Identifikasi Bakteri Eschericia Coli pada Air Sungai Kambu Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu
Main Article Content
Abstract
Sungai merupakan salah satu sumber daya air yang memiliki peranan penting bagi kehidupan masyarakat. Namun, aktivitas manusia di sekitar aliran sungai berpotensi menyebabkan pencemaran mikrobiologis, salah satunya oleh bakteri Escherichia coli yang dapat menjadi indikator kontaminasi fekal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan bakteri Escherichia coli pada air Sungai Kambu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel air. Hasil pemeriksaan bakteriologis kemudian dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan nilai baku mutu yang tercantum pada tabel pemeriksaan.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kandungan Escherichia coli tertinggi ditemukan pada titik hulu sebesar 24.000 CFU/100 mL, diikuti titik tengah sebesar 18.000 CFU/100 mL, dan titik hilir sebesar 14.000 CFU/100 mL. Seluruh titik pengambilan sampel menunjukkan hasil yang melebihi nilai pembanding sebesar 0 CFU/100 mL sehingga dikategorikan tidak memenuhi persyaratan berdasarkan acuan yang digunakan dalam tabel. Meskipun demikian, terdapat kecenderungan penurunan jumlah bakteri dari hulu menuju hilir. Air Sungai Kambu pada ketiga titik pengambilan sampel telah terkontaminasi bakteri Escherichia coli. Kandungan bakteri tertinggi terdapat di bagian hulu dan terendah di bagian hilir. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengawasan kualitas mikrobiologis air sungai serta upaya pengendalian sumber pencemaran untuk mengurangi risiko kesehatan masyarakat.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aji, F. N., Handawati, R., & Kusumawati, L. (2026). Tingkat pencemaran bakteri Escherichia coli pada air tanah di Kelurahan Bidara Cina. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 14(1), 106–124. https://doi.org/10.23887/jjpg.v14i1.100577
Devianri, M. (2025). Uji kualitas air Sungai Beliti di Kecamatan Kotapadang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. MANILKARA: Journal of Bioscience, 4(1). https://doi.org/10.33830/manilkara.v4i1.12778.2025
Fajar, M. M., Kurniawan, M. R., & Wijayanti, D. R. (2023). Kontaminasi Escherichia coli pada air minum isi ulang di wilayah Ciangsana menggunakan uji Most Probable Number (MPN). Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 5(2), 278–282. https://doi.org/10.33084/bjmlt.v5i2.4102
Imoliana, W. T., & Kristianto, S. (2025). Analisis cemaran Escherichia coli terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Jayapura Selatan. Jurnal Bioshell, 14(1). https://doi.org/10.56013/bio.v14i1.3919
Julianti, R. N. D., & Pawenang, E. T. (2024). Hubungan higiene sanitasi dengan keberadaan Escherichia coli pada depot air minum di wilayah pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang tahun 2023. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 5(1). https://journal.unnes.ac.id/journals/jppkmi/article/view/8911
Kurniawan, F. B., Imbiri, M. J., Asrori, Alfreda, Y. W. K., Asrianto, Sahli, I. T., & Hartati, R. (2022). Kualitas bakteriologi Escherichia coli dan coliform pada air di Distrik Demta Kabupaten Jayapura tahun 2022. Jurnal Analis Laboratorium Medik, 7(2). https://doi.org/10.51544/jalm.v7i2.3384
Lukas, G. R. N., Riogilang, H., & Riogilang, H. (2024). Analisis kontaminan bakteri Escherichia coli di Sungai Maruasey. TEKNO, 22(89). https://doi.org/10.35793/jts.v22i89.57705
Masito, M., Novianti, D., & Marmaini. (2024). Keberadaan Escherichia coli pada air Sungai Musi Kota Palembang. Indobiosains, 6(2). https://doi.org/10.31851/indobiosains.v6i2.15895
Pemerintah Republik Indonesia. 2021. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 22. Sekretariat Negara. Jakarta
Purwitasari, I. M. (2023). Deteksi cemaran bakteri Escherichia coli pada ikan dan air sungai di perairan Jembatan Cincim Kabupaten Lamongan. KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan, 7(2). https://doi.org/10.30821/kfl:jibt.v7i2.16036
Rahmawati, A. N., Utami, D. W., Saryanti, D., & Kurniaaji, B. (2024). Analisis Most Probable Number (MPN) coliform dan Escherichia coli pada air sumur bor di pemukiman warga Kelurahan Pucangsawit Surakarta. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 146–152. https://doi.org/10.14710/jkli.23.2.146-152
Sirajuddin, N. T. (2025). Studi mikrobiologis bakteri Escherichia coli dalam air Sungai Maros: Menilai kualitas air dan ancaman kesehatan. e-Journal Budidaya Perairan, 13(1). https://doi.org/10.35800/bdp.v13i1.60778
Suryani, L., Hayati, I., Puspitasari, S., & Mahendra, Y. A. (2023). Cemaran bakteri Escherichia coli pada air sumur gali dengan metode MPN di Desa Sukasari Kabupaten Seluma Bengkulu. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 10(2).
Wahid, S., Al Mukti, R. A. S., Rina, W., & Lestaluhu, K. (2026). Pemeriksaan kualitas bakteriologi (Escherichia coli) dan konstruksi sumur gali di RT 006 RW 017 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Jurnal Higiene Sanitasi, 1(2).
Moruk, T. I., Purwanti, R., & Ubaidillah. (2025). Uji cemaran bakteri coliform dan Escherichia coli pada air galon isi ulang dengan metode MPN di daerah Condong Catur, Kecamatan Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Permata Indonesia, 16(2), 35–40. https://doi.org/10.59737/jpi.v16i2.373