Astono, A. (2024). The Mediating Role of Digital Transformation in the Effect of Dynamic Capabilities on Business Resilience. Jurnal Dinamika Manajemen, 15, 41–54. https://doi.org/10.15294/jdm.v15i1.49153
OECD. (2024). SME digitalisation to manage shocks and transitions. OECD Publishing. https://www.oecd.org/
Ozanne, L. K., Chowdhury, M., Prayag, G., & Mollenkopf, D. A. (2022). SMEs navigating COVID-19: The influence of social capital and dynamic capabilities on organizational resilience. In Industrial Marketing Management (Vol. 104, pp. 116–135). https://doi.org/10.1016/j.indmarman.2022.04.009
Putritamara, J., Hartono, B., Toiba, H., Utami, H., Shadiqur Rahman, M., & Masyithoh, D. (2023). Do Dynamic Capabilities and Digital Transformation Improve Business Resilience during the COVID-19 Pandemic? Insights from Beekeeping MSMEs in Indonesia. Sustainability, 15, 1760. https://doi.org/10.3390/su15031760
Ramada, A. (2024). Meningkatkan Ketahanan UMKM Terhadap Bencana di Indonesia. Journal of Entrepreneurial Economics, 1(1), 30–38. https://doi.org/10.61511/jane.v1i1.2024.617
Sinha, K. K., Raby, S., & Salari, T. (2025). Exploring the scope and depth of digitalisation in times of crisis: Implications for SME resilience. International Small Business Journal: Researching Entrepreneurship, 43(3). https://doi.org/10.1177/02662426241293000
Supari, S., & Anton, H. (2022). The Impact of the National Economic Recovery Program and Digitalization on MSME Resilience during the COVID-19 Pandemic: A Case Study of Bank Rakyat Indonesia. Economies, 10, 160. https://doi.org/10.3390/economies10070160
Utami, I., Santosa, I., & Leila, M. R. (2021). Priority Resilience Strategy for Micro, Small, and Medium Enterprises for Dealing with Natural Disasters. International Journal of Disaster Risk Reduction, 55, 102074. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2021.102074