Manajemen Kelengkapan Catatan Medis (KLPCM) di Rekam Medis Elektronik Rumah Sakit Tk. II Udayana
Main Article Content
Abstract
Manajemen Kelengkapan Catatan Medis (KLPCM) memiliki peran penting dalam menentukan keakuratan data rekam medis, baik yang manual maupun elektronik. Rekam medis berbasis elektronik memudahkan pencarian data, khususnya data identitas pasien, dengan memastikan kelengkapan pengisiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manajemen KLPCM dalam rekam medis elektronik di Rumah Sakit Tk. II Udayana, dengan fokus pada permasalahan duplikasi data pasien. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek petugas rekam medis bagian pendaftaran serta objek manajemen KLPCM RME, meliputi teknologi dan informasi yang digunakan, pemahaman petugas tentang RME, dan faktor penyebab duplikasi data pasien. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Maret hingga Juni 2024 menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil observasi dan dokumentasi menunjukkan adanya fitur aplikasi berupa notifikasi pencegahan duplikasi data, ditandai dengan tulisan merah yang menyatakan bahwa data pasien sudah tersimpan dalam sistem. Meskipun demikian, rekam medis elektronik dengan berbagai pengaturan sistem masih memungkinkan terjadinya duplikasi data akibat kesalahan sistem, seperti kendala jaringan dan identitas pasien yang tidak terbaca, serta kesalahan pengguna, seperti penulisan ejaan yang kurang tepat dan kurangnya pemahaman petugas tentang fitur aplikasi. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan pengembangan teknologi, menerapkan peraturan terbaru, dan meningkatkan pelatihan petugas terkait RME untuk meminimalisasi terjadinya duplikasi data pasien.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ariyanti, Rea, dan Maulana. (2023). Evaluasi Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medisdi Klinik X Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i1.4050
Bae & Sandelowski. (2015). Dampak Sistem Rekam Medis Elektronik Terhadap Praktik Keperawatan: Tinjauan Sistematis. Jurnal Ilmu Keperawatan, 47(4) (doi:10.1111/jnu.12146), 336–347.
Deokar dan Sarnikar. (2016). Peran Pelatihan Dalam Implementasi Rekam Medis Elektronik: Tinjauan. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, 45 (3), 118–127.
FHUI, Humas. (2023, Oktober). Catatan Sederhana untuk Permenkes No. 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis oleh Wahyu Andrianto, S.H., M.H. Portal UI.
Ikawati, Fita Rusdian. (2024). Efektivitas Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Pasien di Rumah Sakit. Journal Multidisciplinary Research and Development. Vol 6 No. 3 https://doi.org/10.38035/rrj.v6i3
Lazuardy, Ainayya Ghassani, Hari Setiaji, S.Kom., M.Eng. (2023). Data Cleansing Pada Data Rumah Sakit.
Peraturan Pemerintah. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2021
tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan. Jakarta: Pemerintahan Republik Indonesia
Permenkes. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Prisusanti, Retno Dewi, Fita Rusdian Ikawati, Anis Ansyori, dan Rengganis Ularan. (2021). Kinerja Petugas Dalam Penyediaan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit TK.II dr. Soepraoen Malang. Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti, 9(1). https://doi.org/10.47794/Jurnal
Ritonga, Zulham Andi (2016). Tingkat Pengetahuan Petugas Rekam Medis Tentang Sistem Penyimpanan Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Sinar Husni Medan. www.rohukor.depkes.go.id
Rosita, Riska, dan Rini Apriyani. (2023). Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Nomor Rekam Medis Pasien. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 4(3), 142–147. https://doi.org/10.25047/j-remi.v4i3.3920
Rusdi, Achmad Jaelani, dkk. (2021). The Effect of Training and Compensation On Health Workers Performance At dr. Soepraoen Hospital Malang. Proceeding International Conference of Innovation, Science, Technology, Education, Children and Health (ICISTECH).
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Penerbit Alfabeta.
Vidiarti, Yunlia, dan Dety Mulyanti. (2023). Manajemen Peningkatan Mutu Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan. Vol 2 No (2). http://ejurnal.stie-trianandra.ac.id/index.php/klinik