Pengaruh PAD, DAU, Dan DAK Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Kemiskinan Sebagai Variabel Intervening di Provinsi Jawa Barat
Main Article Content
Abstract
Pertumbuhan Ekonomi adalah peningkatan nilai dan jumlah barang atau jasa. Pertumbuhan ekonomi erat kaitannya dengan pembangunan ekonomi daerah. Adanya disentralisasi fiskal memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah dalam pembuatan kebijakan yang dapat menunjang potensi di daerahnya. Tujuan penelitian ini yaitu 1) Untuk menganalisis pengaruh PAD, DAU, dan DAK terhadap pertumbuhan ekonomi, 2) Untuk menganalisis pengaruh PAD, DAU, DAK terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kemiskinan. Penelitian ini dilakukan di Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan adalah data sekunder periode 2010-2020 yang diperoleh dari BPS Provinsi Jawa Barat. Alat analisis yang digunakan adalah analisis jalur atau path analysis. Hasil analisis menunjukkan PAD, DAU memiliki pengaruh secara langsung positif dam signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan DAK memiliki pengaruh langsung positif dan tidak signifikan. PAD, DAU, dan DAK melalui kemiskinan memiliki pengaruh secara tidak langsung negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ernita, D., Putri, O. H., & Sari, I. P. (2020). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah,Dan Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Belanja Modal Sebgai Variabel Intervening Di Provinsi Jambi. Jurnal AKRAB JUARA, 5, 200–216.
Fathiyyah, S. N. (2021). Pengaruh PAD, DAU, DAK dan Belanja Modal Terhadap Kemiskinan Pada Kabupaten / Kota Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 1–20.
Fitri Asriyani. (2020). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tenaga Kerja dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan yang Dimoderasi oleh Pendayagunaan Zakat di Pulau Jawa Tahun 2014-2019.
Ghozali. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23. Edisi 8.No Title. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Isramiwarti, R., Rasuli, M., & Taufik, T. (2017). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, dan Jumlah Penduduk terhadap Tingkat Kemiskinan dengan Belanja Daerah sebagai Variabel Intervening pada Kabupaten/ Kota di Provinsi Riau Tahun 2011 - 2015. Pekbis Jurnal, 9(3), 195–213. https://pekbis.ejournal.unri.ac.id/index.php/JPEB/article/view/4634/4418
Juddy Julian Pilat, J. M. (2017). Analisis Rasio Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Manado Tahun Anggaran 2011 - 2015. 06, 45–56.
Kusuma, H. (2016). Desentralisasi Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 9(1), 1–11. http://eprints.umm.ac.id/57958/7/Kusuma - Fiscal Decentralization Fund Transfers Economic Growth Panel Data.pdf
Marianus Manek, R. B. (2017). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. 18(1), 19–32.
Muqorrobin, M., & Soejoto, A. (2017). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (Ipm) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 5(3). https://doi.org/10.26740/jupe.v5n3.p
Purbasari, H., & Bawono, A. D. B. (2017). Pengaruh Desentralisasi Fiskal, Sistem Pengendalian Internal Dan Kinerja Pemerintah Daerah Terhadap Akuntabilitas Laporan Keuangan. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 2(2), 102–108. https://doi.org/10.23917/reaksi.v2i2.4884
Siswiyanti, P. (2017). Pengaruh Pad, Dau, Dak Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dengan Belanja Modal Sebagai Variabel Intervening. AKRUAL: Jurnal Akuntansi, 7(1), 1. https://doi.org/10.26740/jaj.v7n1.p1-17