Ijarah dan IMBT (Al-Ijarah al- Muntahiyah Bi al-Tamlik) dan Implementasinya

Main Article Content

Apdil Abdilah
Ahmadih Rojalih Jawab

Abstract

Dari beragam produk dalam perbankan syariah, terdapat akad yang digunakan sebagai landasan dasar atas produk-produk yang ada. Pada aspek penyaluran dana, dalam perbankan syariah terdapat beberapa bentuk akad yang digunakan antara lain: pembiayaan atas dasar akad mudharabah(bagi hasil), pembiayaan atas dasar akad musyarakah (bagi hasil), pembiayaan atas dasar akad murabahah(jualbeli), pembiayaan atas dasar akad salam (jual-beli pesanan), pembiayaan atas dasar akad istisna’(jualbeli pesanan), pembiayaan atas dasar akad qordh (pinjaman qordhulhasan),pembiayaan atas dasar akad multijasa pembiayaan atas dasar akad ijarah(sewa-menyewa) dan ijarah muntahia bi tamlik (sewa-beli). Pada saat perbankan konvensional tidak dapat melakukan perkreditan dengan jenis leasing karena terhalang rugulasi, perbankan syariah dapat melakukan pembiayaan dengan menggunakan akad ijarah muntahia bi tamlik. Sistem pembiayaan ijarah muntahia bi tamlik (IMBT) dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSNMUI) merupakan sistem pembiayaan dimana terjadinya kombinasi antara sewa-menyewa denganjual-beli. Pola pembiayaan jenis ini dalam sistem keuangan konvensional hampir serupa dengan sistem leasing. Ijarah (sewa-menyewa) adalah  suatu     akad yang memberikan  hak  milik  atas  manfaat  suatu  barang  yang  mubah untuk  masa  tertentu  dengan  imbalan  yang  bukan  berasal  dari manfaat. Ijarah adalah akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa, melalui sewa tanpa diikuti dengan pemindahan  kepemilikan atas barang itu sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Apdil Abdilah, & Ahmadih Rojalih Jawab. (2023). Ijarah dan IMBT (Al-Ijarah al- Muntahiyah Bi al-Tamlik) dan Implementasinya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(11), 5470–5480. https://doi.org/10.56799/jim.v2i11.2418
Section
Articles